Estimasi Energi Gelombang Musiman di Perairan Paloh Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v2i3.35183Abstract
Energi gelombang laut dapat mempengaruhi pergerakan sedimen yang berdampak pada kemiringan pantai dan mempersulit aktivitas pendaratan penyu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui energi gelombang berdasarkan pengaruh angin musim di Pantai Kampak Kecamatan Paloh Kalimantan Barat. Data kecepatan angin diperoleh dari (European Center For Medium-Range Weather Forecasts) ECMWF yang digunakan untuk menghitung tinggi gelombang mengunakan metode SMB dan data primer yang diperoleh di lapangan digunakan sebagai data validasi estimasi energi gelombang. Hasil estimasi dari tinggi gelombang signifikan dominan terjadi di musim barat yaitu sebesar 1,53 m dan periode gelombangnya sebesar 25,53 detik. Energi gelombang hasil peramalan dari musim barat, peralihan I, timur dan peralihan II yaitu sebesar 2988,15 Joule/m, 163,52 Joule/m, 201,75 Joule/m dan 170,58 Joule/m dengan arah gelombang yang dominan berasal dari timur laut. Energi gelombang hasil estimasi memiliki nilai lebih besar dibandingkan data observasi lapangan dan perbedaannya sebesar 38,46%.References
Anshary, M., Tri, R.S. dan Ari, H.Y. 2014. Karakteristik Pendaratan Penyu Hijau (Chelonian mydas, Linnaeus 1758) di Pesisir Pantai Tanjung Kemuning Tanjung Api dan Pantai Belacan Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. J. Protobiont. 3:232-239
Hasriyanti. 2015. Tipe Gelombang dan Pasang Surut di Perairan Pulau Dutung Kebupaten Barru Sulawesi Selatan. J. Sainsmat. 4:14-27
Kurniawan, L.P., Sardono, S. dan Indra, R.K. 2014. Studi Perancangan Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Tipe Salter Duck. J. Teknik Pomits. 3:76-79
Noya, Y. 2009. Estimasi Energi Gelombang Pada Musim Timur dan Musim Barat di Perairan Pantai Desa Tawiri, Teluk Ambon Bagian Luar. J. Triton. 5:43-49
Putra, B.A., edi, W.K. dan Sri, R. 2014. Studi Karakteristik Bioofisik Habitat Peneluran Penyu Hijau (Chelonian mydas) di Pantai Paloh Sambas Kalimantan Barat. J. Of Marine Research. 3:173-181
Sabahan dan Rossi, E. 2017. Zonasi Lanskap Ekowisata Pesisir Kecamatan Paloh Kalimantan Barat, J. Arsitektur Lansekap., 3:32-38
Safitri, L.E., Muh, I.J. dan Apriansyah. 2016. Studi Potensi Energi Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Oscillating Water Column (OWC) di Perairan Pesisir Kalimantan Barat. J. Positron. 6:08-16
Suandi., Jumarang, M.I. dan Apriansyah. 2016. Analisis Pola Sirkulasi Arus di Perairan Pantai Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. J. Positron. 6:60-71
Suhana, M.P., Nurjaya, I.W. dan Natih, N.M.N. 2016. Analisis Kerentanan Pantai Timur Pulau Bintan, Propinsi Kepulauan Riau Menggunakan Digital Shoreline Analysis System Metode Coastal Vulnerability Index. J. Teknologi Perikanan dan Kelautan. 6:21-38
Umar. 2011. Kajian Pengaruh Energi Gelombang Terhadap Kerusakan Pantai Matang Danau Kabupaten Sambas. J. Teknik Sipil Untan. 11:93-102
Utami Ar, I.R., Jumarang, M.I. dan Apriansya. 2018. Perhitungan Potensi Energi Angin di Kalimantan Barat. J. Prisma Fisika. 6:65-69
Yuningsih, A. dan Achmad, M. 2011. Potensi Energi Arus Laut Untuk Pembangkit Tenaga Listrik di Kawasan Pesisir Flores Timur, NTT. J. Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis. 3:13-25