KESENIAN TUNDANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SASTRA LISAN DI SDN 05 PONTIANAK SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.26418/jvip.v17i3.88288Keywords:
Tundang, sastra lisan, budaya lokal, sumber belajarAbstract
Artikel ini mengkaji potensi kesenian Tundang, salah satu bentuk sastra lisan berupa pantun berdendang khas Kalimantan Barat, sebagai sumber pembelajaran sastra lisan di SDN 05 Pontianak Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode penerapan Tundang dalam pembelajaran, manfaat yang diperoleh siswa, serta tantangan yang dihadapi selama proses pelaksanaan. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana Tundang digunakan sebagai sumber belajar sastra lisan untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa, memperkenalkan budaya lokal, dan menanamkan nilai moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tundang mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, melatih kemampuan berbicara, menulis, dan memahami sastra. Selain itu, Tundang memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter siswa, seperti rasa percaya diri dan apresiasi terhadap budaya lokal. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan keterampilan guru dalam membawakan Tundang masih perlu diatasi. Artikel ini menyarankan adanya pelatihan guru, dokumentasi tradisi Tundang, dan kolaborasi antar pihak terkait untuk memastikan pelestarian seni tradisional ini.References
Badudu, J.S. 1983. Sari Kesusastraan Indonesia. Bandung
Hadi, Abdul dkk. 2004. Sastra Melayu Lintas Daerah. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Prayogi, Ari. (2021). Menapak Jejak Nilai-Nilai Karakter Yang Terdapat Dalam Pantun Asli Indonesia. Jurnal Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya. 7 (2), 111-118.
https://ejournal.upi.edu/index.php/RBSPs/article/view/17346/pdf
Ratna, Nyoman Kutha. (2010) Metodologi Penelitian: Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Muhammad Rijal Fadli. 2021. Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Jurnal Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Volume 21 (1).
https://journal.uny.ac.id/index.php/humanika/article/view/38075
Semi, M. Atan. 1988. Anatomi Sastra. Padang: Angkasa Raya.
Sugiarto, Eko. 2010. Mengenal Pantun dan Puisi Lama. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Sunaryo, Hadi, dkk. 2007. Seribu Pena Bahasa Indonesia untuk SMP/MTS Kelas VII. Jakarta: Erlangga
Surana. 2001. Pengantar Sastra Indonesia. Solo: PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Suryaman, Maman 2010. Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Sastra. Yogyakarta: Cakrawala Pendidikan.
Waluyo, Herman J. 1987. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Waluyo, Herman J. 2002. Pengkajian Sastra Rekaan. Salatiga: Widyasari Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY-NC license, Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ This license permits use, distribution and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original work and source is properly cited.