Analisis Rendemen Hasil Pengarangan Sampah Sayur Buah dan Serbuk Gergaji sebagai Bahan Baku Biobriket

Authors

  • Eka Retnawati Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura
  • Isna Apriani Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura

Keywords:

Arang, buah, sayur, serbuk gergaji, rendemen

Abstract

Perilaku dan kegiatan manusia memicu peningkatan produksi sampah domestik,  dimana produksi sampah yang dihasilkan manusia lebih dominan dibandingkan dengan kemampuan untuk mengelola sampah. Sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah rumah tangga seperti sayur dan buah. Industri pengolahan kayu akan menghasilkan 50 % limbah serbuk gergaji. Salah satu cara dalam mengurangi timbulan sampah sayur buah dan serbuk gergaji ialah dengan dilakukan proses pengarangan yang menghasilkan arang dengan kandungan karbon tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah persentase rendemen arang sampah sayur buah dan serbuk gergaji yang dihasilkan dari proses pengarangan. Metode penelitian meliputi pengeringan, pengarangan dan perhitungan rendemen arang. Hasil rendemen pengarangan pada masing "“ masing bahan baku untuk sayur buah sebesar 31,4 % dan serbuk gergaji 40 %. Jumlah rendemen hasil pengarangan sayur buah dan serbuk gergaji sudah cukup baik dapat digunakan bahan baku biobriket, persentase rendemen arang yang baik di Indonesia berkisar 21,1 % - 40,8 %. Perbedaan rendemen arang dipengaruhi oleh kadar air bahan, kerapatan, dan ukuran bahan baku.  

References

Dwiningsih, A. (2006). Pemanfaatan Serbuk Gergaji Sonokeling dan Tempurung Kelapa sebagai Briket. Skripsi. Jurusan Teknik Lingkungan, Universitas Islam Indonesia.

Nurhadin, I. (2018). Kualitas limbah serbuk gergaji untuk arang yang diperoleh dengan metode Pirolisis lambat. Sekolah tinggi teknologi industri bontang: Bontang.

Salim, R. (2016). Karakteristik dan mutu arang kayu jati (Tectona Grandis) dengan sistem pengarangan campuran pada metode tungku drum. Jurnal riset industri hasil hutan, 8(2), hlm. 53-64.

Setyaningtyas, R. dan Artiyani, A. (2018). Studi variasi komposisi bahan dasar briket dari sampah organik. Jurnal Rekayasa Infastruktur Hexagon, 3(2), hlm. 1-10.

Sungkana. (2009). Penggunaan limbah plastik spiritus (blotong) sebagai bahan perekat pada proses pembuatan briket arang dari sampah organik. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Undang – undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan sampah.

Zuriyani, E dan Despica, R. (2020). Pengolahan sampah organik dan an organik oleh ibu-ibu rumah tangga kelurahan pasir nan tigo. Jurnal Abdi Masyarakat, 1(2), hlm. 33-46.

Published

2023-01-01