Aplikasi Jual Beli Barang Rongsok Berbasis Jarak Menggunakan Fitur Location Based Service
Keywords:
Barang Rongsok, Tukang Rongsok, Penjual Barang Rongsok, Pencarian Barang Rongsok, Location Based ServiceAbstract
Barang rongsok merupakan suatu benda yang daya gunanya sudah tidak maksimal lagi untuk digunakan atau dapat dikatakan barang yang sudah rusak. Barang yang sudah rusak ini dapat dijual kembali ke tukang rongsok dengan cara ditimbang atau dihitung berat barangnya. Tetapi sering kali ketika ingin menjual barang rongsok namun tidak menemukan tukang rongsok yang ingin membeli barang rongsok, hal ini disebabkan karena keterbatasan informasi mengenai keberadaan masyarakat yang ingin menjual barang rongsok dan kapan waktu tukang rongsok akan berkeliling. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun aplikasi jual beli barang rongsok berbasis jarak dengan memanfaatkan fitur Location Based Service (LBS) yang dapat membantu menghubungkan antara tukang rongsok dan masyarakat yang ingin menjual rongsok. LBS digunakan untuk menampilkan titik tukang rongsok pada peta dan menampilkan lokasi penjual barang rongsok terdekat. Metode pengembangan yang dilakukan dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) yaitu dengan model waterfall. Perancangan sistem dibangun dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML) dan pengujian aplikasi dilakukan dengan metode Black Box dengan empat kondisi uji yaitu pada radius 1000 meter, 2000 meter, 3000 meter dan pengujian rute berhasil dilakukan, pengujian berikutnya menggunakan metode System Usability Scale (SUS) mendapat skor 72,35 dan dikategorikan acceptable yang artinya sistem dapat diterima dan fungsinya sudah berjalan dengan baik.References
Akanbi, & Agunbiade. (2013). Integration of a city GIS data with Google Map API and Google Earth API for web based 3D Geospatial Application. International Journal of Science and Research (IJSR).
Akhmad, F. (2008). Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Arief, M. R. (2011). Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta: ANDI.
Booch, G., Maksimchuk, R., Engle, M., Young, B., Conallen, J. & Houston, K. (2007) Object-Oriented Analysis and Design with Applications. Pearson Education, Inc.
Kristanto, & Andri. (2008). Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Gava Media.
Ladjamudin, A.-B. B. (2013). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mahmoud, Q. H. (2004). J2ME and Location-Based Services. Retrieved from http://developers.sun.com/mobility/apis/articles/location/
Mustaqbal, M. S., & Firdaus, R. F. 2015. Pengujian Aplikasi Menggunakan Black Box Testing Boundary Value Analysis. Bandung: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan.
Prahasta, Eddy. (2014), Sistem Informasi Geografis Konsep – Konsep Dasar (Prespektif Geodesi & Geomatika). Bandung: Informatika Bandung.
Pressman, R. S. (2010). Software Engineering : a practitioner’s approach. New York: McGraw-Hill.
Rizqi, A. A. (2017). Aplikasi Antar Jemput Laundry Menggunakan Google Maps API Berbasis Android (Studi Kasus: Laundry CV. Ratu Sabrina). e-Proceeding of Applied Science : Vol.3, No.3, 1242.
Rosa, A., & Salahuddin, M. (2011). Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (Terstruktur dan Berorientasi Objek). Bandung: Modula.
Srisulistiowati , D. B. (2020). Sistem Pemesanan Jasa Perbaikan Komputer Dengan Location Based Services (LBS) Berbasis Android. e-ISSN: 2722 – 290X, 67-76.
Sukamto, R., & Shalahudin. (2014). Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur Dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika Bandung.
Udell. (2012). processor for the Google Maps JavaScript API V3. Retrieved Juli 21, 2021, from http://code.google.com/p/geoxml3/
Welling, & Thomson. (2005). PHP and MySQL Web Development : Second Edition. Sams publishing.