ARSITEKTUR POPULIS UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PERMUKIMAN MARGINAL

Authors

  • Dewi Septanti Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
  • Tisya Surya Narida Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26418/lantang.v12i1.83876

Keywords:

Arsitektur Populis, Keberlanjutan, Permukiman Marginal

Abstract

Arsitektur sejak awal kemunculannya bersifat populis, yakni memenuhi kebutuhan manusia akan tempat tinggal. Seiring dengan perkembangan struktur masyarakat menurut peradaban, arsitektur sebagai penyedia fasilitas bagi kehidupan masyarakat pun ikut berkembang untuk beradaptasi. Arsitektur untuk masyarakat umum, arsitektur populis, juga berlaku pada kampung marjinal seperti Kampung Keputih Tegal Timur Baru (Kampung KTTB). Pada lokasi ini ditemukan implikasi berbagai permasalahan perencanaan dan pembangunan yang kurang tepat. Salah satunya adalah dampak terhadap kesehatan yang bersumber dari permasalahan lingkungan karena kampung tersebut sangat dekat dengan bekas Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA). Selain itu, permasalahan lain yang ditemukan adalah hal-hal yang berkaitan dengan faktor ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menguraikan berbagai permasalahan yang ada dalam studi kasus dan studi pustaka serta mengusulkan beberapa solusi yang bertujuan untuk memperbaiki dan membangun kembali Kampung KTTB melalui arsitektur populis. Metode kuantitatif-kualitatif (campuran) digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian tersebut berupa rekomendasi desain hunian wisata sampah edukatif yang dapat meningkatkan kualitas kampung dan menjadikannya berkelanjutan.

 

Author Biographies

Dewi Septanti, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Department of Architecture; Faculty of Civil, Planning dan Geo-Engineering, ITS

Tisya Surya Narida, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Department of Architecture; Faculty of Civil, Planning dan Geo-Engineering, ITS

References

Andrianus, F., Karimi, S., Noer, M., & Taifur, W. D. (2017). Resettlement, partisipasi dan kesejahteraan masyarakat. Prosiding Seminar Nasional Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa-Kota, 1(4), 655–662.

Aryanti, D. (2017). Konsep Pemukiman Kembali Kawasan Kumuh Kampung Pangalangan Batang Arau, Kota Padang. Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan (IPLBI), E107–E114. https://doi.org/10.32315/ti.6.e107

Cohen, B. (2012). What Exactly Is A Smart City? https://www.fastcompany.com/1680538/what-exactly-is-a-smart-city

Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. In Health Promotion Practice (Vol. 16, Issue 4). Sage Publications, Inc.

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015) Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Panduan Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman, Diakses dari http://ciptakarya.pu.go.id/dok/ebook/konsinyasi/Volume%201.%20Penanganan%20 Kawasan%20Permukiman%20Kumuh.pdf

Kotler, K. (2009). Manajemen Pemasaran 1 (13th ed.). Erlangga.

Makhmud, Fatmala, D., & Nurhasanah, F. (2017). Mewujudkan Kampung Bandan Sebagai Kampung Kota Berkelanjutan Menggunakan Pendekatan Asian New Urbanism. Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan, 6(3), 91–100.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14/Prt/M/2018 Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh

Rismaharini, T. (2019, November 4). International Conference on Architecture Research and Design [Conference presentation]. Hotel Bhumi, Surabaya,Indonesia.

Soesilo, R. (2017). Arsitektur Populis Dalam Konteks. Seminar Nasional Arsitektur Populis dan Tantangan Masa Kini. Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Indonesia.

Sugianti, Hanurani, D., & Ekomadyo, A.S (2016). Strategi Kampung Kreatif Sebagai Upaya Perbaikan Lingkungan Kota Menurut Kerangka Pemenuhan Kebutuhan Manusia [Conference presentation]. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016. https://temuilmiah.iplbi.or.id

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman

Wulanda, D., Lubis, A.R., Septanti, D., Sumartinah, H.R., & Kisnarini, R. (2019). Development Concept of Tourism Kampung Based on Ecotourism. Global Scientific Journal, 7(5)

Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Penerbit Kencana. Prenada Media.

Downloads

Additional Files

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles