PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DENGAN KETERLAMBATAN BICARA DI TK PANGUDI LUHUR VINCENTIUS

Authors

  • Wulandari Kusuma Widoningrum Prodi Dikdas Universitas PGRI Semarang
  • Lina Putriyanti Prodi Dikdas Universitas PGRI Semarang
  • Joko Sulianto Prodi Dikdas Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26418/jvip.v18i1.92878

Keywords:

speech delay, self-confidence, school environment, inclusive education, supportive strategie.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran lingkungan sekolah dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak dengan keterlambatan bicara di TK Pangudi Luhur Vincentius dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan dan karakteristik spesifik setiap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi studi kasus. Wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi adalah beberapa metode yang digunakan untuk memperoleh data. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan kritis untuk memahami bagaimana lingkungan sekolah dapat dirancang dan dikelola untuk menciptakan atmosfer suportif yang mendorong perkembangan kepercayaan diri pada anak dengan keterlambatan bicara, mentransformasikan paradigma pendidikan dari model yang berfokus pada defisit menjadi pendekatan berbasis kekuatan, di mana kemampuan unik setiap anak diakui dan dipupuk melalui intervensi pendidikan yang personal. Miles dan Huberman"™s interactive model digunakan untuk melakukan analisis data kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perlunya lingkungan sekolah yang suportif yang mencakup empat komponen utama: interaksi positif guru-siswa, strategi penerimaan teman sebaya, metode komunikasi adaptif, dan aktivitas pembangunan kepercayaan diri. Temuan penelitian juga menyoroti pentingnya intervensi kolaboratif yang melibatkan pendidik, terapis wicara, orang tua, dan teman sebaya untuk menciptakan lingkungan suportif holistik yang menumbuhkan perkembangan kepercayaan diri pada anak dengan keterlambatan bicara.

References

Alya, N., & Nurhaqiqi, H. (2024). Pola

Komunikasi Orang Tua

Terhadap Remaja dengan

Gangguan Speech Delay

dalam Pembentukan Konsep

Diri. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu

Pendidikan, 7(9), 9726–9732.

https://doi.org/10.54371/jiip.v

i9.5901

Bal, A., Kozleski, E. B., Schrader, E.

M., Rodriguez, E. M., &

Pelton, S. (2014). Systemic

Transformation from the

Ground–Up: Using Learning

Lab to Design Culturally

Responsive Schoolwide

Positive Behavioral Supports.

Remedial and Special

Education, 35(6), 327–339.

https://doi.org/10.1177/07419

Cahyaningrum, D. E., Putriyanti, L., &

Sulianto, J. (2024). Transisi

TK Ke SD Miskonsepsi Orang

Tua: Wajibkah Anak Mahir

Dalam Ketrampilan

Membaca ? Didaktik : Jurnal

Ilmiah PGSD FKIP

Universitas Mandiri, 10(02).

Catts, H. W., Fey, M. E., Tomblin, J.

B., & Zhang, X. (2002). A

Longitudinal Investigation of

Reading Outcomes in Children

With Language Impairments.

Journal of Speech, Language,

and Hearing Research, 45(6),

–1157.

https://doi.org/10.1044/1092-

(2002/093)

Efriyanti, S. S., & Albina, M. (2025).

Strategi Pembelajaran

Berdasarkan Analisis

Kebutuhan Belajar Dalam

Pendidikan Inklusif. QOSIM :

Jurnal Pendidikan, Sosial &

Humaniora, 3(1).

Ellis Weismer, S., Venker, C. E.,

Evans, J. L., & Moyle, M. J.

(2011). Fast mapping in latetalking toddlers. Applied

Psycholinguistics, 34(1), 69–

https://doi.org/10.1017/S0142

Fitriyani, F., Sumantri, M. S., &

Supena, A. (2019). Language

development and social

emotions in children with

speech delay: Case study of 9

year olds in elementary school.

Jurnal Konseling dan

Pendidikan, 7(1), 23–29.

https://doi.org/10.29210/1306

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The

Power of Feedback | Request

PDF. Review of Educational

Research, 77(1).

https://doi.org/10.3102/00346

Juntak, J. N. S., Rynaldi, A.,

Sukmawati, E., Arafah, M., &

Sukomardojo, T. (2023). Mewujudkan Pendidikan

Untuk Semua: Studi

Implementasi Pendidikan

Inklusif di Indonesia.

Ministrate: Jurnal Birokrasi

dan Pemerintahan Daerah,

(2), 205–214.

https://doi.org/10.15575/jbpd.

v5i2.26904

Mahmudi, A., Sulianto, J., &

Listyarini, I. (2020).

Hubungan Perhatian Orang

Tua Terhadap Hasil Belajar

Kognitif Siswa. Jurnal

Pedagogi dan Pembelajaran,

(1), 122.

https://doi.org/10.23887/jp2.v

i1.24435

Nurhidayah, R., Minsih, Hanifah, B.,

& Nur Hanifah, H. (2024).

Peran Guru Dalam

Meningkatkan Kepercayaan

Diri Anak Tuna Wicara Ringan

di Sekolah Dasar. Satya Widya,

(2), 112–127.

https://doi.org/10.24246/j.sw.2

v40.i2.p112-127

Syifa, L., Setianingsih, E. S., &

Sulianto, J. (2019). Dampak

Penggunaan Gadget terhadap

Perkembangan Psikologi pada

Anak Sekolah Dasar. Jurnal

Ilmiah Sekolah Dasar, 3(4).

The Guardian. (2025). This page has

been removed. The Guardian.

http://www.theguardian.com//

a-novel-approach-to-socialcare-andeducation/2024/dec/16/earlyintervention-is-best-howeducational-psychology-issupporting-hillingdonschools-to-be-more-inclusive

Triwardhani, I. J. (2021). Komunikasi

Terapeutik Pada Anak

Berkebutuhan Khusus (ABK)

Di Sekolah. KINESIK, 7(3),

–244.

https://doi.org/10.22487/ejk.v

i3.126

Ubaidillah, U. (2023). Reaktualisasi

Pendidikan Agama Islam

untuk Anak dengan Gangguan

Speech Delay. Absorbent

Mind, 3(2), 157–168.

https://doi.org/10.37680/absor

bent_mind.v3i2.4341

Wati. (2024). Peran Manajemen

Pendidikan Inklusif Terhadap

Peningkatan Layanan Anak

Berkebutuhan Khusus (ABK)

di Sekolah Luar Biasa Negeri

(SLBN) Parepare. Institut

Agama Islam Negeri Parepare.

Widoningrum, W. K., Rahmawati, D.,

& Handayani, A. (2025).

Desain Kurikulum yang

Fleksibel Untuk Anak

Berkebutuhan Khusus Pada

TK Pangudi Luhur Vincentius.

Jurnal Visi Ilmu Pendidikan,

(1)

Downloads

Published

2026-02-12