KESULITAN BELAJAR SISWAPADA PELAJARAN MATEMATIKA (RANGKUMAN DENGAN PENDEKATAN META-ETHNOGRAPHY)

Authors

  • Edy Yusmin FKIP Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jvip.v9i1.24806

Keywords:

Kesulitan Belajar Siswa, Rangkuman, Meta-etnography

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara jelas bagaimana rangkuman laporan hasil-hasil penelitian tentang kesulitan belajar siswa pada pelajaran matematika di sekolah dan bentuk kesulitan yang dominan bagi siswa mempelajari matematika dalam enam tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu menganalisis gejala yang ada berdasarkan data yang sudah diperoleh dari berbagai penelitan sebelumnya dan dirangkum dengan pendekatan meta-ethnography. Objek penelitiannya adalah laporan hasil-hasil penelitian guru maupun alumni mahasiswa pendidikan matematika yang memuat masalah kesulitan belajar matematika. Hasil rangkuman menunjukkan bentuk-bentuk kesulitan siswa adalah kesulitan representasi matematis pada materi tertentu atau merepresentasikan informasi dari soal cerita ke dalam kalimat matematika; kesulitan memahami definisi, menerapkan konsep, prinsip, dan algoritma; kesulitan menentukan hubungan dua garis dan menentukan sudut yang terbentuk dalam geometri; kesulitan aspek pengetahuan, pemahaman, dan penerapan soal cerita; kesulitan pemahaman konseptual materi tertentu, tidak memahami hubungan antar konsep, dan tidak memahami arti simbol; kesulitan koneksi matematis dalam menyelesaikan soal operasi hitung aljabar; dan kesulitan dalam menyimpulkan hasil penyelesaian soal.

References

Briggs, Joanna (2012). Appraisal, Extraction and Pooling of Qualitative Data and Text. JBI/CSRTP, The University of Adelaide, Australia,

Britten, Nicky, et. all, (2002). “Using meta ethnography to synthesise qualitative research: a worked exampleâ€. Journal of Health Services Research & Policy Vol 7 No 4, 2002: 209–215.

Denzin, N. K. (2001). “The reflexive interview and a performative social scienceâ€. Qualitative Research, 1(1), 23-46

Farhan, Aby (2011). Teori Belajar Matematika. Artikel (online). http://www.abyfarhan.com/2011/12teori-belajar-matematika-menurut-bruner.html. (diakses tanggal 15 Juni 2015)

Flemming, Kate, (2013). Meta-Ethnography. Department of Health Sciences, University of York, UK.

Ischak dan Wardji, (1987). Program Remedial dalam Proses Belajar Mengajar. Liberty, Yogyakarta.

Jones, Kip, (2004). Mission Drift in Qualitative Research, or Moving Toward a Systematic Review of Qualitative Studies, Moving Back to a More Systematic Narrative Review. The Qualitative Report,Volume 9 Number 1 March 2004 95-112 http://www.nova.edu/ssss/QR/QR9-1/jones.pdf

Mallone, JA, & Taylor, PCS., (1992). Constructivist Interaction of Teaching and Learning Mathematics. Perth University of Technology, Perth, Australia.

Miles, M.B., dan Huberman, A.M., (1992). Analisis Data Kualitatif, (Terjemahan). UI-Press, Jakarta.

Moleong, Lexy J, (1994). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Sugiyono, (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Sutrisno, L, 1994. Aplikasi Tradisi Konstruktivis dalam Pengajaran, Makalah untuk Work-shop on Misconceptionin Basic Physics Concept, Part I, LIDA-USU, Medan.

Yusmin, E., (1996). Kesulitan Siswa dalam Mempelajari Objek Belajar Matematika. (Makalah). FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Downloads

Published

2017-01-04