PEMBIMBINGAN MASYARAKAT HINDU DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • Jurnal Mahasiswa S2 Hukum UNTAN I WAYAN SEGARA, SH. A.21211089

Abstract

Abstrak
Tulisan ini dilatarbelakangi oleh maraknya pelanggaran-pelanggaran
kebebasan beragama yang terjadi akhir-akhir ini, sementara kebebasan
beragama dijamin dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999
Tentang Hak Asasi Manusia: Pasal 22 ayat 1 dan 2. Untuk menciptakan
kerukunan umat beragama di atas diperlukan peran aktif pemerintah
terkait terutama Kementerian Agama untuk melakukan pelayanan,
pembinaan, dan pembimbingan masyarakat. Dari penjelasan di atas,
khusus untuk tulisan ini bahwa Implementasi Peraturan Menteri Agama
Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Vertikal
Kementerian Agama, memiliki pertanyaan mendasar, yaitu Bagaimana
Pembimbing Masyarakat Hindu dalam melaksanakan pelayanan,
bimbingan, pembinaan berdasarkan Pasal 653 Peraturan Menteri Agama
Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Vertikal
Kementerian Agama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
deskriptif berbentuk penelitian hukum empiris. Subyek penelitiannya
adalah orang-orang yang terkait dalam pembimbingan. Lokasi penelitian
pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.
Cara mengambil data menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model interaktif. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa pembimbingan terhadap masyarakat
Hindu di Kota Pontianak menggunakan metode yang bervariasi
dimaksudkan agar jalannya pembimbingan tidak monoton dan
2
membosankan. Banyak metode yang digunakan dalam pembimbingan
proses bimbingan terhadap masyarakat Hindu secara bersamaan,
diantaranya ceramah, tanya jawab, diskusi, latihan, tugas, problem solving
(pemecahan masalah), dan demonstrasi. Kegiatan pembimbingan
terhadap masyarakat Hindu tersebut cukup bermanfaat bagi masyarakat
Hindu di Kota Pontianak sebagai bekal dalam menghadapi proses
kehidupan masyarakat Hindu itu sendiri baik dari segi iman, sosial,
budaya, dan ekonomi. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam
pembimbingan masyarakat Hindu di Kota Pontianak adalah perbedaan
individual peserta bimbingan, situasi kegiatan pembimbingan yang
pemateri ciptakan tidak selamanya sama dari hari ke hari, keterbatasan
fasilitas, dan keterbatasan jumlah umat Hindu.
Kata kunci : pembimbingan, masyarakat, Hindu
Abstract
This writing is inspired by the appearance of religious intolerants these
days, while the fredom of performing certain religion is covered under the
Regulation Number 39 Year 1999 of Human Righats 22 verse 1 and 2. To
create the harmony amongs the difference believers, it needs the role of
government in this case Religious Affairs to actively doing service,
counseling and guidance to the society. From the explaination above,
especially in this writing that Implementation of the Religion Ministry
Regulation Number 13 Year 2012 of Vertical Organization and Work of
Religious Affairs, having basic question, that is: How is the Hindu
Counselor doing service, counseling and guidance based on 653 Religion
Ministry Regulation Number 13 Year 2012 of Vertical Organization and
Work of Religious Affair. The method used is descriptive in the form of
empirical legal reserach. The subject of this research is persons who truly
included in doing service, counseling and guidance to their society. The
location of this research is at Province Office of Religious Affairs West
3
Kalimantan. Collecting the data using interview an documentation.
Analizing the data is done qualitatively by using interactive model. The
result of this research indicates that guidance towards Hindu society in
Pontianak City using variative method in order that the guidance running
well, not monotone and boring. Many method which used in the process of
guidance towards Hindu society in turn at the same occation such as
speech, question and answer, discussion, exercise, recitation, problem
solving and demonstration. The activity of guidance towards Hindu society
is meaningful to Hindu Pontianak socity them selves as instrument or tool
to face their living process in the form of believe, social, culture, and
economy. Factors that influence guidace of Hindu society in Pontianak
City is individual differences among participant, the air of guidance
activities created by the presenter is not always standard day by day, the
limitation of facilities, and the number of Hindu followers is rare.
Keyword : guidance, society, Hindu

Downloads

Additional Files

Published

2016-04-17