PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DENGAN KETERLAMBATAN BICARA DI TK PANGUDI LUHUR VINCENTIUS
DOI:
https://doi.org/10.26418/jvip.v18i1.92878Keywords:
speech delay, self-confidence, school environment, inclusive education, supportive strategie.Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji peran lingkungan sekolah dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak dengan keterlambatan bicara di TK Pangudi Luhur Vincentius dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan dan karakteristik spesifik setiap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi studi kasus. Wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi adalah beberapa metode yang digunakan untuk memperoleh data. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan kritis untuk memahami bagaimana lingkungan sekolah dapat dirancang dan dikelola untuk menciptakan atmosfer suportif yang mendorong perkembangan kepercayaan diri pada anak dengan keterlambatan bicara, mentransformasikan paradigma pendidikan dari model yang berfokus pada defisit menjadi pendekatan berbasis kekuatan, di mana kemampuan unik setiap anak diakui dan dipupuk melalui intervensi pendidikan yang personal. Miles dan Huberman"™s interactive model digunakan untuk melakukan analisis data kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perlunya lingkungan sekolah yang suportif yang mencakup empat komponen utama: interaksi positif guru-siswa, strategi penerimaan teman sebaya, metode komunikasi adaptif, dan aktivitas pembangunan kepercayaan diri. Temuan penelitian juga menyoroti pentingnya intervensi kolaboratif yang melibatkan pendidik, terapis wicara, orang tua, dan teman sebaya untuk menciptakan lingkungan suportif holistik yang menumbuhkan perkembangan kepercayaan diri pada anak dengan keterlambatan bicara.References
Alya, N., & Nurhaqiqi, H. (2024). Pola
Komunikasi Orang Tua
Terhadap Remaja dengan
Gangguan Speech Delay
dalam Pembentukan Konsep
Diri. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu
Pendidikan, 7(9), 9726–9732.
https://doi.org/10.54371/jiip.v
i9.5901
Bal, A., Kozleski, E. B., Schrader, E.
M., Rodriguez, E. M., &
Pelton, S. (2014). Systemic
Transformation from the
Ground–Up: Using Learning
Lab to Design Culturally
Responsive Schoolwide
Positive Behavioral Supports.
Remedial and Special
Education, 35(6), 327–339.
Cahyaningrum, D. E., Putriyanti, L., &
Sulianto, J. (2024). Transisi
TK Ke SD Miskonsepsi Orang
Tua: Wajibkah Anak Mahir
Dalam Ketrampilan
Membaca ? Didaktik : Jurnal
Ilmiah PGSD FKIP
Universitas Mandiri, 10(02).
Catts, H. W., Fey, M. E., Tomblin, J.
B., & Zhang, X. (2002). A
Longitudinal Investigation of
Reading Outcomes in Children
With Language Impairments.
Journal of Speech, Language,
and Hearing Research, 45(6),
–1157.
(2002/093)
Efriyanti, S. S., & Albina, M. (2025).
Strategi Pembelajaran
Berdasarkan Analisis
Kebutuhan Belajar Dalam
Pendidikan Inklusif. QOSIM :
Jurnal Pendidikan, Sosial &
Humaniora, 3(1).
Ellis Weismer, S., Venker, C. E.,
Evans, J. L., & Moyle, M. J.
(2011). Fast mapping in latetalking toddlers. Applied
Psycholinguistics, 34(1), 69–
Fitriyani, F., Sumantri, M. S., &
Supena, A. (2019). Language
development and social
emotions in children with
speech delay: Case study of 9
year olds in elementary school.
Jurnal Konseling dan
Pendidikan, 7(1), 23–29.
Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The
Power of Feedback | Request
PDF. Review of Educational
Research, 77(1).
Juntak, J. N. S., Rynaldi, A.,
Sukmawati, E., Arafah, M., &
Sukomardojo, T. (2023). Mewujudkan Pendidikan
Untuk Semua: Studi
Implementasi Pendidikan
Inklusif di Indonesia.
Ministrate: Jurnal Birokrasi
dan Pemerintahan Daerah,
(2), 205–214.
https://doi.org/10.15575/jbpd.
v5i2.26904
Mahmudi, A., Sulianto, J., &
Listyarini, I. (2020).
Hubungan Perhatian Orang
Tua Terhadap Hasil Belajar
Kognitif Siswa. Jurnal
Pedagogi dan Pembelajaran,
(1), 122.
https://doi.org/10.23887/jp2.v
i1.24435
Nurhidayah, R., Minsih, Hanifah, B.,
& Nur Hanifah, H. (2024).
Peran Guru Dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Diri Anak Tuna Wicara Ringan
di Sekolah Dasar. Satya Widya,
(2), 112–127.
https://doi.org/10.24246/j.sw.2
v40.i2.p112-127
Syifa, L., Setianingsih, E. S., &
Sulianto, J. (2019). Dampak
Penggunaan Gadget terhadap
Perkembangan Psikologi pada
Anak Sekolah Dasar. Jurnal
Ilmiah Sekolah Dasar, 3(4).
The Guardian. (2025). This page has
been removed. The Guardian.
a-novel-approach-to-socialcare-andeducation/2024/dec/16/earlyintervention-is-best-howeducational-psychology-issupporting-hillingdonschools-to-be-more-inclusive
Triwardhani, I. J. (2021). Komunikasi
Terapeutik Pada Anak
Berkebutuhan Khusus (ABK)
Di Sekolah. KINESIK, 7(3),
–244.
https://doi.org/10.22487/ejk.v
i3.126
Ubaidillah, U. (2023). Reaktualisasi
Pendidikan Agama Islam
untuk Anak dengan Gangguan
Speech Delay. Absorbent
Mind, 3(2), 157–168.
https://doi.org/10.37680/absor
bent_mind.v3i2.4341
Wati. (2024). Peran Manajemen
Pendidikan Inklusif Terhadap
Peningkatan Layanan Anak
Berkebutuhan Khusus (ABK)
di Sekolah Luar Biasa Negeri
(SLBN) Parepare. Institut
Agama Islam Negeri Parepare.
Widoningrum, W. K., Rahmawati, D.,
& Handayani, A. (2025).
Desain Kurikulum yang
Fleksibel Untuk Anak
Berkebutuhan Khusus Pada
TK Pangudi Luhur Vincentius.
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan,
(1)
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Visi Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY-NC license, Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ This license permits use, distribution and reproduction in any medium for non-commercial purposes, provided the original work and source is properly cited.