SIRKULASI TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT

Authors

  • Etsa Purnama Sari Program Studi Arsitektur Untan
  • Emilya Kalsum

DOI:

https://doi.org/10.26418/lantang.v1i1.18812

Abstract

Wilayah Indonesia yang terdiri dari pulau dan perairan menjadikan angkutan laut menjadi  salah satu sarana transportasi yang cukup efektif di negara ini. Daya angkut yang besar  dan beragam serta biaya yang lebih murah dengan jarak jangkauan yang luas, membuat  sarana ini banyak diminati oleh masyarakat sekaligus juga merupakan pendukung utama  perkembangan kehidupan sosial budaya dan roda perekonomian. Untuk mendukung  proses transportasi laut ini perlu sarana berupa pelabuhan. Pelabuhan dalam melakukan  pelayanan terhadap kapal memiliki beberapa fasilitas pokok dan penunjang yang wajib  dimiliki. Salah satunya adalah terminal penumpang kapal laut dengan berbagai kegiatan  di dalamnya untuk kedatangan maupun keberangkatan. Masalah ketidaknyamanan  dalam berkegiatan, jauhnya akses sirkulasi antara satu kegiatan dengan kegiatan  kegiatan embarkasi dan debarkasi yang tidak teratur, pembagian jalur sirkulasi  penumpang dan pengantar penumpang yang tidak jelas seringkali muncul akibat sirkulasi  yang tidak direncanakan dengan baik pada terminal penumpang kapal laut. Bahkan tidak  jarang dapat menimbulkan adanya calo tiket hingga adanya penumpang tanpa tiket yang  dapat masuk ke dalam kapal hingga kapal berlayar. Perencanaan sebuah sirkulasi yang  tepat pada terminal penumpang kapal laut memerlukan kajian terhadap unsur-unsur  sirkulasi seperti pencapaian, pola sirkulasi, jalur sirkulasi, serta bentuk ruang sirkulasi.  Kajian unsur-unsur ini selanjutnya diselidiki melalui penelusuran masalah dengan  analisis deskriptif melalui penggambaran objek penelitian yang terdapat pada Terminal  Penumpang Pelabuhan International Yokohama, Terminal Penumpang Pelabuhan Kobe  dan Terminal Penumpang Pelabuhan Osanbashi Hall

 

As one of the largest archipelago country, sea transportation acts as one of the most effective means of transportation in Indonesia. Large and diverse carrying capacity, lower cost with wide range of distances, are factors which making sea transportation demand is quite high in public as well as a major proponent of development of social, cultural, and economy. Thus, to support this means of transportation, facility in form of port is needed. A port must have some basic and support facilities, which includes ship passenger terminal to accommodate arrival of departure of passengers. Problems which usually occur in ship passenger terminal caused by poor planning of circulation are: discomfort in activities, long distance of circulations which connect one activity to another, disorganized embarkation and disembarkation, and confusing distribution of passengers and passenger"™s comperes"™ pathways. From those conditions, sometimes it gives opportunity for ticket brokers and passengers without tickets who could board ships without proper requirements. A proper planning of circulation requires analysis of elements of circulation which includes entrance, circulation pattern, circulation path, and form of circulation space. Furthermore, such elements were studied through problem seeking, then descriptively analyze through research"™s object depiction from Yokohama International Passenger Terminal, Kobe Port Terminal, and Osanbashi Hall Passenger Terminal


REFERENCES

__. 1996. Peraturan Pemerintah RI No. 70 Tahun 1996 tentang Kepelabuhan, Departemen Perhubungan RI

Alucci, Marcia Peinando; Leonardo Marques Monteiro. 2009. Thermal Comfort Index for The Assessment of Outdoor Urban Spaces in Subtropical Climates. University of Sao Paulo. Sao Paulo

Andiani, Dita. 2011. Terminal Feri Domestik Sekupang "“ Batam (Arsitektur Simbolis). Laporan Perancangan Tugas Akhir Departemen Arsitektur, Universitas Sumatera Utara. Diunduh dari http://repository.usu.ac.id/ handle/123456789/26972

Ching, Francis D. K. 2000. Arsitektur Bentuk, Ruang, dan Tatanan; edisi kedua. Erlangga. Jakarta

Cyril, Haris 1975. Dictionary of Architecture And   Construction. McGraw-Hill Professional. New York.

Haronjeff, Robert. 1993. Perencanaan dan Perancangan Bandar Udara. Erlangga. Jakarta

Morlok, Edward K. 1991. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Erlangga. Jakarta

Triatmodjo, Bambang. 2008. Pelabuhan. Beta Offset. Yogyakarta

www.kobe-meriken.or.jp. Akses: 2013

www.osanbashi.com. Akses: 2013

www.investor.co.id. Akses: 2013

Downloads

Published

2014-01-01

Issue

Section

Articles