KARAKTERISTIK RUANG PARKIR DI PUSAT PERBELANJAAN JALAN TANJUNGPURA KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/lantang.v1i1.18806Abstract
Parkir merupakan tempat pemberhentian kendaraan di suatu kawasan atau bangunan, dimana masyarakat melakukan berbagai aktivitas. Pusat aktivitas untuk masyarakat agar bisa melakukan berbagai aktivitas dapat berupa kawasan pusat perbelanjaan. Daya tarik kawasan dengan tingkat mobilitas barang dan manusia, menciptakan pergerakan lalu lintas yang padat di kawasan tersebut. Peningkatan kebutuhan ruang parkir yang tidak diikuti oleh peningkatan ketersediaan kapasitas ruang parkir di pusat perbelanjaan, berpotensi menyebabkan permasalahan seperti kemacetan arus lalu lintas karena adanya kendaraan yang parkir di fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan, kerawa-nan kecelakaan lalu lintas, penurunan kualitas pelayanan jalan, dan lain-lain. Pemaha-man tentang ruang parkir di pusat perbelanjaan diperlukan semua stakeholders yang berfungsi sebagai referensi perencanaaan ruang parkir yang baik di kawasan dan bangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan ruang parkir di suatu pusat perbelanjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis non-statistik dan statistik dengan menganalisis karakteristik parkir, pola parkir, kapasitas jalan, dan tingkat pelayanan jalan. Lokasi penelitian berada di pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak. Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa karakteristik ruang parkir pada kawasan pusat perbelanjaan dipengaruhi oleh pola aktivitas kegiatan bongkar muat barang dan durasi parkir kendaraan pengangkut barang serta pola aktivitas kegiatan berbelanja pengunjung yang menggunakan mobil penumpang. Penataan menggunakan pola parkir dengan sudut 0 di badan jalan akan meningkatkan kapasitas jalan. Pusat perbelanjaan dengan model shopping street akan menarik jumlah pergerakan kendaraan lebih kecil jika dibandingkan dengan model department store. Jenis parkir on street di pusat perbelanjaan (shopping street) memiliki tingkat efektivitas pergantian kendaraan yang parkir lebih baik jika dibandingkan dengan jenis parkir off street di pusat perbelanjaan seperti department store.
Parking lot is a place where vehicle stop in an area or a building, where people perform various activities. The center of activity for people may form into several kinds; one of them is shopping center. Mobility level of goods and people in the shopping center, creating a heavy traffic movement in/out of area/building. The increased needs for parking spaces that are not followed by the availability of parking space in shopping center will potentially cause problems. The problems are: traffic congestion as the consequence of parking at public facilities (sidewalks and paving), accidents, the quality reduction of service roads, etc. Knowledge about "parking spaces" in the shopping center is needed by stakeholders as a reference to planning a good parking space for building/area. The purpose of this study is to investigate and explain the parking space at shopping center. The methods of this research is non-statistical and statistical analysis, used to analyze the characteristics of parking, patterns, road capacity and level of service. The research location is in the shopping center located at Jalan Tanjungpura Pontianak. The results of this study discover that the characteristic of parking lot in shopping center of Tanjungpura street are influenced by the activities pattern ofloading/unloading goods and the durations of cargo car parks, and the visitor"™s shopping activities with passenger car. On-street parking will increase the road capacity by arrange it with 0 ° parking pattern. Shopping center with shopping street model attract more smaller vehicles movement if compared to department store model. On-street parking in shopping street has a better turnovers effectiveness rate rather than off-street parking in the department store
REFERENCES
Beddington, Nadine. 1982. Design For Shopping Centres. London: Butterworth Scientific.
Departemen Perhubungan Direktur Jendral Perhubungan Darat. 1996. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir. Jakarta: Departemen Perhubungan Direktur Jendral Perhubungan Darat.
Directorate Of Urban Road Development. 1997. Highway Capacity Manual Project (HCM). Jakarta: Directorate General Bina Marga.
Gruen, Victor. 1973. Centers For The Urban Enviroment: Survival Of The Cities. New York: Van Nostrand Reinhold Co.
Hakim, Rustam dan Hardi Utomo. 2003. Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Marlina, Endy. 2008. Panduan Perancangan Bangunan Komersial. Yogyakarta: Andi
Munawar, Ahmad. 2009. Manajemen Lalu Lintas Perkotaan. Yogyakarta: Beta Offset
Neufert, Ernest. 2002. Data Arsitek Jilid II Edisi 33. Jakarta: Erlangga.
Setijowarno dan Frazilia R.B. 2001. Pengantar Sistem Transportasi. Semarang: Unika Soegijaprata.
Tamin, Ofyar Z. 2000. Perencanaan dan Permodelan Transportasi, Edisi Kedua. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Transportation Research Board. 1994. Highway Capacity Manual, Third Edition Special Report 209. Washington D.C: National Research Council.
Warpani, Suwardjoko. 1988. Rekayasa Lalu Lintas. Jakarta: PT. Bhratara Niaga Media
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Holder: Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, By submitting the manuscript, Authors willing to delivered the copyright to the publisher. Authors are free to use their published manuscript as a reference in their later works
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt "” remix, transform, and build upon the material
- for any purpose, even commercially.
- Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.
