MENINGKATKAN PEMAHAMAN GURU DALAM MENYUSUN INSTRUMEN TES MELALUI MODEL PELATIHAN SSOTT DI SDN 003 TELUK SEBONG
DOI:
https://doi.org/10.26418/jurnalkpk.v4i2.43128Abstract
Abstrak Guru adalah poros utama pendidikan. Ia menjadi penentu kemajuan suatu negara di masa depan. Secara umum, tugas guru adalah mengajar siswa-siswi agar memilki pengetahuan dan keterampilan dalam masing-masing bidang pelajaran.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun instrumen tes. Kompetensi guru menyusun instrumen tes adalah pengetahuan, kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru untuk menyusun alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik setelah melakukan proses belajar mengajar melalui kegiatan penilaian. Penelitian menggunakan metode PTS. Model penelitian tindakan yang digunakan adalah model Kemmis McTaggart dengan proses siklus terdiri atas empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Meningkatkan kompetensi guru menyusun instrumen tes menggunakan model pelatihan SSOTT. Subyek penelitian melibatkan guru SD Negeri 003 Teluk Sebong berjumlah 30 orang yang berada di Kabupaten Bintan. Indikator untuk mengukur kompetensi guru menyusun instrumen tes adalah : (1) membuat kisi-kisi soal, (2) merangkai soal, dan (3) menganalisis soal. Peningkatan kompetensi guru pada setiap siklus yaitu persentase nilai pembuatan kisi-kisi soal mengalami kenaikan yang ditunjukkan dari hasil penilaian yaitu 213,67 pada siklus pertama dan 228,33 pada siklus kedua. Persentase nilai merangkai soal mengalami kenaikan yaitu, 319,97 pada siklus pertama dan 335,03 pada siklus kedua. Persentase nilai menganalisis soal mengalami kenaikan yaitu 307,00 pada siklus pertama dan 521,00 pada siklus kedua. Hasil penelitian ini menemukan bahwa model pelatihan SSOTT dapat meningkatkan kompetensi guru menyusun instrumen tes. Kata Kunci : Pemahaman Guru, Instrumen Tes, ModeL Pelatihan SSOTTDownloads
Published
2020-10-16
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
An author who publishes in Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan agrees to the following terms:
An author who publishes in Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).