Aplikasi Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Materi Pembelahan Sel dalam Mata Pelajaran Biologi
Keywords:
Augmented Reality, Android, UNITY, VuforiaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi pada perkembangan teknologi informasi di bidang edukasi, salah satunya adalah teknologi Augmented Reality yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia termasuk media pembelajaran pembelahan sel. Pada saat ini metode pembelajaran yang digunakan dalam penyampaian materi pembelahan sel yaitu menggunakan media buku dikarenakan pembelahan sel sulit dilihat dengan kasat mata dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan alat bantu lihat seperti mikroskop. Teknologi Augmented Reality dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia karena dapat menampilkan objek 3 Dimensi beserta animasinya yang seakan-akan ada pada lingkungan nyata menggunakan media kamera. Untuk membangun aplikasi augmented reality berbasis android digunakan game engine UNITY dan menggunakan tools Vuforia SDK. Disertai dengan sebuah buku Katalog yang berisi marker, jika kamera diarahkan ke marker tersebut maka dapat menampilkan visualisasi objek 3D. Aplikasi ini bermanfaat sebagai media pembelajaran siswa sekolah menengah atas (SMA), yaitu pada materi pembelahan sel. Pada hasil pengujian Pre Test dan Post Test yang telah dilakukan, untuk kelompok siswa yang belajar menggunakan media buku biologi memiliki persentase kenaikan nilai sebesar 58 %, sedangkan pada kelompok belajar menggunakan aplikasi Augmented Reality memiliki persentase kenaikan nilai sebesar 87.26%, yang berarti teknologi Augmented Reality dapat diterapkan sebagai media pembelajaran pembelahan sel.
References
Langkah Sembiring, Sudjino. (2009). Biologi : Kelas XII untuk SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Indrawaty, Youllia., M. Ichawan., dan Wahyu Putra. 2013. Media Pembelajaran Interaktif Pengenalan Anatomi Manusia Menggunakan Metode Augmented Reality(AR). Jurnal Itena Library, Vol.4-4 h.8, Institut Teknologi Nasional Bandung, Bandung.
Guntoro, S Jiwandono., T. Arie Setiawan Prasida., Radius Tanone. (2013). Aplikasi Gamelan Menggunakan Virtual Button Pada Teknologi Augmented Reality Berbasis Android. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.
Sukamto, Rosa Ariani dan M. Shalahudin. 2013. Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.
Haviluddin. (2011). Memahami Penggunaan Uml (Unified Modelling Language). Jurnal Informatika Mulawarman Vol 6.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author owns the copyright in his paper and agrees to publish his paper to JUSTIN by giving the rights to the first publication of his paper which is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, namely the Similar International 4.0 license (CC BY-NC-SA 4.0).

This is a human-readable summary of (and not a substitute for) the license. Disclaimer.
You are free to:Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt "” remix, transform, and build upon the material
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
NonCommercial "” You may not use the material for commercial purposes.
ShareAlike "” If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.