Pengaruh Kelengkapan Data Pasang Surut Laut Terhadap Kualitas Hasil T_Tide

Authors

  • Ridho Kurniawan Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Arie Antasari Kushadiwijayanto Laboratorium Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Risko Risko Laboratorium Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/lkuntan.v2i3.34432

Keywords:

Pasang Surut, TMD, t_tide, Selat Malaka

Abstract

Abstract: Pengaruh kelengkapan data terhadap kualitas hasil t_tide telah dikaji menggunakan data elevasi muka air laut yang diperoleh dari sofware Tidal Model Driver (TMD) di Selat MalakaTingkat kesalahan hasil analisis harmonik dan prediksi pasut oleh t_tide dihitung menggunakan root mean square dan distance error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis harmonik terbaik diperoleh apabila panjang data masukan adalah 45 hari pada periode pengukuran dari pasut purnama ke purnama. Prediksi terbaik didapatkan apabila panjang data 30 hari pada pengukuran dari pasut perbani ke perbani. Untuk data rusak teratur, hasil analisis harmonik terbaik didapatkan apabila panjang data 15 hari dengan kerusakan 5% dan periode pengukuran dari pasut purnama ke purnama. Sedangkan hasil prediksi terbaik, untuk data yang rusak teratur, diperoleh apabila panjang data masukan adalah 30 hari dengan persentase kerusakan sebesar 20% dan periode pengukuran dari pasut perbani ke perbani. Untuk data rusak acak, hasil analisis harmonik terbaik didapatkan apabila panjang data 60 hari dengan kerusakan 20% dan periode pengukuran dari pasut perbani ke perbani. Sedangkan hasil prediksi terbaik, untuk data yang rusak acak, diperoleh apabila panjang data masukan adalah 30 hari dengan persentase kerusakan sebesar 20% dan periode pengukuran dari pasut perbani ke perbani.

Author Biography

Arie Antasari Kushadiwijayanto, Laboratorium Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungpura

Jurusan Ilmu Kelautan

 

References

Amalia K. N., Warsito, A., Siddhi, S., 2016. Studi Batimetri dan Kondisi Alur Pelayaran di Muara Sungai Kapuas Kecil, Kalimantan Barat, Jurnal Oseanografi.,5:530 – 545.

Andri Y. P. T., Bandi, S., Hani’ah., 2016, Analisis Sea Level Rise Dan Penentuan Komponen Pasut Dengan Menggunakan Data Satelit Altimetri Jason-2 Tahun 2011-2014 (Studi Kasus: Perairan Sumatera Bagian Timur), Jurnal Geodesi Undip.,5(2).

Chai, T., Draxler, R.R., 2014. Root mean square error (RMSE) or mean absolute error (MAE) – Arguments against avoiding RMSE in the literature, Geosci Model Dev. 7: 1247–1250.doi:10.5194.

Erna, dan Indrajaya., 2012, Daya Dukung Lingkungan Tambak di Kecamatan Pulau Derawan dan Sambaliung, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan.,4(2).

Husnul, K.; Indra, J.; Agus, S.A., 2016, Pengembangan Perangkat Lunak Antar Muka Instrumen Motiwali (Tide Gauge) untuk Analisis Data Pasang Surut, Jurnal Kelautan Nasional, Vol. 11, No. 2, Agustus 2016, Hal 97 – 104.

Junika, A. F.; Agus, A.D.S.; Dwi, H. I., 2016, Tinggi Muka Air Rencana Guna Renovasi Breakwater di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), Jurnal Oseanografi., 5:105 – 114.

Nguyen, N. M.; Marchesiello, P.; Lyard, F.; Ouillon, S.; Cambon, G.; Allain, D.; D.V.U., 2014, “Tidal characteristics of the gulf of Tonkinâ€, Continental Shelf Research., 91:37–56 (Erna dan Indrajaya, 2012).

Ongkosono, O.S.R.dan Suyarso., 1989, Pasang-Surut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi, Jakarta.

Pawlowicz, R, B. Beardsley, and S. Lentz, 2002, “Classical Tidal Harmonic Analysis Including Error Estimates in MATLAB using T_Tide’’, Computers And Geosciences., 28:929 - 937.

Riyadi.; Andri, A. T., Rignolda, D., Gybert, A.; Mamuaya, 2013. Fenomena Iklim La Nina dan El Nino Terhadap Variasi Muka Laut di Perairan Selat Lembeh dan Sangihe, Aquatic Science & Management. Edisi Khusus., 1:26-34.

Downloads

Published

2020-10-25

Issue

Section

Articles