EFEKTIVITAS TEKNIK EXPRESSIVE WRITING UNTUK MEREDUKSI SELF HARM DI SMPN 3 BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.26418/jvip.v16i3.78677Keywords:
Teknik Expressive Writing, Self Harm.Abstract
Self Perilaku merugikan jika dibiarkan dan dilakukan secara terus-menerus maka dapat melakukan tindakkan yang lebih parah lagi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan menulis teknik ekspresif untuk mereduksi selfharm di SMP Negeri 3 Banjarmasin. Penelitian ini adaah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan rancangan one group pre test-post test. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 35 orang dan sampel dalam penelitian ini diperoleh dari angket selfharm dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 3 orang. Teknik analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan pengujian dari data yang diperoleh hasil asymp.sig (2-tailed)/signifikasi untuk uji dua sisi adalah 0.046 atau probilitas dibawah 0,05 (0,046<0,05). Hal ini menyatakan bahwa teknik menulis ekspresif efektif untuk mereduksi selfharm di SMPN 3 Banjarmasin.References
Audhia, S. (2019). Konseling Psikoanalisa Untuk Mngurangi Self Injury (Melukai Diri Sendiri) Pada Seseorang Karyawan Di Surabaya. Skripsi, tidak diterbitkan, UIN Sunan Ampel, Surabaya.
Faradiba, A. T., Paramita, A. D., & Dewi, R.P. (2022). Emotion Dysregulation and Deliberate Self-Harm in Adolescentes. Konselor, 11(1), 20–24.
Faried, L., Noviekayati, I. G. A. A., & Saragih, S. (2018). Efektivitas Pemberian Ekspresif Writing Therapy Terhadap Kecenderungan Self Injury Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Introvert. Psikovidya, 22(2), 118–131.
Lubis, N. L. (2014). Memahami Bimbingan dan Konseling.
Mahmudah, M. (2021). Pengaruh Interaksi Teman Sebaya dan Kepercayaan Diri Terhadap Self Injury Pada Siswa di SMPN 21 Banjarmasin. Jurnal Pelayanan Bimbingan Dan Konseling, 4(2).
Maidah, D. (2013). Self Injury pada Mahasiswa (Studi Kasus pada Mahasiswa Pelaku Self Injury). Journal of Developmental and Clinical Psychology, 2(1).
Normanisa, M., Anwar, K., & Auliah. (2020). Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Rational Emotive Behavior Therapy Untuk Mengurangi Perilaku Self Ijury Pada Peserta Didik Kelas VII F di Banjarmasin. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 6(1), 25–28.
Rasimin, M. P., & Hamdi, M. (2021). Bimbingan dan Konseling Kelompok. In Bumi Aksara.
Riza., Anwar. K., & A. (2019). Studi Layanan Bimbingan Dan konseling Yang Dapat Mengtasi Perilaku Self-Injury Pada Siswa Kelas 8 Di SMP Negeri 13 Banjarmasin. Skripsi, 5, 1–5.
Setyoningrum, M. Y., & Christiana, E. (2019). Teknik Rxpressive Writing Untuk Mengurangi Stres Akademik Pada Siswa Kelas VIII. Jurnal BK Unesa, 10(2), 44–52.
Sholihah, R., & Harahap, H. . (2020). Teknik Expressive Writing Untuk Mengatasi Self Injury Pada Penerima Manfaat Di Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Tawangmangu. Doctoral dissertation, IAIN SURAKARTA).
Wibisono, B. K. (2016). Kajian Literatur Tentang Pola Asuh Dan Karakteristik Sebagai Faktor Penyebab Perilaku Melukai Diri Pada Remaja. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Psikologi.
World Health Organization. (2020). Mentah health and psychosocial considerations during the COVID-19 outbreak, 18 March 2020.
Yulianti, R. (2022). Expressive Writing Therapy untuk Meningkatkan Kemmapuan Pengukuran Emosi Pada Penderita Biplar Disorder (Studi Kasus Penderita Bipolar Disorder Di Kampung Gunung Ketur Yogyakarta). (Doctoral Dissertation, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY-NC license, Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ This license permits use, distribution and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original work and source is properly cited.