Analisis Kandungan Logam Berat Pb, Cd dan Hg pada Ikan di Pantai Samudra Indah Kabupaten Bengkayang
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v4i3.47696Keywords:
Logam Berat, Ikan, Pantai Samudra IndahAbstract
Perairan Pantai Samudra Indah dipengaruhi oleh aktivitas manusia seperti aktivitas rumah tangga, perikanan, pelayaran dan aktivitas industri PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). Limbah yang dihasilkan dari aktivitas industri PLTU mengandung bahan yang membahayakan bagi lingkungan. Keberadaan PLTU di kawasan Pantai Samudra Indah berpotensi melepaskan logam berat ke perairan. Logam berat dapat bersumber dari batubara yang digunakan sebagai bahan bakar PLTU. Analisis kandungan logam berat pada sampel ikan menggunakan metode Spektrometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam berat Pb pada sampel ikan adalah <0,0204 μg/g, logam berat Cd berada pada kisaran 0,0337 "“ 0,0572 μg/g dan logam berat Hg pada kisaran <0,0138 "“ 0,2347 μg/g. Nilai Maximum Tolerable Intake atau batas konsumsi maksimum agar tidak keracunan logam berat Pb, Cd dan Hg untuk orang dengan berat badan 50-80 kg adalah 0,34 "“ 0,54 kg per minggu untuk ikan kelarau (Selaroides leptolepis), 5-79 "“ 9,27 kg per minggu untuk ikan kambing (Choerodon rubescens), ikan ketang (Scatophagus argus) dan ikan kerapu (Epinephelus amblycephalus).
References
Aksari, Y.D., D. Perwitasari, dan N.A. Butet. 2015. Kandungan Logam Berat (Cd, Hg, dan Pb) pada Ikan Sapu-sapu Pterygoplichthys pardalis (Castelnau, 1855) di Sungai Ciliwung. Jurnal Ikhtiologi Indonesia., 15(3): 257-266.
Allen, G., R. Steene, P. Humann, N. Deloach. 2003. Reef Fish Identification: Tropical Pacific, New World Publications, Florida.
Asyiawati, Y. dan L.S. Akliyah. 2014. Identifikasi Dampak Perubahan Fungsi Ekosistem Pesisir terhadap Lingkungan di Wilayah Pesisir Kecamatan Muaragembong, Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota., 14(1): 1-13.
Azhar, H., I. Widowati, dan J. Suprijanto. 2012. Studi Kandungan Logam Berat Pb, Cu, Cd, Cr pada Kerang Simping (Amusium pleuronectes), Air dan Sedimen di Perairan Wedung, Demak Serta Analisis Maximum Tolerable Intake pada Manusia. Journal of Marine Research. 1(2): 35-44.
Azizah, D. 2017. Kajian Kualitas Lingkungan Perairan Teluk Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Journal Dinamika Maritim. 6(1): 47-53.
Badan Standarisasi Nasional, 2009, Batas Maksimum Cemaran Logam Berat dalam Pangan. SNI 7387:2009, Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2011, Cara Uji Kimia-Bagian 5: Penentuan Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Produk Perikanan, SNI 2354.5:2011, Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2016, Cara Uji Kimia-Bagian 6: Penentuan Kadar Logam Berat Merkuri (Hg) pada Produk Perikanan, SNI 2354.6:2016, Jakarta.
Barokah, G.R., Dwiyitno dan I. Nugroho. 2019. Kontaminasi Logam Berat (Hg, Pb dan Cd) dan Batas Aman Konsumsi Kerang Hijau (Perna viridis) dari Perairan Teluk Jakarta di Musim Penghujan, Journal Kelautan dan Perikanan. 14(2): 95-106.
Firman, F., M. Rizhan, dan A.A. Sahidi. 2020. Analisis Kandungan Logam Berat Abu Batubara PLTU Bangko Barat Kab. Muara Enim Sumatera Selatan. Journal of Science and Engineering. 3(1): 10-16.
Indirawati, S.M., 2017, Pencemaran Logam Berat Pb dan Cd dan Keluhan Kesehatan pada Masyarakat di Kawasan Pesisir Belawan, J. Jumantik., 2(2): 54-60.
Jannati, A.R., W. Wijaningsih, Y. Setiadi. 2014. Identifikasi Kandungan Timbal (Pb) pada Ikan yang Dijual oleh Pengepul Ikan Sungai Donan Cilacap. Jurnal Riset Gizi. 67-71.
KEPMEN LH No. 51, 2004, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Tentang Baku Mutu Air Laut, MENLH, Jakarta.
Kusumaningtyas, M.A., R. Bramawanto, A. Daulat, W.S. Pranowo. 2014. Kualitas Perairan Natuna pada Musim Transisi. Jurnal Departemen Perikanan.. 3(1): 10-20.
Mustafa, A., R. Asaf, Kamariah, I.N., Radiarta. 2021. Konsentrasi dan Status Mutu Logam Berat dalam Air dan Sedimen di Kawasan Pesisir Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 13(1): 185-200.
Nurhayati, D. dan D.A. Putri. 2019. Bioakumulasi Logam Berat pada Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Cirebon Berdasarkan Musim yang Berbeda. Journal Akuatika Indonesia. 4(1): 6-10.
Suryanti, S. Rudiyanti, S. Sumartini. 2013. Kualitas Perairan Sungai Seketak Semarang berdasarkan Komposisi dan Kelimpahan Fitoplankton, Journal of Management of Aquatic Resources. 2(2): 38-45.
Syauqiah, I., M. Amalia, dan H.A. Kartini. 2011. Analisis Variasi Waktu dan Kecepatan Pengaduk pada Proses Adsorpsi Limbah Logam Berat dengan Arang Aktif. Journal Info Teknik. 12(1): 11-20.
Ukhty, N., H. Nufus, A. Rozi, dan I. Khairi. 2020. Studi Kandungan Logam Berat pada Kerang Lokan (Geloina erosa) di Perairan Aceh Barat. Jurnal IPB. 23(1): 77-85.
Wunani, D.; Nursinar, S. dan Kasim, F., 2013, Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Botutonou, Kecamatan Kabila Bone. Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan., 1(2): 89-94.
Yulisa, E. N., Y. Johan, dan D. Hartono. 2016. Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Ekowisata Pantai Kategori Rekreasi Pantai Laguna Desa Merpas Kabupaten Kaur. Jurnal Enggano. 1(1): 97-111.
Yusuf, M., B. Hamzah, N. Rahman. 2013. Kandungan Merkuri (Hg) dalam Air Laut, Sedimen, dan Jaringan Ikan Belanak (Liza melinoptera) di Perairan Teluk Palu. Jurnal Akademika Kimia., 2(3): 140-145.