Analisis Laju Sedimentasi di Perairan Sekitar Muara Sungai Sampara, Kabupaten Konawe

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/lkuntan.v8i3.95715

Keywords:

Laju Sedimentasi, Sedimen Lumpur, Parameter Lingkungan, Muara Sungai Sampara, Konawe

Abstract

Perairan sekitar Muara Sungai Sampara di Kabupaten Konawe merupakan salah satu kawasan transisi antara daratan dan lautan yang berpotensi mengalami sedimentasi akibat tekanan dari aktivitas industri, khususnya pertambangan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju sedimentasi, karakteristik sedimen, serta parameter lingkungan yang mempengaruhinya berupa kecepatan arus, Total Suspended Solid (TSS), salinitas, dan kekeruhan. Pengambilan sampel sedimen dilakukan dengan menggunakan sediment trap berbentuk silinder pada empat stasiun yang ditentukan secara purposive sampling selama 14 hari, kemudian dianalisis bersama data parameter lingkungan dengan metode regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun 2 yang berada di area delta dekat pemukiman memiliki laju sedimentasi terendah sebesar 26,27 mg/cm²/hari (kategori rendah), sedangkan Stasiun 3 yang berlokasi di laut terbuka menunjukkan laju sedimentasi tertinggi sebesar 124,45 mg/cm²/hari (kategori tinggi). Analisis jenis sedimen mengungkapkan bahwa fraksi yang mendominasi adalah lumpur (>94%) pada semua stasiun. Analisis regresi menunjukkan bahwa arus, salinitas, dan kekeruhan memiliki pengaruh positif terhadap sedimentasi, sedangkan TSS tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa wilayah yang berdekatan dengan pertambangan nikel cenderung mengalami sedimentasi lebih tinggi dan puncaknya terjadi pada area menuju laut lepas, sehingga pemantauan berkala diperlukan untuk mencegah dampak lingkungan seperti pendangkalan muara dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat pesisir.

Author Biographies

Ruzlim Ruzlim, Universitas Halu Oleo

Program Studi Oseanografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Irawati Irawati, Universitas Halu Oleo

Program Studi Oseanografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Asrin Ginong Pratikino, Universitas Halu Oleo

Program Studi Oseanografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

References

Afrianto, Dayat, Hariadi, E. Indrayani. 2015. Laju sedimentasi pada alur pelayaran di Muara Sungai Kali Kuto, Kabupaten Kendal. Jurnal Oseanografi. 5(I): 126-136.

Barus, B.S., T. Prartono, D. Soedarma. 2018. Keterkaitan Sedimentasi dengan Persen Tutupan Terumbu Karang di Perairan Teluk Lampung. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 10(1): 49-57.

Campbell, B. 2021. What are total suspended solids (tss)?. [Online]. From: https://www.wwdmag.com/utility-management.it. [Diakses pada 14 Maret 2025].

Dyer, K.R. (1995). Sediment Transport Processes in Estuaries. Cambridge: University Press.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Perairan. Yogyakarta: PT. Kanisius.

Festina. 2021. Tingkat kekeruhan air–ntu. [Online] From: https://hannainst.id/tingkat-kekeruhan-air-ntu/. [Diakses pada 25 April 2025].

Haidar, A.Z., G. Handoyo, E. Indrayanti. 2021. Sebaran Salinitas secara Horisontal di Muara Sungai Bondet, Cirebon, Jawa Barat. Journal of Marine Research. 10(2): 275-280.

Hakim, A., S.P., Nugroho, S. Husrin. 2015. Karakteristik Sedimen Dasar Perairan Pesisir Dan Kaitannya Dengan Dinamika Arus Laut. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 7(2): 469–480.

Krone, R.B. 1962. Flocculation of suspended sediment in estuaries. Amerika Serikat: University of California Press.

Mokonio, O., T. Mananoma, L. Tanudjaja, A. Binilang. 2013. Analisis sedimentasi di Muara Sungai Saluwangko di Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa. Jurnal Sipil Statik. 1(6): 452-458.

Muarasultra. (2023). Aktivitas Smelter Morosi Picu Abrasi, 42 Rumah Warga Di Desa Muara Sampara Tenggelam. Muarasultra.com. From: https://muarasultra.com/aktivitas-smelter-morosi-picu abrasi-42-rumah-warga-di-desa-muara-sampara-tenggelam. [Diakses pada 6 Juni 2025].

Noya, Y.A., G.D. Manuputty. 2023. Pola sebaran Sedimen Kohesif Dan Hubungannya Dengan Massa Air Laut Pada Muara Sungai Wairuhu, Pulau Ambon-Maluku. Jurnal Ilmu Pertanian. 1(1): 1-15.

Poerbandono dan E. Djunarsjah. 2005. Survei Hidrografi. Bandung: Refika Aditama.

Rahman, F., E. Yuliana, R. Hidayat. 2020. Pengaruh Aktivitas Tambang Nikel Terhadap Karakteristik Sedimen Di Wilayah Pesisir Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmu Kelautan. 25(1): 33–42.

Rahmat, F.B., S. Saputro, G. Handoyo. 2017. Analisa laju sedimentasi di Teluk Krueng Raya dan Sekitarnya, Kabupaten Aceh Besar. Journal of Oceanography. 6(3): 485-493.

Sakti, P. 2021. Analisis Tingkat Erosi pada Sungai Konaweha di Kabupaten Konawe. Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil. 4(1): 46–52.

Saputra, D.W., M. Muliadi, R. Risko, A.A. Kushadiwijayanto, Y.A. Nurrahman. 2022. Analisis Laju Sedimentasi di Kawasan Perairan Sungai Sambas, Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa. 5(1): 31-38.

Sari, T.E.Y., U. Usman. 2012. Studi Parameter Fisika dan Kimia Daerah Penangkapan Ikan Perairan Selat Asam, Kabupaten Kepulauan Meranti, Propinsi Riau. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 17(1): 295-943.

Sudardjat, C., B.K.M. Syahril, H. Kardhana. 2010. Kajian sedimentasi di sekitar Muara Sungai Wanggu Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara. Tesis. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Suleman, A.R. 2016. Analisis laju sedimentasi pada saluran irigasi Daerah Irigasi Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Pengembangan Teknik Sipil. 20(2): 76-86.

Syahrul, A., N. Rosana, D.N. Sugianto. 2018. Karakteristik Sedimen Di Muara Sungai Dan Kaitannya Dengan Aktivitas Daratan. Jurnal Ilmu Kelautan. 23(2): 71–80.

Taqwa, R.N., M.R. Muskananfola. 2014. Studi Hubungan Substrat Dasar dan Kandungan Bahan Organik dalam Sedimen dengan Kelimpahan Hewan Makrobenthos di Muara Sungai Sayung Kabupaten Demak. Management of Aquatic Resources Journal. 3(1): 125-133.

Telisik. (2023). Aktivitas tambang Morosi sebabkan abrasi, 42 rumah tenggelam, warga Desa Muara Sampara Terancam Kehilangan Tanah Dan Sejarah. Telisik.id. From: https://telisik.id/news/aktivitas-tambang-morosi-sebabkan-abrasi-42-rumah-tenggelam-warga-desa-muara-sampara-terancam-kehilangan-tanah-dan-sejarah. [Diakses pada 6 Juni 2025].

Wyrtki, K. 1961. Physical Oceanography of the Southeast Asian Waters. Naga Report. University of California.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles