Respon Pertumbuhan dan Hasil Lobak Akibat Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pupuk NPK pada Tanah Aluvial
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i2.91977Keywords:
Lobak, aluvial, TKKS, NPKAbstract
Tanaman lobak (Raphanus sativus L.) memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Kalimantan Barat. Permasalahan akan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan masih menjadi kendala bagi petani, walaupun produksi lobak mengalami peningkatan setiap tahun namun angka produksi tersebut masih rendah apabila dibandingkan dengan data nasional. Upaya intensifikasi dengan penambahan kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan NPK diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil lobak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kompos TKKS dan NPK terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu kompos TKKS dan NPK masing-masing 3 taraf perlakuan terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan dan 4 sampel tanaman. Perlakuan Kompos TKKS (K) : k1 = 10 ton/ha atau 50 g/polybag, k2 = 20 ton/ha atau 100 g/polybag dan k3 = 30 ton/ha atau 150 g/polybag. Pupuk NPK (P) : p1 = 200 kg/ha atau 4 g/polybag, p2 = 400 kg/ha atau 8 g/polybag dan p3 = 600 kg/ha atau 12 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS 20 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil lobak terbaik pada tanah aluvial dengan parameter pengamatan berat kering tanaman, jumlah daun 2 MST (minggu setelah tanam), berat segar umbi, panjang umbi dan diameter umbi.References
Dalzell HW, Bidlestone AJ, Gray KR, Thurairajan K. (1980). Soil Management: Compost Production and Use in Tropical and Subtropical Environment. Soil Bulletin 56. Food and Agricultural Organization of The United Nation
Djuarnani, N., Kristian, & Setiawan, B. S. (2005). Cara Cepat Membuat Kompos. Cetakan 1. Jakarta: Agro Media Pustaka.
Pangaribuan, E. A. S., Darmawati, A., & Budiyanto, S. (2020). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakchoy pada Tanah Berpasir Dengan Pemberian Biochar dan Pupuk Kandang Sapi. Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi, 22(2), 72–78
Hakim, N. 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Lampung : Lampung University Press
Justika, S. Baharsjah dan D. H. Ashari. 1992. Posisi Kacang-kacangan di Indonesia. Bogor : Institut Pertanian
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sustainability Nexus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.