KONTRIBUSI DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAP KEMAMPUAN MENENDANG BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA MURID SD INPRES TELLO BARU 2

Authors

  • Muhammad Nur Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK Universitas Negeri Makassar

Keywords:

daya ledak, keseimbangan, menendang bola

Abstract

Sepakbola membutuhkan kemampuan fisik. Implementasi dari kegiatan olahraga ialah pencapaian prestasi. Untuk meningkatkan prestasi dalam olahraga dituntut adanya berbagai usaha dalam pembinaan olahraga desain penelitian sebagai rancangan atau gambaran yang dijadikan sebagai acuan dalam melakukan suatu penelitian. Penelitian ini adalah jenis penelitian yang bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kontribusi  daya ledak tungkai dan keseimbangan dengan kemampuan menendang bola berdasarkan tabel 3 di atas terlihat bahwa hasil uji analisis koefisien korelasi terhadap menggunakan uji korelasi pearson dikemukakan sebagai berikut; nilai r hitung (r) diperoleh=0,701 (pvalue < 0,05) berarti ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai dengan kemampuan menendang bola berdasarkan tabel 4 di atas terlihat bahwa hasil uji analisis koefisien korelasi terhadap menggunakan uji korelasi pearson dikemukakan sebagai berikut; nilai r hitung (r) diperoleh = 0,664 (pvalue < 0,05) berarti ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan kemampuan menendang bola pada berdasarkan tabel 5 di atas terlihat bahwa hasil uji analisis koefisien korelasi ganda terhadap menggunakan uji-r regresi dikemukakan sebagai berikut; nilai r hitung (r) diperoleh sebesar 0,707, nilai rsquare (r2) diperoleh sebesar 0,500 (pvalue < 0,05) setelah dilakukan uji signifikan atau keberartian korelasi ganda terhadap menggunakan uji f regresi diperoleh f hitung sebesar 13,518, maka h0 ditolak dan h1 diterima, berarti ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai dan keseimbangan dengan kemampuan menendang bola

References

A. Sarumpaet, dkk 1992. Permainan Besar. Jakarta : Depertement Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Pendidikan Tinggi.

Bismar, Ahmad Rum .2007. Latihan kondisi Fisik. Makassar

Cholik, Mutohir. 1991. Penerapan IPTEK di Bidang Olahraga. Jakarta: Makaoay Konprensi Olahraga Nasional

Haddade, Ilyas dan Tola, Ismail. 1991.Penuntun Mengajar dan Melatih Sepakbola Ujung Pandang : FPOK IKIP

Halim, Nur Ichsan. 2004. Tes dan Pengukuran Kesegaran Jasmani. Makassar: Sum Press.

Harsono, 1998. Coaching dan Aspek-Aspek Psikologi dalam Coaching. Jakarta : Depdikbud Dirjen Dikti.

Muchtar,Remmy .1992. Olahraga Pilihan Sepakbola Jakarta : Depdikbuk Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi PPTK

Mulawarman 2010. kontribusi antara panjang tungkai, daya ledak tungkai, dan keseimbangan dengan keterampilan menendang bola ke gawang pada permainan sepakbola Club Gelora Kabupaten Sinjai

Sugiyono.2006. Statistika dalam Penelitian. Bandung :Penerbit CV.Alfabetha.

Jensen, C.R, Gorden W, and Begester,BL. 1983. Aplied Kinesiology and Boimekanic. New York:McGrow Hill Book Company.

Rahantoknam, BE. 1988. Belajar Motorik; Aplikasi Didalam Pendidikan Jasmani dan Olah Raga. Jakarta:Dirjen Dikti. PALPTK. .

Sajoto, Mohamad. 1988. Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olah Raga. Jakarta : Dirjen Dikti. P2LPTK.

Willmore, J.H. 1977. Atlhetic Training and Phisical Fitnees. Sydney:Allyn and Bacon Inc.

Yahya, M. Kasmad. 1994. Belajar Gerak. FIK UNM

Downloads

Published

2018-05-20