Struktur Komunitas Mikroalga Epifit Berasosiasi Pada Padina sp. di Perairan Desa Sepempang Kabupaten Natuna
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v3i2.37844Keywords:
Mikroalga, Padina sp., Struktur Komunitas, Desa SepempangAbstract
Mikroalga epifit merupakan organisme bentik yang hidup menempel pada berbagai habitat atau substrat makroalga. Kelimpahan dan keanekaragaman jenis mikroalga berpotensi sebagai bioindikator pencemar kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mikroalga epifit berasosiasi pada padina sp. di perairan Desa Sepempang, Kabupaten Natuna. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2019. Pengambilan sampel makroalga dan pengukuran parameter lingkungan dilaksanakan secara in situ dan pengambilan data fisika-kimia dilkukan dalam tiga hari pada musim timur pada bulan Januari dengan metode survey dan penentuan stasiun pengambilan sampel secara purposive sampling yang terdiri dari empat stasiun dengan rona lingkungan yang berbeda yaitu zona daerah dermaga, zona daerah pemukiman, zona budidaya ikan dan zona non aktivitas. Hasil penelitian mendapatkan komposisi kelimpahan 9 kelas, 41 ordo, 58 famili dan 81 genus. Mikroalga yang dominan ditemukan adalah kelas bacillariophyceae dengan persentase kelimpahan (70,03%), genus yang mendominan ditemukan adalah Navicula, synedra, nitzschia, cocconeis, pinnularia dan grammatophora. Nilai indeks keanekaragaman (H') berkisar 3.61-3.93, indeks keseragaman (E') berkisar 0.85-0.91, indeks dominansi (C) berkisar 0.02-0.04 dan nilai indeks similarita Sorensen berkisar 81.53-92.62%. Parameter lingkungan perairan Desa Sepempang yang mempengaruhi kelimpahan dan pertumbuhan mikroalga epifit yaitu suhu, kecepatan arus, kedalaman dan oksigen terlarut.
References
Al-Harbi, S.M., and M.D.A. Affan. 2016. Seasonal Dynamics Of Epiphytic Microalgae And Their Host Seaweeds Florideophyceae at Jeddah Coast the Red Sea Saudi Arabia, Jurnal Bot. 48(3): 1289-1298.
Al-Harbi, S.M. 2017. Epiphytic Microalgal Dynamics and Species Composition on Brown Seaweeds (Phaeophyceae) on the Northern Coast of Jeddah Saudi Arabia. Jurnal Oceanography and Marine Research. 5(1): 1-9.
Al-Harbi, S.M. 2017. Epipihytic Microalgal Species Composition and Dynamics on Host Green Seaweeds (Ulvaphyceae) on the Northern Coast of Jeddah, Saudi Arabia. Jurnal Environment and Ecology Research. 5(3): 212-119.
Andriansyah, T.R. Setyawati, dan I. Lovadi. 2014. Kualitas Perairan Kanal Sungai Jawi dan Sungai Raya Dalam Kota Pontianak Ditinjau dari Struktur Komunitas Mikroalga Perifitik. Jurnal Protobiont., 3(1):61-70
Anil, A.C., and S. Mitbavkar. 2002. Diatom of the Microphytobenthic Community Population Structure in a Tropical Intertidal Sand Flat, Journal National Institute of Oceanography. 140:41-57
Arifin, S.M. Izmiarti, dan Chairul. 2015. Komunitas Fitoplankton di Sekitar Sungai Utama di Zona Litorial Danau Singkarak Provinsi Sumatera Barat. Journal of Natural Science., 4(3): 290-299.
Assadad, L, B.S.B. Utomo, dan R.N Sari. 2010. Pemanfaatan Mikroalga Sebagai Bahan Baku Bioetanol. Journal Squalen. 5(2): 51-58.
Ayuningsih, M.S., B.I.G.N. Hendrarto, dan P.W. Purnomo. 2014. Distribusi Kelimpahan Fitoplankton dan Klorofil-a di Teluk Sekumbu Kabupaten Jepara Hubungannya Dengan Kandungan Nitrat dan Fosfat di Perairan. Journal of Maquares. 3(2): 138-147
Badan Penelitian dan Pengembangan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan (BP3SP). 2008. Studi Kelayakan Untuk Pengembangan Keramba Jaring Tancap dan Rumput Laut di Wilayah Coremap Kabupaten Natuna. BP3SP. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan: Universitas Riau.
Barokah, G.R., A.K. Putri, dan Gunawan. 2016. Kelimpahan Fitoplankton Penyebab HAB (Harmful Algal Bloom) di Peairan Teluk Lampung Pada Musim Barat dan Timur. Jurnal Kelautan dan Perikanan.11(2): 115-125.
Christiani, A.; Insan, I, and Widyartini, D.S., 2015, Kelimpahan dan Potensi Bioful Mikro Fitobenthos dari Perairan Sungai Pekacangan yang Tekena Limbah Cair Topioka, J. Biosfera, 32(2):169-175.
Chung, M.H., dan K.S. Lee. 2008. Species Composition of the Epiphytic Diatom on the Leaf Tissues of Three Zostera Species Distributed on the Southern Coast of Korea. Journal Algae., 23(1):75-81.
Conradine, K.R.; Plessis, S.D., and Veter, A., 2008, School of Environmental Sciennces and Development: Botany South Africa. South Africana, J. Botany., 74:101-110.
El-Din, S., G.N. Shaltout, N.A. Shaltout, M.Z. Nassar, and A. Soliman. 2015. Ecological Studies of Epiphytic Microalgae and Epiphytic Zooplankton on Seaweeds of the Eastern Harbor Alexandria Egypt. Journal Environmental Sciences. 11(6): 450-473.
Geraldino, P.J.L., L.M. Liao, dan S.M Boo. 2005. Morphological Study of the Marine Algal .Genus Padina (Dictyotales, Phaeophyceae) from Southern Philippines 3 Species new to Philippines. Journal Algae., 20(2): 99-112.
Hernandez-Becerril, D.U., W.L.S. Lau, K.S. Hii, C.P. Leaw, F. Varona-Cordero, and P.T. Lim. 2018. Abundance and Distribution of the Potentially Toxic Thecate Dinoflagellate Alexandrium tamiyavanichii (Dinophyceae) in the45 Central Mexican Pacific, Using the Quantitative PCR Method, Journal Frotiers in Marine Science. 5: 366. Doi: 10.3389/fmars.2018.00366
Ismail, J.S., 2016. Perifiton Pada Daun Lamun Thalassia Hemprichii dan Cymodocea Rotundata di Kampung Kampe Desa Malang Rapat, Tanajung Pinang. Skripsi. : Jurusan Ilmu Kelautan , Fakultas Ilmu kelautan dan perikanan.
Israwati. I.J., Effendy, dan A.B. Patadjai. 2018. Komposisi Jenis dan Kepadatan Bentik Diatom pada Kolektor dan Kaki atau Otot Abalon (Haloitis asinina) yang Dipelihara di Kawasan Sistem IMTA (Integrated Multi Trophic Aqacuture) Out Door. Jurnal Media Akuatika. 3(1): 544-555.
Kawaroe, M., T. Partono, A. Sunuddin, D.W. Sari, dan Agustine, D. 2010. Mikroalga Potensi dan Pemanfaatannya Untuk Produksi Bio Bahan Bakar. IPB Press. Bogor.
Kersen, P., J. Kotta, M. Bucas, and Kolesova, N.. 2011. piphytes and Associated Fauna on the Brown Alga Fucus Vesiculosus in the Baltic and the North Seas in Relation to Different Abiotic and Biotic Variables, Journal Marine Ecologigy. 32(1): 87-95.
Mabrouk, L., M.B. Brahim, A. Hamza, M. Mahfoudhin, and M.N. Bradai. 2014. A Comparison of Abundance and Diversity of Epiphytic Microalgal Assemblages on the Leaves of the Seagrasses Posidonia oceanica (L.) and Cymodocea nodosa (Ucria) Asch in Eastern Tunisia. Journal Marine Biology. 1-10.
Martoni, P., A. Pratomo, dan R.D. Putra. 2016. Identifikasi Mikroalga Epifit Pada Daun Lamun (Enhalus acoroides) di Perairan Senggarang Kota Tanjung Pinang, Skripsi. Riau : Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Odum, E.P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi, Universitas Gajah Mada Press, Yokyakarta.
Omura, T., M. Iwataki, V.M. Borja, Takayama, H, and Y. Fukuyo. 2012. Marine Phytoplankton of the Western Pacific. Kouseisha Kouseikaku Co. Ltd. Japan. 160pp
Pigawati, B. 2005. Identifikasi Potensi dan Pemetaan Sumberdaya Pesisir Pulau-Pulau Kecil dan Laut Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, Jurnal Ilmu Kelautan. 10(4): 229-236.
Rafaelina, M., Y. Rustam, dan S. Amini. 2016. Pertumbuhan dan Aktifitas Antioksidan dari Mikroalga Prophyridium cruentum dan Chlorella sp. Jurnal. Bioma. 12(1): 1-10.
Rahman, E.C., Masyamsir, dan A. Rizal. 2016. Kajian Variabel Kualitas Air dan Hubungannya Dengan Produktivitas Primer Fitoplankton di Perairan Waduk Darma Jawa Barat. Jurnal Perikanan Kelautan. 7(1): 93-102.
Rosada, K.K., Sunardi, T.D.K. Pribadi, dan S.A. Putri. 2017. Struktur Komunitas Fitoplankton Pada Berbagai Kedalaman di Pantai Timur Pananjung Pangandaran. Jurnal Biodjati. 2(1): 30-37.
Sagala, E.P. 2013. Dinamika dan Komposisi Chlorophyceae pada Kolam Pemeliharaan Ikan Gurame berumur satu tahun dalam Kolam Permanen di Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Jurnal Semirata. 235-242.
Sediadi, A. 2014. Dominasi Cyanobacteria Pada Musim Peralihan Di Perairan Laut Banda dan Sekitarnya. Jurnal Makara, Sains. 8(1): 1-14
Simanjuntak, M. 2009. Hubungan Faktor Kimia, Fisika Terhadap Distribusi Plankton di Perairan Belitung Timur, Bangka Blitung, Jurnal Fish. Sci. 10(1): 31-45.
Simanjuntak, M. 2012. Kualitas Air Laut Ditinjau Dari Aspek Zat hara, Oksigen Terlarut dan pH di Perairan Banggai, Sulawesi Tengah. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan. 4(2): 290-303.
Sukiman, A. Muspiah, S.P. Astuti, H. Ahyadi, and E. Aryanti. 2014. Keanekaragaman dan Distribusi Spesies Makroalga di Wilayah Sektor Lombok Barat. Jurnal UNRAM., 18(2): 71-81.
Syafriani, R., W.R. Melani, dan T. Apriadi. 2018. Pola Sebaran Unsur Hara dan Dinoflagellata di Muara Sei Terusan Tanjungpinang. Jurnal Ilmiah.1-14
Totti, C., M. Poulin, T. Romagnoli, C. Perrone, C. Pennesi, and M.D. Stefano. 2009. Epiphytic Diatom Communities on Intertidal Seaweeds from Iceland. Journal Polar Biol. 32: 1681-1691