RANCANG BANGUN PEMETAAN PERSEBARAN PENDUDUK BUTA AKSARA DI KALIMANTAN BARAT DENGAN METODE SAE (SMALL AREA ESTIMATION)
Keywords:
MDGs, Buta Aksara, Pemetaan Small area estimation, Cluster and Filtering, By name by addressAbstract
Abstrak - Millennium Development Goals (MDGs) adalah suatu komitmen yang dibentuk masyarakat internasional dan telah disepakati sejak tahun 1990 hingga 2015 yang mana bertujuan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan yang ada di dunia. Salah satu target dalam Millennium Development Goals (MDGs) adalah penurunan Angka Buta Aksara. Penduduk Buta Aksara yang ada saat ini disajikan berupa data statistik yang direkap setiap tahun oleh BPS. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat merupakan Dinas yang bertanggung jawab dalam urusan pendataan mengenai penduduk buta aksara. Dalam Model Pemetaan, sistem yang dirancang menggunakan Pendekatan Small area estimation. Pendekatan Small area estimation mengarah kepada lingkup terkecil daripada objek penelitian sebagaimana pengujian sebelumnya dalam penginputan data. Informasi yang dimunculkan berdasarkan perhitungan akan disesuaikan dengan metode pemetaan SAE yang menjadi acuan utama dan diselaraskan sebagaimana perhitungan Cluster dan filtering sehingga memunculkan pewarnaan pada tampilan utama aplikasi dan informasi by name by address pada panel identifikasi yang terdapat pada aplikasi. Berdasarkan hasil analisis dengan Kabupaten Sambas sebagai sumber data yang paling memenuhi syarat dari level Kabupaten hingga Kecamatan, terdapat beberapa Kecamatan yang memiliki level buta aksara >15%, level buta aksara 5-15% dan level buta aksara <5% dari jumlah penduduk yang ada di masing-masing Kecamatan dan keseluruhan Kabupaten. Informasi tersebut dapat dilihat dengan jelas pada sistem pemetaan yang dirancang dan dapat dilihat data detail pada menu tabular. Sistem berhasil memetakan penduduk buta aksara di Kabupaten hingga Kecamatan secara by name by address sehingga dapat menjadi alat bantu bagi pihak Dinas dalam menentukan rekomendasi pengentasan buta aksara di Kalimantan Barat
References
Aronoff, Stan, 1989, Geographic Information System a Management Perpective, WDL Publication, OttawaCanada.
Barus B., dan U.S. Wiradisastra, 2000, Sistem Informasi Geografi, Laboratorium Penginderaan Jauh dan Kartografi, Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian IPB, Bogor.
Muhsin, Mokhamat.2006. “Pembelajaran Keaksaraan Fungsional dan Kecakapan Hidup Wrga Belajarâ€. Jurnal Ilmiah Visi PTK-PNF, 1,1, hal 37-41.
Sihombing, Umberto, 2001, Menuju Pendidikan Bermakna melalui Pendidikan Berbasis Masyarakat, Jakarta: Multiguna
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author owns the copyright in his paper and agrees to publish his paper to JUSTIN by giving the rights to the first publication of his paper which is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, namely the Similar International 4.0 license (CC BY-NC-SA 4.0).

This is a human-readable summary of (and not a substitute for) the license. Disclaimer.
You are free to:Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt "” remix, transform, and build upon the material
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
NonCommercial "” You may not use the material for commercial purposes.
ShareAlike "” If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.