ANALISIS DRAMA KETHOPRAK SISWO BUDOYO TULUNGAGUNG SEBAGAI KOLABORASI SENI DRAMA, MUSIK, DAN TARI JAWA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/jurnalkpk.v9i1.89926

Keywords:

Drama Tradisional, Jawa, Kethoprak

Abstract

Kethoprak is a traditional Javanese performing art, as well as a medium for cultural preservation through a combination of drama, music and dance elements.The background to this research is that the existence of kethoprak remains relevant, because the current generation is more interested in digital entertainment. This research aims to examine the collaboration of artistic elements in Kehtoprak Siswo Budoyo Tulungagung and its role in maintaining Javanese culture. The main focus of this research is how art elements are collaborated and their contribution to the preservation of traditions. This research uses a qualitative descriptive approach, data is obtained through literature study methods and staging analysis. The research results show that the combination of art elements creates a distinctive aesthetic that is displayed through symbolism, dialogue and dance movements. This research emphasizes the importance of traditional art as part of a cultural preservation strategy in the modern era, as well as providing inspiration for the sustainable development of local art.

References

Damanik, D. W. P. S. (2023). ANKAI SITELU: Koreografi Terinspirasi Dari Sistem Kekerabatan Pada Masyarakat Karo. Pixel: Jurnal Ilmiah Komputer Grafis, 16(2), 58–80.

Delasari, A., & Abdillah, A. (2020). Bentuk Pertunjukan Ketoprak Sari Budoyo Dalam Lakon Ki Ageng Mangir. APRON Jurnal Pemikiran, 7(2), 107–115.

Dewojati, C. (2021). Sastra Populer Indonesia. UGM PRESS.

Dukut, E. M. (2020). Kebudayaan, ideologi, revitalisasi dan digitalisasi seni pertunjukan Jawa dalam gawai. SCU Knowledge Media.

Dwi Prasetyana, R. (2022). Bentuk dan Fungsi Gending dalam Pertunjukan Ketoprak Kridho Carito Lakon Wasis Joyo Kusumo Gugat di Desa Ngulaan Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Jawa Tengah. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

El-Jaquene, F. T. (2019). Asal usul orang jawa: menelusuri jejak-jejak genealogis dan historis orang jawa. Araska Publisher.

Fajrie, N. F., Zahro, N. F., & Wijayanto, W. (2024). Dinamika Eksistensial Ketoprak Bhakti Kuncoro Kabupaten Pati Dalam Arus Modernitas Pasca Pandemi. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 7(1), 18–29.

Fakih, Z. K., Bakhtiar, A., & others. (2023). Bayangan Keindahan Terdekat Tuhan: Estetika dalam Pendekatan Realitas Metafisis.

Haryono, A. J. (2024). Sinema Kethoprak: Perkembangan Kesenian Kethoprak dengan Pendekatan Gaya Film. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 20(1), 73–86.

Mahatan, L. A., Waryanti, E., & others. (2023). Calon Arang Versi Mujizah, Toeti Heraty, Dan Sisworo Gautama Putra (Kajian Sastra Bandingan). Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 6, 1699–1717.

MARSELINA, A. (2023). Pelanggaran Prinsip Kesopanan Dalam Dialog Ketoprak Siswo Budoyo Lakon Andha Rante Mbalela. Universitas PGRI Semarang.

Marzuki, D. R. (2023). Mencari Ide: Penciptaan Pertunjukan Teater Seminar. Beranda, 1(1), 18–27.

Murdiyastomo, H. Y. A. (2019). Revitalisasi teater tradisional “ketoprak.†Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah, 10(1).

Nafi’ah, S. M. (2023). Keberagamaan Para Pemain Ketoprak Wahyu Manggolo Di Desa Tanjungsari Jakenan. IAIN Kudus.

Nuryanto, T. (2023). Apresiasi drama. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.

PUTRA, R. A., & ABDILLAH, A. (2020). Peran Kenthongan Sebagai Penanda Pementasan Ketoprak Siswo Budoyo Di Kabupaten Tulungagung (Kajian Semiotika). APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan, 1(15).

Rahmadhani, A., & Achdiani, Y. (2024). Kesenian Ketoprak Truthuk: Wujud Nyata Perubahan Sosial Masyarakat Kota Semarang. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 79–95.

Ratriastuti, E. (2023). Eksistensi Seni Sruntul Di Tengah Modernisasi Dan Globalisasi: Enny Ratriastuti. TIWIKRAMA, 2(1).

Restian, A., Regina, B. D., & Wijoyanto, D. (2022). Seni Budaya Jawa dan Karawitan. UMMPress.

Ristiani, R., Fardani, M. A., & Riswari, L. A. (2024). Makna Sesaji Sedekah Bumi di Desa Triguno Kecamatan Pucakwangi. Jurnal Artefak, 11(1), 27–48.

Saputra, I., Darmawan, I. P. A., & Nova, K. A. (2024). Kajian Filosofi Pementasan Reog Ponorogo Di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Vidya Darsan: Jurnal Mahasiswa Filsafat Hindu, 6(1), 72–82.

Suroto, S. (2019). Three-Point Lighting sebagai Pembentuk Suasana dalam Pertunjukan.

Susanti, A. D. (2019). Akting Teater Dan Film Pada Studi Kasus Maudy Koesnaedi. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Suyadi, S. (2019). Hibriditas Budaya dalam Ketoprak Dor. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 191–202.

Wahyudiyanto, W. (2019). Urip Dalam Tari Ngrema SURABAYAN: KONSEP TEKNIK, KINESTETIK, DAN BENTUK ESTETIK. Institut Seni Indonesia Surakarta.

Wiguna, I. W. S. (2024). Karya Karawitan Eksperimental “Marebu Agung.†GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 4(3), 273–283.

Waryanti, E., Muarifin, M., Puspitoningrum, E., & Mahatan, L. A. (2022). Penggunaan teks tertulis cerita Wara Kesthi dalam pementasan Ketoprak Siswo Budoyo. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(2), 104–129.

Waryanti, E., dkk. (2022). “Peran Tari dalam Ketoprak Sebagai Penguat Karakter dan Penyampaian Pesan Moral.†Jurnal Budaya dan Seni Jawa, 11(3), 123-135.

Widiyanto, H. (2018). “Eksistensi Gamelan dalam Seni Pertunjukan Jawa.†Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, Vol. 4(2), 123–135.

Widowati, R. S., Syaifudin, S. P., Kesos, M., & Fitri, M. R. (2020). Transmisi kebudayaan lokal di kalangan anak muda. Jurnal Transmisi Kebudayaan Lokal.

Wahyuningtyas, D. P. (2020). Pembelajaran tari dalam kurikulum PAUD. Spasi Media.

Wijayanto, W., Fajrie, N., & Zahro, N. F. (2023). Melintasi Era Globalisasi : KETHOPRAK WAHYU MANGGOLO. 2, 71–79.

Downloads

Published

2025-04-10

Issue

Section

Articles