PERSEPSI RAMAI DENGAN METODE SOUNDWALK PADA KAWASAN PENDIDIKAN KOTABARU YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.26418/lantang.v12i1.81972Keywords:
Soundscape, Soundwalk, Kotabaru, Yogyakarta, Kawasan PendidikanAbstract
Yogyakarta memiliki predikat sebagai Kota Pendidikan dengan identitas sarana pendidikan yang tersedia. Kawasan Kotabaru Yogyakarta memiliki perkembangan sejarah menyediakan bangunan pendidikan sebagai pendukung kawasan permukiman penduduk Eropa pada masa kolonial. Saat ini, perubahan dalam aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya telah mempengaruhi citra kawasan. Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui persepsi suara pada kawasan pendidikan di Kotabaru, Yogyakarta. Metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif dengan deskripsi kualitatif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui soundwalk dengan merekam sumber suara, sedangkan pengumpulan data sekunder melalui studi pustaka. Evaluasi persepsi soundscape dilakukan dengan memainkan rekaman suara kepada sekelompok orang dan hasilnya dikategorikan berdasarkan standar ISO 12913-2:2018. Hasil penelitian menunjukkan persepsi suara "ramai" mendominasi Kawasan Kotabaru pada saat pagi, siang, dan malam. Implikasi penelitian terhadap persepsi suara pada Kawasan Kotabaru diharapkan dapat menjadi evaluasi lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar di Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan. Upaya peningkatan mutu pendidikan masyarakat bertujuan mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara secara lebih luas. Pengendalian lingkungan suara yang kondusif, diharapkan dapat menciptakan atmosfer yang mendukung bagi proses pendidikan yang efektif.
References
Afif, M. (2023). Manajemen Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Perilaku Baca Peserta Didik Pada Sekolah Juara Perpustakaan Tingkat …. Dewantara Seminar Nasional Pendidikan, 6(2), 233–244.
Aji, R. P. (2020). Menilik Soundscape & Metode Soundwalk. 1. https://ia803209.us.archive.org/12/items/fix-menilik-soundscape-dan-metode-soundwalk/%28FIX%29 Menilik Soundscape dan Metode Soundwalk.pdf
Akbar, K. (2015). Implementasi Kebijakan Tata Ruang Tentang Kawasan Pendidikan Tinggi Terpadu Di Kota Makassar. Skripsi, 5, 37–46. https://www.academia.edu/download/54365538/1277-2122-1-PB.pdf
Asti, Kurniawati. 2006. Yogyakarta “Kota Pendidikan perjalanan pencitraan sebuah kota di Jawa pada abad XX. Tesis S2 Sejarah. UGM
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology; In qualittaive research in psychology. Uwe Bristol, 3(2), 77–101. https://psychology.ukzn.ac.za/?mdocs-file=1176
Harun Din Haq, & Khairunnisa Susilo. (2023). Analysis of Land Suitability for Educational Area in Majalengka Regency. Reksabumi, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.33830/reksabumi.v2i1.2998.2023
Kurniawan, Jujun, Drs. Ign. Eka Hadiyanta, M. A., Sektiadi, S.S., M. H., Ir. Ikaputra, M.Eng., P. D., Fajar Aji Jiwandono, S. S., Kurniawan, H. A., & Parikesit, A. (2017). Buletin Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya Mayangkara. 4, 29. https://budaya.jogjaprov.go.id/attachment/view?id=3263&&filename=MAYANGKARA%20EDISI%204%20SPREADS_compressed.pdf
Maheswari, M. A., Gunagama, M. G., & Suryanti, N. (2023). RUANG PUBLIK TERBUKA Studi Kasus : Alun-Alun Kidul Yogyakarta. 6(1), 1164–1175.
Axelsson, Ö., Guastavino, C., & Payne, S. R. (2019). Editorial: Soundscape Assessment. Frontiers in Psychology, 10(November), 1–2. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.02514
Emu, Agustina Rambu, Drs.JAmulya, M. (2003). Persepsi masyarakat terhadap kebisingan suara musik dalam angkutan kota di Kota Kupang.
Harun Din Haq, & Khairunnisa Susilo. (2023). Analysis of Land Suitability for Educational Area in Majalengka Regency. Reksabumi, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.33830/reksabumi.v2i1.2998.2023
Holloway, I., & Todres, L. (2003). The status of method: flexibility, consistency and coherence. Qualitative research, 3(3), 345-357.
Kesuma, Y. (2016). Land Use Dan Zonasi Kawasan Cagar Budaya Kotabaru Yogyakarta, Berdasarkan Konsep Garden City. LOSARI : Jurnal Arsitektur Kota Dan Pemukiman, 117–122. https://doi.org/10.33096/losari.v1i2.49
Khairunnisa, A. N., Raharjo, W., Sang, D., & Hadi, N. (2022). Perubahan Morfologi Kotabaru Yogyakarta Sebagai Kawasan Cagar Budaya. Sakapari, 196–197.
Kurniawan, F. (2018). Metode Penelitian. Repo Unpas, 15(2), 1–23.
Miller, N. (2013). Understanding soundscapes. Buildings, 3(4), 728–738. https://doi.org/10.3390/buildings3040728
Siska, D. (2019). Analisa Kebisingan dan Studi Akustik dalam Tatanan Bangunan. Jurnal Arsitekno, 6(6), 33. https://doi.org/10.29103/arj.v6i6.1228
Nakagawa, S. (2000). Musik dan kosmos: sebuah pengantar etnomusikologi. Yayasan Obor Indonesia.https://books.google.co.id/books?id=zGUcuOB95ZIC&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false
Octovianus, W., & Sugiarto, R. (2022). Kajian Soundscape Sebagai Kritik Terhadap Proporsi Dan Elemen Arsitektural Di Jalan Braga, Bandung. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 9(2), 156. https://doi.org/10.26418/lantang.v9i2.53651
Pijanowski, B. C., Villanueva-Rivera, L. J., Dumyahn, S. L., Farina, A., Krause, B. L., Napoletano, B. M., Gage, S. H., & Pieretti, N. (2011). Soundscape ecology: The science of sound in the landscape. BioScience, 61(3), 203–216. https://doi.org/10.1525/bio.2011.61.3.6
Samadikun, Budi Prasetyo, Sudibyakto, B. S. dan R. (2014). DAMPAK PERKEMBANGAN KAWASAN PENDIDIKAN DI TEMBALANG SEMARANG JAWA TENGAH (The Impact Development of Education Area in Tembalang Semarang Jawa Tengah). Dampak Perkembangan Kawasan Pendidikan Di Tembalang Semarang Jawa Tengah(The Impact Development of Education Area in Tembalang Semarang Jawa Tengah), 21(3), 366–376.
Song, B., Gong, C., Gao, Y., Ke, Y., Wang, Z., Lin, R., & Cai, Y. (2022). Music Literacy and Soundscape Perception: A Study Based on the Soundwalk Method of Soundscapes. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(14). https://doi.org/10.3390/ijerph19148471
Suwanto, N. (2018). Perubahan Citra Kawasan Kota Baru Yogyakarta. Jurnal Arsitektur ARCADE, 2(3), 121. https://doi.org/10.31848/arcade.v2i3.81
Visentin, C., Torresin, S., Pellegatti, M., & Prodi, N. (2023). Indoor soundscape in primary school classrooms. The Journal of the Acoustical Society of America, 154(3), 1813–1826. https://doi.org/10.1121/10.0020833
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Holder: Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, By submitting the manuscript, Authors willing to delivered the copyright to the publisher. Authors are free to use their published manuscript as a reference in their later works
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt "” remix, transform, and build upon the material
- for any purpose, even commercially.
- Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.
