IMPLEMENTASI PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 40 PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/jvip.v16i2.75045Keywords:
Reward and Punishment, Student Motivation, Teacher EffortAbstract
Permasalahan yang jadi fokus dalam penulisan skripsi ini mencakup hal-hal berikut: (1) Bagaimana implementasi pembelajaran dengan menggunakan sistem penghargaan dan hukuman untuk meningkatkan semangat belajar siswa di SMP Negeri 40 Palembang, (2) Langkah-langkah apa yang diambil oleh guru dalam meningkatkan semangat belajar siswa dengan menerapkan sistem penghargaan dan hukuman di SMP Negeri 40 Palembang, (3) Dampak apa yang timbul dari penerapan pembelajaran dengan sistem penghargaan dan hukuman guna meningkatkan semangat belajar di SMP Negeri 40 Palembang. Keuntungan dari penelitian ini terletak pada manfaat yang diperoleh dalam mendapatkan teori baru mengenai peningkatan semangat belajar siswa melalui penerapan sistem penghargaan, yang dapat memperluas pemahaman bagi para pendidik dan dunia pendidikan pada umumnya, baik oleh peneliti sendiri maupun peneliti lainnya. Teknik pengumpulan data dalam penulisan skripsi ini meliputi penggunaan angket (kuisioner), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan sebagai berikut: melalui penyebaran kuisioner berisi 30 pertanyaan mengenai penerapan pembelajaran dengan sistem penghargaan, nilai tertinggi terdapat pada pertanyaan nomor 1, dengan 98% responden menyetujui pernyataan dalam kuisioner tersebut. Sementara nilai terendah terdapat pada pertanyaan nomor 6 dan 10, dengan 87% responden yang menyetujui atau mengikuti pernyataan dalam kuisioner. Sedangkan dalam penerapan pembelajaran menggunakan metode hukuman, nilai tertinggi ada pada pertanyaan nomor 4, dengan 89% dari 21 guru yang merespon melakukan hal tersebut untuk menerapkan hukuman kepada siswa. Nilai terendah yang diperoleh adalah 37% pada pertanyaan nomor 10. Upaya yang dilakukan oleh guru dapat dijadikan ukuran terhadap profesionalisme mereka dalam bidang pendidikan. Tingkat tertinggi tercapai pada 90%, yang mengacu pada pernyataan dalam kuisioner nomor 1, 3, dan 5. Sedangkan tingkat terendah terdapat pada pernyataan nomor 9, dengan nilai rata-rata 39% dari total skor yang diperoleh dari setiap pernyataan dalam kuisioner. Hasil observasi yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa baik penerapan reward maupun punishment, baik secara bersama-sama maupun terpisah, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat belajar siswa di SMP Negeri 40 Palembang.
References
Anas Sudijono. Pengantar Statistik Pendidikan. (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2017
Asri Budiningsih, Belajar dan Pembelajaran (Jakarta: Rineka Cipta,2005)
Emile Durkheim, Moral Education, terj. Lukas Ginting, (Jakarta: Erlangga,1990)
Hasan Langgulung, Asas-Asas Pendidikan Islam, (Jakarta: PT. Pustaka Al-Husna Baru,2003)
Kompri, Motivasi Pembelajaran Presefektif Guru dan Siswa, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2015)
Mukhtar, metode praktis penelitian deskriptif kualitatif, (jakarta, Referensi, 2013)
Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, (Bandung: PT Prihatin, 2007)
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D
Suharsimi Arikunto, metode praktis penelitian deskriptif kualitatif, (jakarta, Rineka Cipta, 2005)
Yanuar, Jenis-jenis Hukuman Edukatif untuk Anak SD. (Yogyakarta: Diva Press, 2012)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY-NC license, Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ This license permits use, distribution and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original work and source is properly cited.