RUANG PUBLIK DAN KEHIDUPAN KAMPUS: STUDI ETNOGRAFI SPASIAL RUANG-RUANG KOMUNAL DI FAKULTAS TEKNIK UNTAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/lantang.v12i2.101066

Keywords:

Ruang Publik, Kampus, Etnografi Spasial, Perilaku Spasial, Desain Komunal

Abstract

Ruang publik di kampus memegang peran penting dalam mendukung aktivitas sosial, akademik, dan pengembangan diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana mahasiswa memanfaatkan ruang publik di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (UNTAN) dan memberikan rekomendasi desain komunal yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Metode etnografi spasial dipilih karena dapat menggali aspek fisik, sosial, dan simbolis ruang melalui observasi perilaku, pemetaan aktivitas, melihat pola pergerakan, dan wawancara. Hasil studi menunjukkan bahwa ruang publik yang ada saat ini kurang fleksibel, minim fasilitas peneduh dan tempat duduk. Ruang publik juga belum optimal dalam mendukung pola aktivitas mahasiswa yang dinamis dan kolaboratif. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan fleksibilitas ruang, penambahan elemen peneduh dan zona aktivitas yang terstruktur, serta penguatan konektivitas antar-ruang. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan ruang publik kampus yang lebih adaptif dan selaras dengan kebutuhan mahasiswa di UNTAN

References

Amal, C. A., Amalia, A. A., Amin, S. F. A., et al. (2019). Intensitas Penggunaan Ruang Terbuka Komunal di Lingkungan Kampus Kota Makassar. Jurnal LINEARS, 2(2), 55–65.

Berg, B. L. (1995). Qualitative research methods for the social sciences. Boston, MA: Allyn & Bacon.

Gehl, J. (1996). Life between buildings: Using public space.

Washington, DC: Island Press.

Gibson, J. J. (1979). The ecological approach to visual perception. Boston, MA: Houghton Mifflin.

Gultom, A., & Ridwan, M. (2022). Preferensi mahasiswa terhadap ruang terbuka kampus pasca-pandemi. Jurnal Arsitektur ZONASI, 5(1), 45–56.

Hasan, N., Hijazi, I., Enab, D., et al. (2024). Influence of Campus Outdoor Spaces on Students’ Behavior: Enhancing Social Interaction and Learning at An-Najah University. An-Najah University Journal for Research – A, 39(2).

Lefebvre, H. (1991). The production of space.

Oxford, UK: Blackwell.

Low, S. M. (2017). Spatializing culture: The ethnography of space and place. London, UK: Routledge.

Low, S. M., & Altman, I. (1992). Place attachment: A conceptual inquiry. In I. Altman & S.

M. Low (Eds.), Human behavior and environment: Advances in theory and research (Vol. 12, pp. 1–12). Boston, MA: Springer.

Madanipour, A. (1996). Design of urban space: An inquiry into a socio-spatial process. Chichester, UK: Wiley.

Foth, M. (2020). Digital placemaking: Transforming physical places through digital technology. Smart and Sustainable Built Environment, 9(4), 465–480. https://doi.org/10.1108/SASBE-08-2019- 0108.

Purnomo, Y., Lubis, M. S., Nurhamsyah, & Mustikawati. (2014). Konsep ruang terbuka.

Prasandya, K. D. E., Satria, M. W., & Nurwarsih,

N. W. (2023). Desain ruang publik masa depan: Studi ruang publik indoor dan outdoor di Bali. Jurnal Pengembangan Kota, 11(1), 71–81.

https://doi.org/10.14710/jpk.11.1.71-81

Ramadhani, A. I. (2016). Esensi ruang publik di kampus. UAPM INOVASI. Retrieved from https://uapminovasi.com/esensi- ruang- publik-di-kampus/

Susanti, A. And Natalia, T.W. (2018) ‘Public Space Strategic Planning Based On Z Generation Preferences’, Iop Conference Series: Materials Science And Engineering, 407, P. 012076. Available at: https://doi.org/10.1088/1757-899x/407/1/012076.

Wen, H., Lin, H., Liu, X., et al. (2025). Analysis of the characteristics of university common spaces that affect university students’ psychological restoration. Scientific Reports, 15, Article 14146.

Published

2025-12-03

Issue

Section

Articles