Studi Perbandingan Karakter Morfometrik Lamun Oceana serrulata (R. Brown) Byng & Christenh di Perairan Bangka Selatan
DOI:
https://doi.org/10.26418/lkuntan.v8i3.96906Keywords:
Oceana serrulata, Morfometrik, SubstratAbstract
Oceana serrulata (R. Brown) Byng & Christenh, adalah salah satu spesies lamun yang ditemukan di Bangka Selatan. Kajian mendalam mengenai perbedaan karakter morfometrik O. serrulata di wilayah Bangka Selatan belum pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi morfologi lamun, menganalisis karakter morfometrik lamun dan pengaruh susbtrat terhadap morfometrik O. serrulata. Penelitian dilakukan bulan Juni 2023 di Pantai Tanjung Kerasak, Penutuk, Kumbung dan Tanjung Sangkar. Penentuan titik lokasi sampling lamun dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data morfometrik di analisis menggunakan analisis one way Anova, Principal Component Analysis (PCA) dan analisis kluster. Hasil penelitian menunjukkan panjang daun berkisar antara 22,86-101,48 mm, lebar daun 6,19-8,19 mm, panjang tangkai lamun 14,79-36,06 mm, diameter tangkai yaitu 2,14-2,46 mm. Sementara itu, panjang rhizoma berkisar 40,8-51,35 mm, diameter rhizoma 2,19-2,63 mm dan panjang akar 32,69-88-92 mm. Berdasarkan analisis komponen utama, substrat yang berpengaruh adalah pecahan karang, pasir, dan lumpur. Hasil analisis kluster yang mempunyai kesamaan antar lokasi yaitu Kumbung dan Tanjung Sangkar sedangkan hasil analisis Anova yaitu hanya mempunyai perbedaan secara signifikan pada bagian tangkai O. serrulata.References
Adi, W., M.R. Muftiadi, A. Pamungkas, H. Henri, R. Robika, O. Supratman, M. Maharani, A. Animah, F. Angelia, R. Haptari, E. Emillia. 2024. Lamun Oceana serrulata di Perairan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Journal of Tropical Marine Science. 7(2): 86–96.
Adi, W., M.R. Muftiadi, H. Henri, A. Pamungkas, O. Supratman. 2023. Karakteristik Morfologi dan Sebaran Lamun Halophila spinulosa (R.Br.) Aschers. ci Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Journal of Tropical Marine Science. 6(2):105–112.
Adi, W., A. Hartoko, P.W. Purnomo, O. Supratman, D. Pringgenies, U.E. Hernawan. 2024. Ecological Condition of Seagrass Meadows Around Sea-Based Tin Mining Activities in The Waters of Bangka Belitung Islands, Indonesia. Marine Pollution Bulletin. 209.
Aryanti, N.P.A., E. Faiqoh, I.D.N.N. Putra. 2021. Perbandingan Morfometrik dan Meristik Lamun Cymodoceae serrulata di Perairan Sanur dan Tanjung Benoa, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences. 7(2):148-157.
Barcia, T.A.Z., T.Y.P. Munoz, E.D.M. Avendano, J.A.A. Almeida, L.A.M. Jiménez. 2024. Characterization of The Physical and Chemical Components of Mangrove Mud in The Cojimies River Estuary, Latitude 0 Experimental Station Located in The Mache River. Revista de Gestão Social e Ambiental, 18(5): 1-13.
Bratakusuma, N., F.M. Sahami, S. Nursinar. 2013. Komposisi Jenis, Kerapatan Dan Tingkat Kemerataan Lamun Di Desa Otiola Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. Ilmiah Perikanan Dan Kelautan. 1(3): 139–146.
Cabaco, S., R. Macha, R. Santos. 2009. Individual and Population Plasticity of the Seagrass Zostera noltii along a Vertical Intertidal Gradient. Estuarine Coastal and Shelf Science. 82(2): 301-308.
Christon, Djunaedi, O.S. Purba, N.P. 2012. Pengaruh Tinggi Pasang Surut Terhadap Pertumbuhan Dan Biomassa Daun Lamun Enhalus Acoroides di Pulau Pari Kepulauan Seribu Jakarta. Perikanan Dan Kelautan, 3(3): 287–294.
Collier, C.J., P.S. Lavery, R.J. Masini, P.J. Ralph. 2007. Morphological, Growth and Meadow Characteristics of The Seagrass Posidonia Sinuosa Along a Depth-Related Gradient of Light Availability. Marine Ecology Progress Series. 337: 103–115.
Enríquez, S. 2005. Light Absorption Efficiency And The Package Effect in The Leaves of The Seagrass Thalassia Testudinum. Marine Ecology Progress Series. 289: 141–150.
Hartati, R., A. Djunaedi, Hariyadi, Mujiyanto. 2012. Struktur Komunitas Padang Lamun Di Perairan Pulau Kumbang, Kepulauan Karmunjawa. Ilmu Kelautan. 17(4): 217–225.
Graha, I.Y., I.W. Arthana, I.W.G. Astawa Karang. 2016. Simpanan Karbon Padang Lamun Di Kawasan Pantai Sanur, Kota Denpasar. ECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science). 10(1): 46-53.
Jebasingh, S.E.J., M. Lakshmikandan, K. Sivaraman, M. Uthiralingam. 2016. Assessment of Antibacterial, Antifungal Property and Purification of Bioactive Compounds from Seagrass, Thalassia hemprichii. Proceedings of the National Academy of Sciences India Section B-Biological Sciences. 86(4): 905–910.
Juraij, D.G. Bengen, M. Kawaroe. 2014. Keanekaragaman Jenis Lamun Sebagai Sumber Pakan Dugong Dugon pada Desa Busung Bintan Utara. Omni-Akuatika. 10(2): 71–76.
Kansil, Y., K.I.F. Kondoy, J.R.R. Sangari, A.D. Kambey, A.S. Wantasen, H. Manengkey. 2019. Studi Morfometrik Lamun Thalassia hemprichii Di Desa Bahoi, Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Perikanan Dan Kelautan Tropis. 10(3):102–109.
Kawaroe, M., A.H. Nugraha, Juraij, I.A. Tasabaramo. 2016. Seagrass Biodiversity at Three Marine Ecoregions of Indonesia: Sunda Shelf, Sulawesi Sea, and Banda Sea. Biodiversitas. 17(2): 585–591.
Mustofa, A. 2015. Kandungan nitrat dan pospat sebagai faktor tingkat kesuburan perairan pantai. Jurnal DISPROTEK. 6(1): 13–19.
Park, S.R., S. Kim, Y.K. Kim, C.-K. Kang, K.S. Lee. 2016. Photoacclimatory Responses of Zostera Marina in The Intertidal and Subtidal Zones. Plos One. 11(5): 1-16.
Petersen, G., O. Seberg, F.T. Short, M.D. Fortes. 2014. Complete Genomic Congruence But Non-Monophyly of Cymodocea (Cymodoceaceae), a Small Group of Seagrasses. Taxon, 63(1): 3–8.
Putri, I.G.A.R.M., I.G.N.P. Dirgayusa, E. Faiqoh. 2017. Perbandingan Morfometrik dan Meristik Lamun Halophila ovalis di Perairan Pulau Serangan dan Tanjung Benoa, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences. 4(2): 213-244.
Rahman, A.A., A.I. Nur, M. Ramli. Studi Laju Pertumbuhan Lamun (Enhalus acoroides) di Perairan Pantai Desa Tanjung Tiram Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Sapa Laut. 1(1): 10-16.
Rani, C., M. Basri, D.Y. Bahar, M. Yolanda. 2020. Karakteristik Morfologi Lamun Thalassodendron ciliatum (Forsskall) Hartog 1970 (Kelas: Magnoliopsida, Famili : Cymodoceaceae) Berdasarkan Tipe Substrat di Perairan Pantai Timur Kabupaten Bulukumba. Jurnal Kelautan Tropis. 23(1): 85-97.
Rawung, S., F.F. Tilaar, A.B. Rondonuwu. 2018. The Inventory of Seagrasses in Marine Field Station of Faculty of Fisheries and Marine Science in Subdistrict of East Likupang District North Minahasa. JURNAL ILMIAH PLATAX. 6(2): 38-45.
Riniatsih, I. 2016. Distribusi Jenis Lamun Dihubungkan dengan Sebaran Nutrien Perairan di Padang Lamun Teluk Awur Jepara. Jurnal Kelautan Tropis. 19(2): 101-107.
Rizkifar, M.A., Y.N. Ihsan, H. Hamdani, S. Sunarto. 2019. Kepadatan dan Preferensi Habitat Kima (Tridacnidae) di Kepulauan Pulau Semak Daun Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 10(1):74–83.
Rosalina, D., E.Y. Herawati, Y. Risjani, M. Musa. 2018. Keanekaragaman spesies lamun di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. EnviroScienteae. 14(1): 21-28.
Safitri, Y., A.M. Farhaby, O. Supratman, and W. Adi. 2021. Sebaran Spasial Kemunculan (Dugon-Dugong) sebagai Dasar Pengelolaan Mamalia Laut Di Kabupaten Bangka Selatan. Jurnal Sumberdaya Perairan. 15(1): 17-22.
Sakey, W.F., B.T. Wagey, and G.S. Gerung. 2015. Variasi morfometrik pada beberapa lamun di perairan semenanjung minahasa. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis. 1(1): 1–7.
Sarinawaty, P., F. Idris, A.H. Nugraha. 2020. Karakteristik Morfometrik Lamun Enhalus Acoroides Dan Thalassia Hemprichii di Pesisir Pulau Bintan. Journal of Marine Research. 9(4): 474–484.
Sermatang, J.H. 2022. Morfometrik Lamun Cymodocea rotundata di Pesisir Pantai Tanjung Tiram, Poka, Teluk Ambon Dalam. Pattimura Proceeding Conference of Science and Technology, 2022 Universitas Pattimura. Ambon, Indonesia. November 2022. 41-49.
Setiawati, T., M. Alifah, A.Z. Mutaqin, M. Nurzaman, B. Irawan. 2018. Studi Morfologi Beberapa Jenis Lamun Di Pantai Timur Dan Pantai Barat, Cagar Alam Pangandaran. Pro-Life. 5(1): 487–495.
Short, F.T., R.G. Coles. 2001. Global Seagrass Research Methods, 1st ed. (F. T. Short, and R. G. Coles, eds). Amsterdam: Elsevier.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supratman, O., W. Adi. 2018. Distribusi dan kondisi komunitas lamun di Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 10(3): 561–573.
Syafutra, R., W. Adi, M. Iqbal, and I. Yustian. 2018. Short communication: Dugong dugon Müller, 1776 (Sirenia, Dugongidae) in Bangka Island, Indonesia. Biodiversitas. 19(3): 773–780.
Tangke, U. 2010. Ekosistem Padang Lamun (Manfaat, Fungsi dan Rehabilitasi). Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 3(1): 9–29.
Wangkanusa, M.S., K.I. F Kondoy, nd I.B. Ari Rondonuwu. 2017. Identifikasi Kerapatan Dan Karakter Morfometrik Lamun Enhalus Acoroides Pada Substrat Yang Berbeda Di Pantai Tongkeina Kota Manado. Ilmiah Platax. 5(2): 11.
Wibowo, R., N. Taufiq-SPJ, I. Riniatsih. 2020. Korelasi Nitrat Fosfat Sedimen terhadap Ekosistem Lamun di Pulau Sintok dan Bengkoang, Karimunjawa, Jawa Tengah. Journal of Marine Research. 9(3): 303–310.
Widyastuti, E. 2016. Keanekaragaman Kepiting Pada Ekosistem Mangrove Crabs Diversity At Mangrove Ecosystem in Lingga Waters and Adjacent Area, Riau Islands. Zoo Indonesia. 25(1): 22–32.
Yunitha, A., Y. Wardiatno, F. Yulianda. 2014. Diameter Substrat dan Jenis Lamun di Pesisir Bahoi Minahasa Utara: Sebuah Analisis Korelasi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 19(3): 130-135.