Respon Pertumbuhan dan Hasil Kecipir terhadap Pemberian Pupuk Kasgot dan NPK pada Tanah Aluvial

Authors

  • Pegi Sukma Sari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Dini Anggorowati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Maulidi Maulidi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/snja.v2i1.100736

Keywords:

Aluvial, Kecipir, Pupuk Kasgot, Pupuk NPK

Abstract

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) merupakan tanaman kacangkacangan yang berpotensi dibudidayakan di Kalimantan Barat. Budidaya tanaman kecipir di tanah aluvial memiliki permasalahan pada tingkat kesuburan tanah yang rendah sehingga diperlukan upaya perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah aluvial. Upaya perbaikan yang dapat diberikan adalah penambahan pupuk kasgot dan NPK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh interkasi dosis terbaik antara pupuk kasgot dan pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil kecipir di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung dari bulan April hingga Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama yaitu pemberian pupuk kasgot terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu k1 = 5 ton /ha (125 g/tanaman), k2 =10 ton/ha (250 g/tanaman) dan k3 =15 ton/ha (375 g/tanaman). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK yang terdiri dari 4 taraf yaitu n0 = 0 kg/ha (kontrol), n1 = 200 kg/ha ( 5 g/tanaman), n2 = 300 kg/ha (7,5 g/tanaman) dan n3 = 400 kg/ha (10 g/tanaman). Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang terdiri dari 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pupuk kasgot dan pupuk NPK terhadap semua variabel pertumbuhan dan hasil kecipir di tanah aluvial. Perlakuan pupuk kasgot dengan dosis 5 ton/ha merupakan dosis yang efektif terhadap variabel volume akar. Perlakuan NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif terhadap variabel jumlah daun , jumlah polong pertanaman dan berat perpolong kecipir.

References

Anggraeta, D. 2024. Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis Tegak (Phaseolus vulgaris L.) terhadap Pemberian Berbagai Takaran Pupuk Kasgot dengan Pakan Limbah Rumah Tangga. Tesis. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.

Bahri, S. 2022. Respon Tanaman Kedelai Hitam (Glycine max L.) Merrill) terhadap Dosis Kasgot dan Pupuk Kalium (KCl). Jurnal Agro Silampari, 11(1), 28-36.

Dibia, I. N., dan Atmaja, I. W. (2017). Peran bahan organik terhadap ketersediaan hara dan produktivitas tanah. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 6(2), 85–94.

Edyson, R., Setiawan, I., & Kurniawan, H. (2023). Sinergi pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan tanaman pada tanah dengan kandungan bahan organik berbeda. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 25(1), 45–54..

Fitriani, S., Rahmawati, dan Sari, A. 2021. Pengaruh Pupuk Organik terhadap Sifat Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Lahan Aluvial. Jurnal Agrotek Indonesia, 6(2), 45–53.

Harjadi, S.S. 2007. Pengantar Agronomi. Jakarta: PT Gramedia.

Haryanto, E., Sumarni, T., & Suhartini, T. 2019. Respon Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah terhadap Pemberian Pupuk NPK dan Pupuk Kandang. Jurnal Agronomi Indonesia, 47(2), 156–163.

Hidayat, N., Utami, S.R., dan Hartati, R.S. 2017. Aplikasi Pupuk Organik pada Tanah Aluvial terhadap Pertumbuhan Jagung Manis. Jurnal Tanah dan Sumber daya Lahan, 4(2), 553–562.

Kantikowati, E., Minangsih, D. M. dan Hamami, H. 2024. Karakteristik Pertumbuahn dan Hasil Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Varietas Balitsa 1 Akibat Perlakuan Pupuk Organik Kasgot dan Pupuk Hayati. Agro Tatanen. Jurnal Ilmiah Pertanian, 6(2), 51-60.

Kusuma, A., Wibowo, S., dan Rahmawati, D. 2018. Pengaruh pupuk organik terhadap sifat fisik tanah dan pertumbuhan akar tanaman jagung. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 23(3), 215–222.

Meilani, R., Prasetyo, B., dan Utami, S. N. H. 2022. Potensi kasgot sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Pertanian Organik Indonesia, 4(1), 12–21.

Musadik, A., Santosa, D. A., dan Hidayati, N. 2021. Peranan bahan organik dalam meningkatkan penyerapan hara dan produktivitas tanaman. Jurnal Ilmu Tanah dan Agroklimatologi, 18(2), 101–110.

Novianto, N., Bahri, S., dan Sumini, S. 2021. Pengujian Pemberian Macam Dosis Pupuk Organik Cair (POC) dan NPK terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.). Jurnal Agroteknika, 4(2), 68-74.

Nursaid, AA. 2019. Analisis Laju Penguraian dan Hasil Kompos pada Pengolahan Sampah Buah dengan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Tesis. Jurusan Teknik Lingkungan, Universitas Islam Indonesia.

Pamungkas, I. A., Hadi, P., dan Pamujiasih, T. 2022. Pengaruh Pola Tanam dan Dosis Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.). Jurnal Agronomika, 20(2), 111-114.

Pamungkas, I. A., Hadi, P., dan Pamujiasih, T. 2022. Pengaruh Pola Tanam dan Dosis Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.). Jurnal Agronomika, 20(2), 111-114.

Rini, P. S., dan Wahidah, F. F. 2024. Pengaruh Variasi Dosis Pupuk Kasgot Kotoran Ayam terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L.). Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 1(2), 32-43.

Sitompul, S. M., dan Guritno, B. 2016. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sumarni, N., & Rosliani, R. 2017. Pengaruh dosis pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Hortikultura, 27(1), 23–32.

Supriyadi, A., Firmansyah, dan Hartati, R. 2018. Efektivitas Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Sifat KimiaTtanah dan Hasil Kedelai di Lahan Marginal. Jurnal Agronomi Indonesia, 46(3), 221–229.

Sutejo, M. M. (2002). Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Taiz, L., Zeiger, E., I. M., dan Murphy, A. 2015. Fisiologi dan Perkembangan Tumbuhan. Jakarta: UI Press.

Triwijayani, A. U., Lahom, A. W., Bana, F. M. E., Saputra, H., Narendra, K. D., Sihombing, E. P., dan Elfatma, O. 2023. Kasgot (Bekas Kotoran Maggot) sebagai Alternatif Pupuk Organik dan Media Tanam Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.). Jurnal Perkebunan Tropis. 2(2), 80-85.

Published

2026-02-26

Issue

Section

Articles