PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA MATERI MENGENAL HEWAN LAUT BAGI ANAK USIA 5-6 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.26418/jvip.v17i2.91083Keywords:
Augmented Reality, Learning Media, Marine Animals, Children Aged 5-6 YearsAbstract
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality pada topik mengenali hewan laut untuk anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap persiapan melalui pengumpulan data, identifikasi masalah, studi pustaka, dan penetapan tujuan. Tahap perencanaan melibatkan desain konsep, penentuan spesifikasi, pembuatan konsep awal, dan pengembangan prototipe. Tahap pengembangan terdiri dari tes validasi oleh materi pelajaran dan pakar media, serta revisi berdasarkan saran ahli. Tahap implementasi meliputi uji coba lapangan dan penilaian menggunakan kuesioner, dilanjutkan dengan tahap evaluasi media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase validasi material sebesar 92,28% dan persentase validasi media sebesar 100,00%. Kuesioner kepraktisan pengguna di TK Islam Al Azhar 21 Pontianak mencetak rata-rata 96,67%, sedangkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Sintang mencapai 98,89%, dengan kategori "Sangat Layak".
Kata Kunci: Augmented Reality, Media Pembelajaran, Hewan Laut, Anak Usia 5-6 Tahun
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis augmented reality pada materi mengenal hewan laut bagi anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap persiapan melalui pengumpulan data, identifikasi masalah, studi literatur, dan penentuan tujuan. Tahap perencanaan mencakup perancangan konsep, penentuan spesifikasi desain, pembuatan konsep awal, dan pengembangan prototipe. Tahap pengembangan terdiri dari uji validasi oleh ahli materi dan media serta revisi sesuai saran ahli. Tahap penerapan meliputi uji lapangan dan penilaian menggunakan angket, diakhiri dengan tahap evaluasi media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata validasi materi sebesar 92,28% dan validasi media sebesar 100,00%. Hasil angket kepraktisan pengguna di TK Islam Al-Azhar 21 Pontianak memperoleh skor rata-rata 96,67%, sedangkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Sintang mencapai 98,89%, dengan kategori "Sangat Layak".
Kata Kunci: Augmented Reality, Media Pembelajaran, Hewan Laut, Anak 5-6 Tahun
References
Abubakar, S. (2021). Golden Age: Periode Kritis dalam Kehidupan Manusia. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 5(1), 45-60.
Anggreani, C., & Satrio, A. (2022). Pengembangan media pembelajaran flashcard pengenalan hewan lingkungan lahan basahberbasis augmented reality di PAUD. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 7(2), 170-180. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1639
Danggar, K. H., & Talaku, A. C. (2023). Aplikasi game edukasi pengenalan nama hewan laut berbasis Android. Proceedings of the 1st Nasional Seminar on Sustainable Agricultural Technology Innovation,19–28. Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. https://ojs.unkriswina.ac.id/index.php/semnas-FST
eLearning4ID. (2023). Contoh media pembelajaran interaktif:
Mengenal manfaat augmented reality di dunia pendidikan dan pelatihan. Diakses dari https://elearning4id.com/contohmediapembelajaran-interaktifmengenal-manfaat-augmentedreality-di-dunia-pendidikan-danpelatihan
Havizul, H., Aunurrahman, A., & Mering, A. (2019). Pengembangan multimedia interaktif berbasis teknologi augmented reality untukpembelajaran IPA di sekolah dasar. JPPK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Khatulistiwa, 8(9). Juliansyach, M. D. (2023). Aplikasi augmented reality pengenalan hewan untuk anak usia dini berbasis Android. SIBATIK Journal, 2(4). https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i4.753
Lukmanulhakim, Linarsih, A., Setiawan, A. (2023). Pembelajaran Inovasi Media Berbasis Augmented reality Hewan Khas Kalimantan Barat Arwana Red Bagi Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Jurnal Pelita PAUD,7(2), 396 400. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i2.3059
Osakwe, R. N. (2009). The effect of early childhood education on primary school pupils' academic performance in Delta State, Nigeria. Studies on Home and Community Science, 3(2), 143
https://doi.org/10.1080/09737189.2009.11885290
Puskomedia. (2022). Augmented reality (AR) dalam pembelajaran jarak jauh: Meningkatkan keterlibatan peserta didik. Diakses dari https://www.puskomedia.id/blog/augmented-reality-ar-
dalampembelajaran-jarak-jauhmeningkatkan-keterlibatanpeserta didik
Siron, Y., Khonipah, I., & Moti Fani, N. K. (2020). Penggunaan barang bekas untuk media pembelajaran: Pengalaman pendidik PAUD. Early Childhood: Pendidikan, 4(2), Jurnal 63. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v4i2.868
Teknokrat. (2021). Opini: Augmented reality (AR) sebagai alternatif media pembelajaran Diakses digital. dari https://ftik.teknokrat.ac.id/opiniaugmented-reality-ar-sebagaialternatif-media-pembelajarandigital
Utami, F., Rukiyah, Andika, W. D., & Sumarni, S. (2020). Introduction to sea animals with augmented reality-based flashcard for early childhood. Advances in Social Science, Education and HumanitiesResearch, 513, 563567.
https://doi.org/10.2991/assehr.k.2
108
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY-NC license, Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ This license permits use, distribution and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original work and source is properly cited.