Sistem Perawatan Kucing Berbasis Aturan
Keywords:
Kucing, Perawatan, Sistem Berbasis Aturan, Forward ChainingAbstract
Kucing merupakan satu diantara binatang yang paling diminati oleh sebagian masyarakat sebagai hewan peliharaan. Akan tetapi, kesulitan yang dihadapi oleh pemilik kucing adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang cara merawat kucing. Dokter hewan dapat menjadi solusi namun, untuk melakukan konsultasi dan perawatan, diperlukan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan perawatan untuk kucingnya. Sistem yang akan dibangun tidak untuk menggaantikan peran dokter hewan, namun untuk memberikan informasi tentang cara merawat kucing. Sistem ini dibangun berdasarkan aturan yang didapat dari pakar yaitu dokter hewan. Salah satu sistem yang menggunakan aturan sebagai dasar untuk menyelesaikan masalah adalah sistem berbasis aturan dengan penalaran forward chaining. Pengujian sistem untuk tangal vaksinasi dan tanggal pemberian obat cacing terdapat selisih waktu. Selisih waktu ini disebabkan sistem menghitung umur berdasarkan minggu. Berdasarkan keterangan dari dokter, keterlambatan memberikan vaksin atau obat cacing dapat ditolerir apabila dalam kurun waktu 1 minggu sampai 1 bulan. Oleh sebab itu, jika selisih hasil kurang dari 1 bulan dianggap sesuai. Hasil pengujian dengan membandingkan hasil pakar dan hasil sistem dari 20 kasus yang diuji, terdapat 19 kasus yang menunjukkan hasil sesuai.
References
Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5015.
Kusumadewi, Sri. 2003. Arificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Yogyakarta: Graha Ilmu.
Jones, M.T. AI Application Programming. Massachusets: Charles River Media (2003) Ch. 8.
Stephanie. 2015. Sistem Otomasi Lampu pada Bangunan Publik dengan Metode Forward Chaining. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Sukamto, Rosa Ariani dan M. Shalahudin. 2013. Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author owns the copyright in his paper and agrees to publish his paper to JUSTIN by giving the rights to the first publication of his paper which is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, namely the Similar International 4.0 license (CC BY-NC-SA 4.0).

This is a human-readable summary of (and not a substitute for) the license. Disclaimer.
You are free to:Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt "” remix, transform, and build upon the material
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
NonCommercial "” You may not use the material for commercial purposes.
ShareAlike "” If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.