Distribusi Horizontal Karang Jamur (Scleractinia: Fungiidae) di Perairan Pulau Kabung Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat

Authors

  • Muhamad Sulthaanan Saputra Program Studi Biologi, FMIPA Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
  • Junardi Junardi Program Studi Biologi, FMIPA Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
  • Firman Saputra Program Studi Biologi, FMIPA Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/lkuntan.v4i3.47315

Keywords:

Distribu, karang jamur, Pulau Kabung

Abstract

Karang jamur (Fungiidae) ditemukan di perairan Indonesia sebanyak 29 spesies salah satunya berada di wilayah perairan pulau Kabung, Kalimantan Barat. Hingga saat ini belum tersedia data apapun terkait spesies dan sebaran Karang Jamur yang berada di wilayah perairan Pulau Kabung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data tentang distribusi dan faktor lingkungan yang mempengaruhi karang jamur. Penelitian dilakukan pada bulan Juli"“September 2019 dengan menggunakan metode (transek sabuk). Kepadatan karang jamur yang ditemukan di perairan Pulau Kabung berkisar antara 0,01"“0,05 ind/m ², kepadatan relatif berkisar 7,62"“32,88%, frekuensi kehadiran 66,67"“100%. Pola sebaran karang jamur di perairan Pulau Kabung termasuk dalam kategori mengelompok (Cycloseris vaughani, Fungia fungites, Fungia horrida dan Fungia spinifer) dan acak (Fungia scabra). Faktor lingkungan yang mempengaruhi distribusi karang jamur di perairan Pulau Kabung seperti kecerahan, oksigen terlarut, kalsium, dan alkalinitas.

References

Abe, N. 1937. Post-larval Development of The Coral Fungia actiniformis varietas. Palau Tropical Biological Station Studies. (1):73-93.

Chadwick, N.E. 1988. Competition and Locomotion in a Free-living Fungiid Coral. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology. (123):189-200

Chadwick, N.F and Y, Loya. 1992. Migration, habitatuse and competition among mobil corals (Scleractinia: Fungiidae) in the gulf of eilat, red sea. Marine Biology. (114):617-623.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat. 2005. Master Plan Kawasan Konservasi Laut Daerah Kabupaten Bengkayang. Pontianak: DKP Kalbar

English, S., Wilkinson., C and Baker., V. 1997. Survey Manual for Tropical Marine Resources 2nd ed. Australia: Australian Institute of Marine Science Townsville.

Goffredo S., Chadwick and Furman, 2003. Comparative Demography of Mushroom Corals (Scleractinia:Fungiidae) at Eilat. Marine Biology. (142):411-418.

Hermanto, B. 2013. Keanekaragaman Karang Jamur (Fungiidae) di Perairan Pulau Siladen. Jurnal Ilmiah Platax. 1(4):158-166

Hoeksema, B.W. 1989. Taxonomy, Phylogeny and Biogeography of Mushroom Corals (Scleractinia Fungiidae). Zoologische Verhandelingen. (254):1-295.

Hoeksema, B.W. 2012. Distribution Patterns of Mushroom Corals (Scleractinia: Fungiidae) Across the Spermonde Shelf. The Raffles Bulletin of Zoology. (1):183–212.

Hoeksema, B.W & Benzoni. 2013. Multispecies Aggregation of Mushroom Corals in The Gambier Island. Coral reefs. (32):10-41.

Hoeksema, B.W., Obura, D.O., Wood, E., Rogers, A & Quibilan, MC. 2014. Fungia fungites, The IUCN Red List of Threatened Species.

Keen, S,L. 1987. Recruitment of Aurelia aurita (Cnidaria:Scyphozoa) Larvae is Position-dependent, and Independent of Conspecific Density, Within a Settling Surface. Marine Ecology Progress Series. (35):151-160.

Krupp, F. 1983. Fishes of Saudi Arabia, Freshwater Fishes of Saudi Arabia and Adjacent Regions of The Arabian Peninsula. Fauna of Saudi Arabia. (5):568-604.

Micheal, P. 1948. Metode Ekologi Untuk Penyelidikan dan Laboratorium. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Mampuk, F.H., Tioho dan J.D. Tusen. 2013. Distribusi Vertikal Dan Kepadatan Karang Fungiidae Di Perairan Malalayan. Jurnal Pesisir dan Laut. 1(1):41 – 44.

Nugraha, W.A. 2004. Distribusi dan Struktur Populasi Karang Soliter Fungia Fungites di Pulau Burung, Pulau Cemara, Kecil dan Pulau Menjangkan Kecil (Kepulauan Karimunjawa). Ilmu Kelautan. 3(9):174-179.

Nyabkken, J.W. 1992. Biologi Laut, Suatu Pendekatan Ekologi. Jakarta: Gramedia.

Odum, H.T. 1992. Ekologi Sistem Suatu Pengantar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Souhoka J. 2016. Struktur Komunitas Karang Jamur (Fungiidae) di Perairan Pulau Haruku. Biota. 2(1):51-61

Subhan, B., Rahmawati, F., Arafat, D dan N.A. Bayu. 2011. Kondisi kesehatan karang Fungiidae di perairan Pulau Pramuka. Jurnal Teknologi Perikanan dan kelautan. 2 (1):41-50.

Suharsono and Yosephine 1994. Perbandingan Kondisi Terumbu Karang di Pulau Nyamuk Besar dan Pulau Onrust Tahun 1929, 1985 dan 1993 dengan Hubungannya dengan Perubahan Peraiaran di Teluk Jakarta. Prosiding Seminar Pemantauan Pencemaran Laut, Jakarta, Indonesia. 7 September 1994.

Suharsono, 2010. Jenis-Jenis Karang Di Indonesia. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia COREMAP Program.

Tarumingkeng, R.C. 1994. Dinamika Populasi : Kajian Ekologi Kuantitatif. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan dan Universitas Kristen Krida Wacana.

Veron, JEN. 1986. Corals of Australia and The Indo-Pacific. Australia: Angus and Robertson Publisher

Vizel, M.E., Winter., K & Loya. 2009. Mushroom Coral Regeneration from a Detach Stalk. Coral Reefs. 939(28): 9-29.

Wilkinson, C. 2004. Status of coral reefs of the world. Australian Institute of Marine Science. Australia: Australian Institute of Marine Science.

Yamashiro, H. and K, Yamazato. 1996. Morphological studies of the soft tissues involved in skeletal dissolution in the coral Fungia fungites. Coral Reefs. (15):177–180

Downloads

Published

2021-10-31

Issue

Section

Articles