Analisis Kelangsungan Hidup (Survival Rate) Hasil Transplantasi Terumbu Karang terhadap Perbedaan Kedalaman di Perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v8i3.94462Keywords:
Kedalaman, Web Spider, Kelangsungan Hidup, Pulau TikusAbstract
Pulau Tikus merupakan pulau yang terletak di dalam wilayah administratif Kota Bengkulu. Pulau Tikus dikelilingi oleh terumbu karang yang luas sehingga mampu melindungi daratan pulau dari abrasi yang disebabkan oleh gelombang. Metode transplantasi karang yang digunakan ialah metode web spider, metode ini menjadi salah satu teknik rehabilitasi karang yang paling berhasil. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kelangsungan hidup terumbu karang dengan metode web spider dengan kedalaman yang berbeda perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu. Pada penelitian yang telah dilakukan, didapat untuk hasil pertumbuhan rata-rata panjang fragmen karang pada kedalaman 3 meter adalah 0,51 mm/2 minggu. Sedangkan, untuk pertumbuhan panjang fragmen pada kedalaman 5 meter ialah 0,91 mm/2 minggu. Selanjutnya untuk pertumbuhan lebar dari fragmen karang pada kedalaman 3 meter adalah 1,40 mm/2 minggu dan kedalaman 5 meter 0,36 mm/2 minggu. Transplantasi terumbu karang dengan metode web spider di Perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu memiliki tingkat kelangsungan hidup (survival rate) berkisar antara 83-91,67% kedalaman 3 meter dan 75-87,50% pada kedalaman 5 meter.References
Afriandi, D., A. Trianto, D.P. Wijayanti. 2012. Pengaruh Hym-248 terhadap Metamorfosis Planula Karang Acropora spp di Pulau Sambangan, Kepulauan Karimunjawa. Journal of Marine Research. 1(2): 109-117.
Aprillita, R. dan O.M. Luthfi. 2019. Studi Hubungan Kecepatan Arus dan Life Form Karang di Bangsring Underwater (BUNDER) Banyuwangi Berdikari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. 2(1): 30–33.
As-syakur, A.R. dan D.B. Wiyanto. 2016. Studi Kondisi Hidrologis Sebgai Lokasi Penempatan Terumbu Buatan di Perairan Tanjung Benoa Bali. Jurnal Kelautan. 9(1): 85–95.
Ayyub, F. R., A. Rauf, A. Asni. 2018. Strategi Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang Di Wilayah Pesisir Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 4: 457-468.
Bakhtiar, D. dan Z. Ta’alidin. 2015. Laporan Kajian Identifikasi Terhadap Kondisi Pulau Tikus. Bengkulu: Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu.
Barus, B.S., T. Prartorno, D. Soedarma. 2018. Pengaruh Lingkungan Terhadap Bentuk Pertumbuhan Terumbu Karang di Perairan Teluk Lampung. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 10(3): 699-709.
Beger, M., G.P. Jones, P.L. Munday. 2003. Conservation of Coral Reef Biodiversity: A Comparison of Reserve Selection Procedures for Corals and Fishes. Biological Conservation. 111(1): 53-62.
Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Effendie, M. I. 1979. Metoda Biologi Perikanan. Cetakan Pertama. Bogor: Yayasan Dewi Sri.
Fikri, M., A. Isdianto, O.M. Luthfi. 2021. Kondisi Lingkungan Perairan (Fisika Oseanografi) Di Sekitar Terumbu Buatan (Artificial Reef) Di Pantai Damas Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Journal of Marine and Coastal Science. 10(1): 35-47.
Firihu, M.Z., V.I. Variani, I. Nurjannah, A. Takwir. 2022. Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Menggunakan Metode Rangka Spider-Web. Jurnal Pengabdian Meambo. 1(1): 47-55.
Guntur. 2011. Ekologi Karang Pada Terumbu Buatan. Bogor: Ghalia Indonesia.
Haris, A., A. Tahir, A.I. Burhanuddin, M.F. Samawi, R. Tambaru, S. Werorilangi, A. Faizal. 2017. Sintasan Dan Pertumbuhan Transplantasi Karang Hias Acropora Sp Di Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde. 2(3): 1-8.
Iswandi, A. Joni, H Pratomo, Irawan. 2015. Laju Pertumbuhan dan Tingkat kelangsungan hidup Karang Acropora Formosa Hasil Trasplantasi Pada Kedalaman Berbeda. Repository UMRAH.
Juhi, Z.S. K.A. Rabbani. 2018. The Effect of Increased Temperature and Coral Acclimation of Sinularia dura. Earth and Environmental Science. 171: 1-5.
Juliani, R., Rahmatsyah. 2011. Pola penentuan parameter kerusakan te rumbu karang di daerah Sibolga. Jurnal Penelitian Saintika, 11(1): 53-65.
Johan, O. 2002. Tingkat Keberhasilan Transplantasi Karang Batu Pada Lokasi Berbeda di Gugusan Pulau Pari Kepulauan Seribu Jakarta. Tesis. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Luthfi, O.M., P.T. Anugrah. 2017. Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Bawean. Depik. 6(1):9-22.
Machendiranathan, M., L. Senthilnathan, R. Ranith, A. Saravanakumar, T. Thangaradjou, S.B. Choudhry, S.K. Sasamal. 2016. Trend in Coral-Algal PHase Shift in the Mandapam Group of Islands, Gulf of Mannar Marine BiospHere Reserve, India. Journal of Ocean University of China. 15(6): 1080–1086.
Mainassy, M.C. 2017. Pengar uh Parameter Fiska Dan Kimia Terhadap Kehadiran Ikan Lompa (Thryssa Baelama ForsskåL) Di Perairan Pantai Apui Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Perikanan UGM. 19(2): 61-66.
Malik, A., L. Anzani. 2023. Pengaruh Perbedaan Modul Transplantasi Karang Terhadap Pertumbuhan Karang di Pulau Pramuka. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan. 4(2): 90-103.
Moira, V. S., O.M. Luthfi. A. Isdianto. 2020. Analisis Hubungan Kondisi Oseanografi Kimia terhadap Ekosistem Terumbu Karang di Perairan Damas, Trenggalek, Jawa Timur. Journal of Marine and Coastal Science. 9(3): 113-126.
Mompala, K., A.B. Rondonuwu, U.N.W.J. Rembet. 2017. Laju Pertumbuhan Karang Batu Acropora sp. yang Ditransplantasi Pada Terumbu Buatan di Perairan Kareko Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung. Jurnal Ilmiah Platax. 5(2): 234-42.
Muqsit, A., D. Purnama, Z. Taaladin. 2016. Struktur komunitas terumbu karang di Pulau Dua Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Enggano. 1(1): 75–87.
Naiu, C. A., F.M. Sahami, S.N. Hamzah. 2014. Kondisi Terumbu Karang di Perairan Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 2(1): 33-39.
Nybakken, J.W. 1992. Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. Jakarta: PT. Gramedia.
Nybakken, J.W. 2018. Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. Jakarta: PT. Gramedia.
Ompi, B. N., U.N.J.W. Rembet, A.B. Rondonuwu. 2019. Coral reef conditions of Hogow and Dakokayu Islands Southeast Minahasa Regency. Jurnal Ilmiah PLATAX, 7(1):186-192.
Onaka, S., Prasetyo, R., Endo, S.I. Yoshii. 2013. Large-scale coral transplantation in artificial substrates at a shallow lagoon in Kuta Beach, Bali, Indonesia. Journal of Coral Reef Studies, 336–342.
Pangaribuan, T.H., C. Ain, P. Soedarsono. 2013. Hubungan Kandungan Nitrat dan Fosfat dengan Densitas Zooxanthellae pada Polip Karang Acropora sp. di Perairan Terumbu Karang Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa. Jurnal of Maquares 2(4): 136-145.
Prameliasari, T.A., Munasik, D.P. Wijayanti. 2012. Pengaruh Perbedaan Ukuran Fragmen dan Metode Transplantasi Terhadap Pertumbuhan Karang Pocillopora damicornis di Teluk Awur, Jepara. Journal Of Marine Research. 1(1): 159-168.
Prasetyo, A.B.T., L.P.S. Yuliadi, S. Astuty, D.J. Prihadi. 2018. Keterkaitan tipe substrat dan laju sedimentasi dengan kondisi tutupan terumbu karang di perairan Pulau Panggang, Taman Nasional Kepulauan Seribu. Jurnal Perikanan Kelautan, 9(2):1-7.
Putra, A.E., Najamuddin, M.A.I. Hajar. 2013. Pengaruh Arah dan Kecepatan Arus terhadap Hasil Tangkapan Jaring Perangkap Pasif (Set Net) di Teluk Mallasoro, Jeneponto. Jurnal Sains & Teknologi. 13(3): 257–263.
Rahmah, Y., Nursalam, D. Salim. 2021. Analisis laju Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Karang Transplantasi di Perairan Karang Madani. Jurnal Kelautan. 5(1).
Rampengan, R. M. 2013. Amplitudo Konstanta Pasang Surut M2, S2, K1, dan O1 Di Perairan Sekitar Kota Bitung Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Platax, 1(3):118–124.
Rani, C., A. Tahir, J. Jompa, A. Faisal, S. Yusuf, S. Werorilangi, A. Arniati. 2017. Keberhasilan Rehabilitasi Terumbu Karang Akibat Peristiwa Bleaching Tahun 2016 dengan Teknik Transplantasi. Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde. 3(1): 13-19.
Ricker, W.E. 1975. Computation and interpretation of biological statistic of Fish Population. Bulletin of Fish Research Board of Canada. 119: 382.
Siahainenia, L., S.F. Tuhumury, P.A. Uneputty, N.C. Tuhumury. 2019. Survival and growth of transplanted coral reef in lagoon ecosystem of Ihamahu, Central Maluku, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 339: 1-5.
Smith, A., N. Cook, K. Cook, R. Brown, Woodgett, R., J. Veron, V. Saylor. 2021. Field Measurements of a Massive Porites coral at Goolboodi (OrpHeus Island), Great Barrier Reef. Scientific Reports. 11(1): 1–6.
Sidabutar, E.A., A. Sartimbul, M. Handayani. 2019. Distribusi Suhu, Salinitas dan Oksigen Terlarut Terhadap Kedalaman di Perairan Teluk Prigi Kabupaten Trenggalek. Journal of Fisheries and Marine Research. 3 (1): 46 – 52.
Soedharma, D. 2008. Teknologi Fragmentasi Buatan Karang (Caulastrea furcata dan Cynarina lacrimalis) dalam Upaya Percepatan Pertumbuhan pada Kondisi Terkontrol. Jurnal Natur Indonesia. 10(2): 76-82.
Soong, K., T. Chen. 2003. Coral Transplantation: Regeneration and Growth of Acropora Fragments in a Nursery. Restoration Ecology. 1: 62-71.
Subhan, M.A. 2020. Laju pertumbuhan terumbu karang acropora loripes menggunakan metode transplantasi modul rangka spider di perairan Desa Les Kabupaten Buleleng, Bali. Tesis. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Suhendar, D.B., O. Johan, Idris, S. Yusri, H.H. Madduppa. 2020. Laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup transplantasi karang genera Porites dan Montipora di Pulau Tunda, Banten. Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan ke-VII, 2020 Universitas Nusa Cendana. Kupang, Nusa Tenggara Timur. November 2022. 1-11.
Supriharyono. 2000. Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang. Jakarta: Penerbit Djambatan.
Tanamal, Y., S.F. Tuhumury, M. Sangaji. 2019. Analisis kesesuaian dan daya dukung daerah rehabilitasi laguna besar dan slope reef laguna Kipuo, Negeri Ihamahu. Jurnal TRITON, 15(1):21-29.
Thamrin. 2006. “Karang” Biologi Reproduksi dan Ekologi. Pekanbaru: Minamandiri Pres.
Tioho. H., C.P. Paruntu, H. Patrich. 2013. Ketahanan Hidup dan Laju Pertumbuhan Karang Sceleractinia yang Ditransplantasi pada Rataan Terumbu Perairan Kalasei, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Aquatic Science and Managemet. 1(2): 111 116.
Tito, C.K., E.E. Ampou, N. Widagti, I. Triyulianti. 2013. Kondisi pH dan Suhu pada Ekosistem Terumbu Karang di Perairan Nusa Penida dan Pemuteran, Bali. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.
Triwibowo, A. 2023. Strategi Pengolahan Ekosistem Terumbu Karang di Wilayah Pesisir. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan. 1: 61-66.
Wibisono, M.S. 2005. Pengantar Ilmu Kelautan. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Williams, S.L., C. Sur, N. Janetski, J.A. Hollarsmith, S. Rapi, L. Barron, S.J. Heatwhole, A.M. Yusuf, S. Yusuf, J. Jompa, F. Mars. 2018. Large-Scale Coral Reef Rehabilitation after Blast Fishing in Indonesia. The Journal of the Society for Ecological Restoration. 27(2): 1-10.
Winarno, G.D., E.L. Widiastuti, A. Setiawan, B.S. Dewi. 2021. Polarisasi Persepsi Stakeholder terhadap Pengembangan Ekowisata Lampung Mangrove Center Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur. Jurnal Hutan Tropis. 9(3).
Yusuf, M., G. Handoyo, Muslim, S.Y. Wulandari, H. Setiyono. 2012. Karakteristik pola arus dalam kaitannya dengan kondisi kulaitas perairan dan kelimpahan fito plankton diperairan kawasan taman nasional laut nasional Laut Karimunjawa. Buletin Oseonografi Marina. 1(5): 63-74.
Zainuddin, M., D. Priosambodo, A. Ambeng, M. Al Anshari. 2023. Analisis Pertumbuhan Hewan Karang Jenis Acropora sp. Pada Media Transplan Gantung Dan Spider. BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 5(2): 29-38.
Zamdial, D., D. Bakhtiar, Y. Hartono, M.A.F. Johan, N.E. Utami, M.D. Herliany, A. Wilopo, A. Anggoro, A. Muqsit, Sugara. 2022. Studi Struktur Komunitas Ikan Karang di Karang Bayang dan Karang Lebar Perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu. Jurnal Enggano. 7(1): 106-120.