Pengaruh Inokulasi Rhizobium sp. dan Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Edamame pada Tanah Gambut

Authors

  • Walan Prayonas Universitas Tanjungpura
  • Dwi Zulfita Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Muhammad Pramulya Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/nexus.v1i1.91665

Keywords:

edamame, gambut, pertumbuhan, pupuk kandang, Rhizobium sp.

Abstract

Edamame (Glycine max L. Merill) is a legume native to Japan that thrives in tropical regions. West Kalimantan has significant potential for edamame cultivation due to its extensive peatlands. However, peat soils have limited nutrient availability and a high C/N ratio, making nitrogen less accessible to plants. To address this issue, Rhizobium sp. inoculation can enhance nitrogen availability, while goat manure improves soil properties. This study aims to determine the optimal combination of Rhizobium sp. inoculation and goat manure application for edamame growth and yield on peat soil. The experiment was conducted in Pontianak Tenggara from August 1 to October 6, 2024, using a factorial Completely Randomized Design (CRD) with two treatment factors. The first factor was the legin dose (L) at three levels: l1 = 2.5 g/kg, l2 = 5.0 g/kg, and l3 = 7.5 g/kg of edamame seeds. The second factor was the goat manure dose (K) at three levels: k1 = 5 tons/ha, k2 = 10 tons/ha, and k3 = 15 tons/ha, resulting in nine treatment combinations. The results showed that Rhizobium sp. inoculation at 7.5 g/kg of edamame seeds and goat manure application at 15 tons/ha provided the best outcomes for growth and productivity.

References

Abdurrahman. T. 2018. Pertumbuhan dan Hasil Cabai Besar Akibat Pemberian Lumpur Laut Cair dan Pupuk Kandang Kambing Pada Tanah Gambut. Jurnal Agroekoteknologi. 10(1).

Badan Pusat Statistik. 2022. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Badan Pusat Statistika.

Hardjowigeno. S. 2007. Ilmu Tanah. Jakarta; Akademik Pressindo.

Hariyadi. H.. Winarti. S.. & Basuki. B. 2021. Kompos dan pupuk organik cair untuk pertumbuhan dan hasil cabai rawit (Capsicum frutescens) di tanah gambut. Journal of Environment and Management. 2(1). 61-70.

Isnawan. B.H.. Astuti. A.. dan Haryanto. 2006. Kajian Inokulasi Rhizobium sp. pada Kedelai Introduksi Varietas Edamame pada Tanah Regosol. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Julianus. J.. Setiawan. S.. dan Suryani. R. 2023. Pengaruh Arang Sekam Padi Dan Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Edamame (Glycine Max (L.) Merril) Pada Tanah Gambut. Jurnal Ilmiah Pertanian. Sains & Teknologi. 1(1). 15-27.

Mul Mulyani Sutedjo dan A.G. Kartasapoetra. 2002. Pengantar Ilmu Tanah. Jakarta: Rineka Cipta

Pasaribu. D.. Sunarlim. N.. Sumarno. Supriati. Y.. Saraswati. R.. Sutjipto. P.. dan Karana. S. 2019. Penelitian Inokulasi Rhizobium sp. Indonesia. Dalam Syam. M.. Rusdi. dan Widjono. A. Risalah Penelitian dan Penambatan Nitrogen Secara Hayati pada Kacang-kacangan. Pusat Penelitian Tanaman Pangan. Departemen Pertanian Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi_LIPI. Bogor.

Purwanto. S. 2006. Kebijakan Pengembangan Lahan Rawa Lebak. Prosiding Seminar Nasional Lahan Rawa Tahun 2006.

Ramadhani M.. F. Silvina. dan Armaini.2016. Pemberian Pupuk Kandang dan Volume Air terhadap Pertumbuhan dan Hasil Edamame (Glycine max (L) Merril). Jurnal Faperta 3 (1): 1-13.

Reddy. M. R.. Poshadri. A.. Chauhan. S.. Prashanth. Y.. dan Reddy. R. U. 2019. Evaluation of soybean lines for edamame (Glycine max (L.) merrill) as a potential vegetable for Telangana state of India. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences. 8. 552-560.

Sahputra N.. E. A. Yulia. dan F. Silvina. 2016. Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Jarak Tanam Pada Edamame (Glycine max (L) Merril). Jurnal Faperta 3 (1). 36-48

Silalahi H. 2009. Pengaruh Inokulasi Rhizobium sp. Dan Pupuk Fosfat Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine max L. Merril). Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Sinuraya. B. A.. dan Melati. M. 2019. Pengujian berbagai dosis pupuk kandang kambing untuk pertumbuhan dan produksi jagung manis organik (Zea mays var. Saccharata Sturt). Buletin Agrohorti. 7(1). 47-52.

Soetanto. R. 2002. Penerapan Pertanian Organik Pemasyarakatan dan Pengem- bangannya. Yogyakarta: Kanisius.

Winarti. S.. Sudaryati and Estrada. E. 2016. ‘Sifat Fisiko-Kimia Flake Pisang Kepok Dengan Substitusi Tepung Cassava ( Phisyco-chemical Properties of Flake “ Kepok †Banana With Substitution Casava Flour )’. 11(2). pp. 1–10. doi: 10.1128/AEM.02644-08 [doi].

Downloads

Published

2025-03-24

Issue

Section

Articles