PENCIPTAAN IKLIM SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN GURU BERPRESTASI
DOI:
https://doi.org/10.26418/jvip.v17i3.85444Keywords:
Iklim Sekolah, Guru BerprestasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penciptaan Iklim Sekolah Dalam Meningkatkan Guru Berprestasi (Studi Kasus di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Ikhwah Pontianak), yaitu 1) Mendeskripsikan iklim sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Ikhwah Pontianak, 2) Mendeskripsikan prestasi guru di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Ikhwah Pontianak, 3) Mendeskripsikan Upaya penciptaan iklim sekolah dalam meningkatkan guru berprestasi di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Ikhwah Pontianak. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah (1 orang), 8 orang dewan guru (terdiri dari 4 guru laki-laki dan 4 guru perempuan), serta 4 orang siswa (yaitu siswa-siswi berprestasi). Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan utama yaitu peningkatan prestasi guru yang kurang merata. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah serta seluruh dewan guru berperan penting dalam mengupayakan penciptaan iklim sekolah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh terciptanya iklim sekolah yang baik dapat meningkatkan guru berprestasi, yang mana peningkatan tersebut akan memberikan dampak yang positif bagi sekolah, seperti; tercapainya tujuan pembelajaran, peningkatan siswa yang berprestasi serta akreditas sekolah. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi untuk keilmuan dan studi khususnya tentang penciptaan iklim sekolah dalam meningkatkan guru berprestasi.Kata Kunci : Iklim Sekolah, Guru Berprestasi.
References
Buku :
Ambarita, A. (2015). Kepemimpinan Kepala Sekolah. Yogyakarta: Graha Ilmu
Daryanto & Hery, T. (2015). Pengelolaan Budaya dan Iklim Sekolah. Gava Media.
Endris, A. (2017). Inspirasi dari 50 Guru Terbaik Indonesia. Bandung: Nusamedia.
Mulyasa. (2015). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmat, A., & Syaiful, K. (2017). Kepemimpinan Pendidikan dan Budaya Mutu. Yogyakarta: Zahir Publishing.
Supardi. (2014). Kinerja Guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Suprihatiningrum, J. (2017). Guru Profesional Pedoman Kinerja, Kualifikasi dan Kompetensi Guru. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Syarbini, A. (2017). Guru Hebat Indonesia. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Wahjosumidjo. (2011). Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Jurnal :
Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah (PP) No. 74 Tahun 2008 Guru. Jakarta: Sekretariat Website JDIH BPK RI. Diunduh dari
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Det ails/4892/pp-no-74-tahun-2008.
Nengwekhulu, RH. (2008). Reflection on improving teacher performance. Africa Education Review, 5:2, 338- 350,DOI:10.1080/181466208024500
Tamika, P. L. S. (2015). School Climate Cultural-Ecological Model. International Journal of Schools & Education, 00, 1-10, DOI: 10.1080/21683603.(2015).1047550.
Wirasandi. (2016). Dialektika-Inharmoni Pemimpin Formal Dan Non Formal Dalam Geliat Pembagunan Masyarakat Pedesaan (Studi Fenomenologis Pada Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah.
https://jurnal.ugr.ac.id/index.php/jir/a rticle/download/. Diakses pada 17 Mei 2023 pukul 10.45.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY-NC license, Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ This license permits use, distribution and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original work and source is properly cited.