Pengaruh Komposisi NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Merah pada Kedalaman Muka Air Berbeda dengan Sistem Budidaya Jenuh Air di Lahan Pasang Surut Sulfat Masam

Authors

  • Atya Henny Tambunan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Basuni Basuni Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Nurjani Nurjani Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/nexus.v1i1.91473

Keywords:

Kacang merah, komposisi NPK, lahan pasang surut sulfat masam, sistem budidaya jenuh air

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dapat beradaptasi di dataran rendah. Upaya memanfaatkan lahan pasang surut sulfat masam dilakukan dengan menerapkan sistem budidaya jenuh air dan pemberian kompoisi pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan mendapatkan interaksi kedalaman muka air tanah dan komposisi pupuk NPK terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kacang merah di lahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Split Blok dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama (main plot) yaitu kedalaman muka air (M) dengan taraf 20, 30, dan 40 cm di bawah permukaan tanah. Faktor kedua (sub plot) yaitu komposisi pupuk NPK dengan taraf 1) = (16:16:16, 16:16:16, 16:16:16), 2) = (20:10:10, 20:10:10, 9:25:25), dan 3) = (16:16:16, 20:10:10, 9:25:25). Variabel yang diamati yaitu, jumlah polong, jumlah dan berat biji per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman muka air 30 cm dan komposisi pupuk NPK 16:16:16, 20:10:10, 9:25:25 memberikan pengaruh terbaik terhadap variabel jumlah polong, jumlah dan berat biji per tanaman.

References

Anwar, S., Lestari, T., dan Wijaya, A. (2017). Pengaruh Interaksi Tinggi Muka Air dan Komposisi Pupuk terhadap Hasil Tanaman Leguminosa. Jurnal Agronomi, 15(2), 45–53.

Aslamiah, I. D., dan Sularno, S. (2018). Respons Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah Terhadap Penambahan Konsentrasi Pupuk Organik Dan Pengurangan Dosis Pupuk Anorganik. Prosiding SEMNASTAN, 115-126.

Badan Pusat Statistik. (2019). Data Produksi Luas Panen Tanaman Sayuran dan Buah Semusim di Kalimantan Barat Tahun 2019-2023. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik. (2019). Data Produksi Luas Panen Tanaman Sayuran dan Buah Semusim di Jawat Barat Tahun 2018-2020. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat.

Barchia, M. F. (2009). Agroekosistem Tanah Masam. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

BPS. (2020). Luas Lahan Sawah Irigasi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Statistik Lahan Pertanian. http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id/.

Dewi, R., Kartika, S., dan Nugroho, T. (2020). Optimasi Komposisi Pupuk NPK pada Tanaman Kacang Merah. Jurnal Penelitian Pertanian, 18(3), 78–86

Firmansyah, D.P., Yanuarti, R., Haryanto, B., dan Kartika, Y. (2017). Efektivitas Aplikasi Mulsa terhadap Kadar Air Tanah dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Lahan Tadah Hujan. Seri Konferensi Ilmu Bumi dan Lingkungan, 54 (1): 69-78

Ghulamahdi, M. (2017). Adaptasi Kedelai Budidaya Jenuh Air untuk Produktivitas Tinggi di Lahan Pasang Surut. Bogor: IPB Press.

Ghulamahdi, M., M, Melati. dan D, Sagala,. (2009). Pola Serapan Hara Dan Pertumbuhan Beberapa Varietas Kedelai Dengan Budidaya Jenuh Air Di Lahan Rawa Pasang Surut , Jurnal Agroqua, 9(1):1-10

Ginting. T, dan Lenny, M. (2019). Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glicine max (L) Merr) Akibat Tinggi Muka Air Tanah pada Beberapa Stadia Pertumbuhan Program Studi Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kupang: Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

Hanafiah, K. A. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Indradewa, D., S. Sastrowinoto, S. Notohadisuwarno, dan H. Prabowo. (2004). Metabolisme Nitrogen pada Tanaman Kedelai yang Mendapat Genangan dalam Parit. Ilmu Pertanian. 11(2):68-75.

Khairullah, I., Rumanti, I. A., dan Alwi, M. (2024). Coastal Acid-Sulfate Soils of Kalimantan, Indonesia, for Food Security: Characteristics, Management, and Future Directions. Resources, 13(3), 36.

Lestari, D., Wulandari, E., dan Sari, P. (2021). Peran Kalium dan Fosfor dalam Meningkatkan Produktivitas Kacang Merah. Jurnal Ilmu Tanaman, 22(1), 102–110.

Lewar, Y., dan Hasan, M. (2019). Potensi Produksi Benih Kacang Merah Varietas Inerie Ngada di Dataran Rendah Lahan Kering: Kajian Penerapan Tipe Bio Char an Volume Pemberian Air terhadap Viabilitas dan Vigur Benih. Makalah Ekologi, Lingkungan dan Konservasi 25, 52–57.

Mansyur, N. I, Pudjiwati, E. H. dan Murtilaksono Aditya. 2021. Pupuk dan Pemupukan. Aceh: Syiah Kuala University Press.

Masganti. (2018). Inovasi Teknologi Lahan Rawa Mendukung Kedaulatan Pangan. Depok: Rajawali Pers.

Muis, R., Ghulamahdi, M., Melati, M., Purwono, dan Mansur, I. (2016). Kompatibilitas Fungi Mikoriza Arbuskular dengan Tanaman Kedelai pada Budi Daya Jenuh Air. Institut Pertanian Bogor. Jawa Barat

Noor, M. (2004). Sifat dan Pengelolaan Tanah Bermasalah Sulfat Masam. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Nurhidayat. (2017). Kesuburan dan Kesehatan Tanah. Malang: Intimedia

Oyelakin, A. (2018). Morfologi dan Anatomi Daun Kacang Merah (Vigna Angularis) pada Kondisi Cekaman Air. Jurnal: International Journal of Agricultural Science, Research and Technology in Extension and Education Systems (IJASRT).

Pujiwati, H., Ghulamahdi, M., Yahya, S., Aziz, S. A., dan Haridjaja, O. (2016). Produktivitas tiga genotipe kedelai dengan air berbeda dan kedalaman muka air pada berbagai kondisi tanah di pasang surut. J. Agron Indonesi. 44(3),248– 254.

Rahman, A., Putra, H., dan Hasan, M. (2018). Tinggi Muka Air Tanah Optimal untuk Budidaya Kacang Merah di Lahan Rawa. Jurnal Agroekologi, 12(4), 56–63.

Ramadhan, A., Nurhayati, D. R., dan Bahri, S. 2022. Pengaruh Pupuk NPK Mutiara (16-16-16) terhadap Pertumbuhan beberapa Varietas Kacang Hijau (Vignaradiata L.). BIOFARM Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(1): 48-52.

Rukmana, R. (2009). Budidaya Buncis. Jakarta : Penerbit Kanisius.

Sagala, D., Syah, S., Purba, J., dan Hasibuan, H. (2017). Pertumbuhan dan Produksi beberapa Varietas Kedelai pada berbagai Kedalaman Muka Air di Lahan Rawa Pasang Surut. Jurnal Agroekoteknologi, 5(2), 51-60

Sagala, D., Syah, S., Purba, J., dan Hasibuan, H. (2021). Pengaruh Kedalaman Muka Air Tanah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai. Jurnal Dinamika Pertanian, 17(2), 45-50.

Sahuri, dan Ghulamahdi, M. (2014). Pola Serapan Hara dan Produksi Kedelai dengan Budidaya Jenuh Air di Lahan Rawa Pasang Surut. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2014, Palembang.

Sihaloho, A., R, Purba., dan Noviandi. (2019). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Merah (Vigna angularis). Dengan Pemberian Pupuk NPK danPupuk Kascing. J. Jurnal Ilmiah Rhizobia, 1(2):1-10.

Sitanggang, A., Halawa, R., dan Marpaung, R. G. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) Varietas Red Kidney Bean. Jurnal Agrotekda, 5(2): 40-58.

Suwarto, S., Mugnisjah, W. Q., Sopandie, D., dan Makarim, A. K. (1994). Pengaruh Pupuk Nitrogen dan Tinggi Muka Air Tanah Terhadap Pertumbuhan Bintil Akar, Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill). Indonesian Journal of Agronomy, 22(2), : 1-15.

Triatmodjo, B. (1999). Teknik Pantai. Yogyakarta: Beta Offset

Widodo, H., Saputra, Y., dan Anggraeni, L. (2018). Kombinasi Faktor Lingkungan dan Pupuk dalam Budidaya Kacang Merah. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pertanian. Bandung: Universitas Pertanian Indonesia.

Yunita, R., Syarif, M., dan Arief, I. (2017). Dampak Tinggi Muka Air dan Bedengan di Lahan Rawa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Legum. Jurnal Agroteknologi, 6(2), 45-5.

Yusuf, A., Rahman, T., dan Handayani, E. (2019). Kondisi Lingkungan dan Pengaruhnya terhadap Simbiosis Bakteri Pengikat Nitrogen pada Tanaman Kacang Merah. Jurnal Biologi Pertanian, 11(3), 67–74.

Downloads

Published

2025-03-24

Issue

Section

Articles