Respon Pertumbuhan dan Hasil Lobak Akibat Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pupuk NPK pada Tanah Aluvial

Authors

  • Arien Arien Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Darussalam Darussalam Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Dwi Zulfita Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/snja.v1i2.91977

Keywords:

Lobak, aluvial, TKKS, NPK

Abstract

Tanaman lobak (Raphanus sativus L.) memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Kalimantan Barat. Permasalahan akan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan masih menjadi kendala bagi petani, walaupun produksi lobak mengalami peningkatan setiap tahun namun angka produksi tersebut masih rendah apabila dibandingkan dengan data nasional. Upaya intensifikasi dengan penambahan kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan NPK diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil lobak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kompos TKKS dan NPK terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu kompos TKKS dan NPK masing-masing 3 taraf perlakuan terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan dan 4 sampel tanaman. Perlakuan Kompos TKKS (K) : k1 = 10 ton/ha atau 50 g/polybag, k2 = 20 ton/ha atau 100 g/polybag dan k3 = 30 ton/ha atau 150 g/polybag. Pupuk NPK (P) : p1 = 200 kg/ha atau 4 g/polybag, p2 = 400 kg/ha atau 8 g/polybag dan p3 = 600 kg/ha atau 12 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS 20 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil lobak terbaik pada tanah aluvial dengan parameter pengamatan berat kering tanaman, jumlah daun 2 MST (minggu setelah tanam), berat segar umbi, panjang umbi dan diameter umbi.

References

Dalzell HW, Bidlestone AJ, Gray KR, Thurairajan K. (1980). Soil Management: Compost Production and Use in Tropical and Subtropical Environment. Soil Bulletin 56. Food and Agricultural Organization of The United Nation

Djuarnani, N., Kristian, & Setiawan, B. S. (2005). Cara Cepat Membuat Kompos. Cetakan 1. Jakarta: Agro Media Pustaka.

Pangaribuan, E. A. S., Darmawati, A., & Budiyanto, S. (2020). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakchoy pada Tanah Berpasir Dengan Pemberian Biochar dan Pupuk Kandang Sapi. Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi, 22(2), 72–78

Hakim, N. 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Lampung : Lampung University Press

Justika, S. Baharsjah dan D. H. Ashari. 1992. Posisi Kacang-kacangan di Indonesia. Bogor : Institut Pertanian

Downloads

Additional Files

Published

2025-07-03

Issue

Section

Articles