Studi Kesesuaian dan Arah Strategis Pengelolaan Pengembangan Wisata Pantai di Pulau Sebesi
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v8i2.94856Keywords:
Wisata Pantai, Analisis SWOT, Indeks Kesesuaian WisataAbstract
Pulau Sebesi di Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata bahari berkelanjutan karena kekayaan ekosistem laut, topografi unik, serta letaknya yang strategis dekat Gunung Anak Krakatau. Meski demikian, pengelolaan wisata di pulau ini masih menghadapi berbagai hambatan, seperti kurangnya infrastruktur, rendahnya promosi, dan belum adanya perencanaan berbasis data. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi atau menilai tingkat kesesuaian lahan untuk kebutuhan wisata pantai sekaligus merancang strategi pengembangan yang sesuai. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi langsung serta wawancara kuesioner. Analisis data dengan pengukuran Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) dan analisis SWOT dengan matriks IFAS dan EFAS. Nilai IKW pada Stasiun 1 tercatat 2,245, Stasiun 3 sebesar 2,415, dan Stasiun 4 sebesar 2,32, ketiganya termasuk kategori sesuai. Sementara Stasiun 2 sebesar 2,9 termasuk kategori sangat sesuai. Berdasarkan SWOT, Pulau Sebesi berada pada kuadran III. Hal ini berarti strategi yang direkomendasikan adalah WO (memanfaatkan peluang dengan mengurangi kelemahan). Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi peningkatan promosi digital, pelatihan sumber daya manusia lokal, dan kolaborasi multipihak untuk perencanaan pengelolaan terpadu. Hasil kajian menunjukan bahwa Pulau Sebesi berpeluang besar menjadi destinasi ekowisata unggulan jika pengelolaannya diarahkan secara tepat dan partisipatif.References
Angelica, N. dan S. Rosanto. 2024. Analisis Pengembangan Daya Tarik Wisata Dalam Komponen 4A: Studi Kasus Objek Wisata Danau Pading Desa Perlang. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan). 7(6): 6106–6113.
Delita, F. Elfayetti, Sidauruk. 2017. Analisis SWOT untuk Strategi Pengembangan Obyek Wisata Pemandian Mual Mata Kecamatan Pemantang Bandar Kabupaten Simalungun. Jurnal Geografi. 9(1): 41-52.
Johan, Y. 2016. Analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata bahari Pulau Sebesi, Provinsi Lampung. Depik. 5(2): 41–47.
Kontu, T.M., O. Lintong, V.L. Sambeka, D.R.S. Oroh, E. Rasjid. 2024. Kesesuaian Sumber Daya Pantai Pulisan Untuk Wisata Rekreasi Pantai Berkelanjutan. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis. 12(3): 163-169.
Meyresta, L., M.I. Fasa, M.I., S. Suharto. 2022. Etika Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan dalam Perspektif Islam. Jurnal Etika dan Lingkungan. 5(2): 123–135.
Riskianingrum, D. dan H. Yogaswara. 2022. The Fading of Disaster Memory in Pulau Sebesi: A Historical Construction. E3S Web of Conferences, 340(05008), 1–11. The 13th Aceh International Workshop and Expo on Sustainable Tsunami Disaster Recovery (AIWEST-DR 2021), Human Security, Pandemic, and Communicable Disease.
Wiryawan, B., I. Yulianto, B. Haryanto. 2002. Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Pulau Sebesi. Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Penerbitan Khusus Proyek Pesisir. Coastal Recources Center- University of Rhode Island.
Yulianda, F. 2019. Ekowisata Perairan: Suatu Konsep Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Air Tawar. Bogor, Indonesia: IPB Press.