POLA PEMANFAATAN ALUN-ALUN SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK DI KOTA MAGELANG

Authors

  • Refranisa Refranisa Program Studi Arsitektur, Institut Teknologi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/lantang.v8i2.42458

Keywords:

Ruang Terbuka Publik, Pola Aktivitas, Behavioral Mapping

Abstract

Alun "“ alun kota Magelang merupakan salah satu ruang terbuka publik sekaligus Landmark Kota yang sering dikunjung oleh banyak orang, dimana banyak orang melakukan kegiatan sosial, ekonomi, dan berwisata. Setting lingkungan yang ditawarkan pada ruang terbuka publik mempengaruhi bagaimana pelakunya berkegiatan. Adanya kegiatan atraksi wisata, kuliner, permainan anak, dan olahraga menimbulkan adanya pola pemanfaatan ruang yang terjadi pada kawasan tersebut. Pola yang terebentuk didominasi oleh pelaku dan aktivitas yang menimbulkan intensitas kepadatan pada area tertentu.   Metode analisis yang digunakan adalah teknik behavioral mapping yang bertujuan untuk menggambarkan pola pemanfaatan ruang didalam sebuah peta kemudian mengidentifikasi frekuensi pelaku dan aktivitas yang dilakukan serta menunjukan kaitannya dengan setting lingkungan yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pemanfaatan ruang pada area tertentu kemudian memberikan berupa usulan desain yang dapat menunjang kegiatan pelaku dan aktifitas pada alun "“ alun Kota Magelang. Hasil temuan yang didapat adalah dapat diketahui bahwa, intensitas pemanfaatan ruang tertinggi terdapat pada setting fisik dancing fountain sebagai atraksi wisata yang dapat dinikmati oleh semua kalangan pengguna pada periode waktu akhir pekan.


THE PATTERN OF UTILIZING THE PLANES AS A PUBLIC OPEN SPACE IN MAGELANG CITY


Magelang City Square is one of the public open spaces as well as a City Landmark that is often visited by many people, where many people carry out social, economic, and tour activities. Environmental settings offered in public open spaces affect how the perpetrators carry out activities. The activities of tourist attractions, culinary delights, children's games, and sports have led to a pattern of spatial use that occurs in the area. The formed pattern is dominated by actors and activities that cause density intensity in certain areas. The analytical method used is the behavioral mapping technique which aims to describe the pattern of spatial use in a map, then identify the frequency of actors and activities carried out and show their relation to the environmental setting offered. The purpose of this study is to determine the pattern of space utilization in a certain area and then provide a form of design proposals that can support the activities of the actors and activities in Magelang City Square. The findings show that the highest intensity of space utilization is found in the physical setting of the dancing fountain as a tourist attraction that can be enjoyed by all users during the weekend.

References

Agustapraja, H. R. (2018, Maret). Studi Pemetaan Pelaku (Behavioral Mapping) Pejalan Kaki Pada Pedestrian Alun Alun Kota Lamongan. Jurnal Civilla, Vol 3 No 1, 134-139.

Anggita , N. M., & Ardiana , Y. P. (2017, Oktober). Analisis Pemanfaatan Ruang Publik pada Akitivitas Penduduk Permukiman Mlaten Kota Semarang. Jurnal Planologi, Vol 14, No 2, 102-116..

Carr, S. M. (1992). Public Space. In Public Spac. Australia: Press Syndicate of University of Cambridge.

Darmawan. (2018). Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka pada Pemukiman Kampung Kota. Vitruvian Jurnal Arsitektur Vol. 07 No. 3, 127-136

Fitria, T. A. (2018, September). Pengaruh Setting Ruang Terhadap Perilaku Pengguna dengan Pendekatan Behavioral Mapping. Jurnal Arsitektur Perencanaan UNISA, Vol 2 No 2, 183-206.

Pamungkas, Hario. (2020). Behavioral Mapping dan Adaptasi terhadap Lingkungan PADA Squartter Settlements. Jurnal Arsiketkur NALARs Vol 19 N0 2, 115-130

Porteous. (1997). Environment and Behavior. In Planning And Everyday Urban Life. Massachusetts: Addison Wasley .

Rapoport, A. (1982). Towards a Man Environment Approach to Urban Form and Design. In Human Aspect of Urban Form. USA: Pergamon Press.

Rofiq, Hammam A (2018). Studi Pemetaan Perilaku (Behavioral Mapping) pada Pedestrian Alun-alun Kota Lamongan. Jurnal CIIVILLA Vol. 3 No 1, 135-139

Tika, A. F. (2018). Pengaruh Seting Ruang Terhadap Perilaku Pengguna Dengan Pendekatan Behavioral Mapping. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (Juara), Vol 1 No 2, 183-206.

Wahyuni, D. S. (2004). Studi Behaviour Setting dan Behavioral Mapping pada Taman kota. Bogor: Departemen Budi Daya Pertanian IPB.

Downloads

Published

2021-10-17

Issue

Section

Articles