Development of a Simple Tray Aerator Physical Model to Improve Groundwater Quality in Bonti Village, Sanggau Regency
DOI:
https://doi.org/10.26418/jts.v25i3.90528Keywords:
Groundwater, Aeration, Filtration, Clean Water, Simple Tray AeratorAbstract
The community of Bonti Village relies on groundwater as the primary source of clean water since the local Regional Drinking Water Company (PDAM) ceased operations. However, the quality of the groundwater often raises health concerns, particularly in cases of diarrhea during the dry season. This study aims to design and evaluate the performance of a simple tray aerator as an alternative technology for groundwater treatment to meet the quality standards set by the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 2 of 2023 on Mandatory Drinking Water Quality Parameters. The design consists of four tray levels and one storage container, with a spacing of 0,4 m between trays and a container height of 0,3 m. Each tray measures 0,42 m in length and 0,30 m in width, equipped with 88 holes of 0,005 m diameter and a spacing of 0,03 m between holes. The total hole area was recorded at 0,001727 m ², with a surface loading rate of 6,6665 m ²/m ³/s and a detention time of 1,16 seconds. The filtration media used include charcoal (2 cm), shell sand (2 cm), gravel (1,5 cm), and coconut fiber (1,5 cm). The groundwater quality tests from three bore wells indicated a significant reduction in metal concentrations and improvements in both physical and chemical parameters, with all parameters meeting the required quality standards. Therefore, the simple tray aerator is proven to be effective as an appropriate technology solution for the provision of clean water in rural areas.References
Alamsyah, M. D., & Asyfiradayati, R. (2024). Pengetahuan Kualitas Air dengan Pengelolaan Air Minum di Desa Ketandan Kecamatan Dagangan Kab. Madiun. Jurnal Ners, 8(1), 405-410.
Arsyad, K.M. (2017). Modul Kebutuhan Air sebagai Materi Substansi dalam Pelatihan Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Bandung: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumberdaya Air dan Konstruksi.
Butarbutar, A. R. (2024). Penyuluhan Tentang Pentingnya Air Bersih dan Standar Air Minum yang Sehat untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Tetap Bugar. Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat, 2(1), 67-72.
Efendy, I., & Syamsul, D. (2019). Faktor Yang Berhubungan Tingkat Konsumsi Air Bersih pada Rumah Tangga di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireun. Jurnal Biology Education, 7(2), 110-126.
Faizal, L., & Ismail, I. (2024). Sistem Pendukung Keputusan Prioritas Perbaikan Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI), 7(1), 36-45.
Febiary, I., Widiyanto, A. F., & Yuniarno, S. (2016). Efektivitas Aerasi, Sedimentasi, dan Filtrasi untuk Menurunkan Kekeruhan dan Kadar Besi (Fe) dalam Air. Kesmas Indonesia, 8(1), 32-39.
Harjanto, C. A. P., Purwiyanta, P., & Satmoko, A. (2021). Pemanfaatan Sistem Penjernih Air Hujan Sederhana untuk Mengurangi Biaya Rumah Tangga dalam Penggunaan Air, Masyarakat Dusun Mlakan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 2(1), 121-134.
Joko, T., & Rachmawati, S. (2016). Variasi Penambahan Media Adsorpsi Kontak Aerasi Sistem Nampan Bersusun (Tray Aerator) terhadap Kadar Besi (Fe) Air Tanah Dangkal di Kabupaten Rembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 15(1), 1-5.
Karuniawan, H., & Ali, M. (2021). Variasi Tray Aerator Dengan Penambahan Media Kaolin dan Karbon Aktif untuk Menurunkan (Fe) dan (Mn) Terlarut di Air Sumur. EnviroUS, 1(2), 135-142.
Limuris, F. C. (2021). Hak Rakyat atas Air Bersih sebagai Derivasi Hak Asasi Manusia dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Jentera: Jurnal Hukum, 4(2), 515-532.
Lutfihani, A., & Purnomo, A. (2015). Analisis Penurunan Kadar Besi (Fe) dengan Menggunakan Tray Aerator dan Diffuser Aerator. Jurnal Teknik, 4(1), 1-4.
Miarti, A. (2023). Penurunan Kadar Besi (Fe) dengan Sistem Aerasi dan Filtrasi pada Air Sumur Gali. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(10), 4161-4170.
Mugiyantoro, A., Rekinagara, I. H., Primaristi, C. D., Soesilo, J., & Zeolit, P. S. (2017). Penggunaan Bahan Alam dan Arang Aktif dengan Kombinasi Teknik Shower dalam Filterisasi Fe, Mn dan Mg pada air Tanah di UPN Veteran Yogyakarta. In Proceeding of the Seminar Nasional Kebumian ke 10: Peran Penelitian Ilmu Kebumian dalam Pembangunan Infrastruktur di Indonesia, 13-14.
Mulyadi, M. (2015). Perubahan Sosial Masyarakat Agraris ke Masyarakat Industri dalam Pembangunan Masyarakat di Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jurnal Bina Praja, 7(4), 311-322.
Mulyadi, M., Rasito, R., & Sagala, I. (2020). Kualitas Pelayanan Penyediaan Air Bersih di Kota Jambi (Studi PDAM Tirta Mayang). Undergraduate Thesis: UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Rachmawati, S., Joko, T., & Dewanti, N. A. Y. (2016). Perbedaan Variasi Penambahan Media Adsorpsi Kontak Aerasi Sistem Nampan Bersusun (Tray Aerator) terhadap Kadar Besi (Fe) Air Sumur Gali di Desa Jatihadi Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 904-910.
Sari, Y., & Yulis, P. A. R. (2022). Reduction of Fe Levels in Groundwater Using Aeration-Filtration Method with Tray Aerator System. Jurnal Alkimia: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan, 5(1), 110-115.
Sismiarty, N., Budiastutik, I., & Asmadi, A. (2017). Uji Efektifitas Kinerja Instalasi Pengolahan Lengkap Air Gambut dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) dan Warna di Parit Sungai Raya Dalam. JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan, 2(4), 1-17.
Sulistyorini, I. S., Edwin, M., & Arung, A. S. (2016). Analisis Kualitas Air pada Sumber Mata Air di Kecamatan Karangan dan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Hutan Tropis, 4(1), 64-76.
Sumakul, H. W., Susilawaty, A., & Habibi, H. (2020). Efektivitas Penurunan Kadar Besi (Fe) dan Kekeruhan pada Air Tanah dengan Penambahan Media Kulit Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz). Higiene: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 6(1), 8-14.
Supriyono, S., Hariono, B., & Wijaya, R. (2019). Peningkatan Produksi Industri Rumah Tangga Pembuatan Tahu dengan Penerapan Teknologi Penyaringan Tipe Drum Berputar (Rotary Drum) di Kabupaten Jember. Prosiding.
Widarti, B. N., Irianti, N., & Sarwono, E. (2016). Penggunaan Variasi Tray pada Pengolahan Air Sumur Bor. Info-Teknik, 17(1), 1-10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Teknik Sipil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.