Kondisi Arus Musim Barat di Perairan Pantai Kijing Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v4i1.42967Keywords:
Elevasi muka air laut, arus, Perairan Pantai Kijing, RMA-2Abstract
Model Hidrodinamika Resources Management Associates- 2 (RMA-2) diaplikasikan untuk mempelajari kondisi arus di perairan pantai Kijing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kondisi arus pada kondisi puncak musim barat. Masukan model adalah data elevasi pasang surut yang diberikan pada bagian batas model, data batimetri perairan serta data angin. Verifikasi model dilakukan dengan membandingkan hasil model terhadap pengukuran di lapangan yang diperoleh nilai Root Mean Square Error (RMSE) elevasi 0,192 dan arus 0,019. Nilai RMSE untuk elevasi menunjukkan perkiraan yang sesuai dengan data pengukuran, sedangkan pada kecepatan arus hasil model memiliki perkiraan yang lebih kecil dari data pengukuran. Berdasarkan hasil simulasi model, elevasi muka air laut terendah dan tertinggi pada musim barat sebesar -0,7105 dibawah tinggi muka air laut rata-rata dan 0,9306 m diatas tinggi muka air laut rata-rata. Kecepatan dan arah arus saat surut menuju pasang berkisar antara 0,004 s.d. 0,016 dengan arah cenderung ke barat laut hingga timur dan saat pasang tertinggi berkisar antara 0,033 s.d. 0,034 dengan arah bergerak ke timur tenggara. Selanjutnya kecepatan dan arah arus saat pasang menuju surut berkisar antara 0,044 s.d. 0,048 dengan arah bergerak ke timur tenggara, dan saat surut terendah 0,046 s.d. 0,053 juga arah timur tenggara.
References
Ardiani, D., F. Susanti, Yulianti, Muliadi dan A.A. Kushadiwijayanto. 2017. Pola Pasang Surut Komponen Semi Diurnal di Teluk Tambelan Provinsi Kepulauan Riau. Prisma Fisika. 7(2): 87- 93.
Cenne, A.A. 2016. Study Karakteristik Sedimen dan Morfologi Dasar Muara Sungai Jeneberang. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan. 2010. Studi Kelayakan (FS) Lokasi Kawasan Pelabuhan Internasional Sungai Kunyit, Kabupaten Pontianak. Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. Jakarta.
Franchitika, R. 2017. Tutorial Penggunaan Software SMS 11.1 Modul RMA2 Untuk Menganalisa Pola Pergerakan Arus di Pelabuhan Belawan. Jurnal Education Building. 3(1): 73-83.
Hadikusumah. 2009. Karakteristik Gelombang dan Arus di Eretan, Indramayu. MAKARA. 13(2).
Hadi, S. 2006. Arus Laut. Bandung: Institut Teknologi Bandung (ITB).
Jumarang, M.I., Muliadi., S. Ningsih, Nining., S. Hadi, dan D. Martha. 2011. Pola Sirkulasi Arus dan Salinitas Perairan Estuari Sungai Kapuas Kalimantan Barat. Positron. 1(1): 36- 42.
Kushadiwijayanto, A.A. Apriansyah, dan N. Idiawati. 2017. Pemodelan Arus Musiman Di Perairan Lemukutan Kalimanatan Barat, Di dalam: Maison, Feri Tiona Pasaribu, Ahmad Syarkowi, Evtita, Novferma, Rosi Widia Asiani, Aulia UI Millah, Martina Asti Rahayu (ed). Peran Sains, Teknologi dan Pendidikan MIPA dalam Menopang Sains Park, Teknopark, serta Gepopark Berbasis Agroindustri dan Lingkungan. PROSIDING SEMIRATA 2017 bidang MIPA BKS- PTN Wilayah Barat. Jambi, Indonesia. 12-14 Mei 2017. 1034-1040.
Mustain, M. 2009. Analisa Pola Arus Pasang Surut Pada Alur Pelayaran Tanjung Perak Di Selat Madura. Di dalam: Seminar Nasional Teori dan Aplikasi Teknologi Kelautan. Surabaya, Indonesia. 17 Desember 2009. 45-52.
Suandi. 2016. Analisis Pola Sirkulasi Arus di Perairan Pantai Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.