Tepung Jewawut (Setaria italica L.): Potensi sebagai Tepung Alternatif dalam Upaya Diversifikasi Produk Pangan di Indonesia

Authors

  • Davin Goneril Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Vincent William Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Talitha Azmi Tahara Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Shafa Maulidina Harizar Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/nexus.v1i1.92279

Keywords:

Diversifikasi pangan, gizi, jewawut, sensoris

Abstract

Jewawut (Setaria italica L.) merupakan salah satu komoditas serealia lokal yang sangat mudah untuk hidup dalam kondisi lingkungan ekstrem dan tetap dapat memperoleh hasil produksi yang melipah. Dinamika distribusi jewawut di Indonesia pernah berkembang pesat sekitar tahun 1900, namun kemudian meredup pada perkembangnya. Pemanfaatan jewawut dinilai kurang optimal karena pemanfaatan di masyarakat hanya sebatas sebagai pakan burung. Jewawut memiliki potensi dari segi nutrisi, namun lebih banyak diolah sebagai pakan. Dalam melakukan upaya diversifikasi pangan, peninjauan potensi pemanfaatan tepung jewawut menjadi produk olahan pangan perlu dilakukan. Hal ini dilakukan peninjauan dari segi nutrisi dan jenis produk olahan dari tepung jewawut. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur. Senyawa gizi yang terkandung, dinilai bahwa jewawut kaya akan komponen makronutrien dan mikronutrien. Dari segi jenis olahan produk, didapatkan beberapa produk yang dapat disubstitusi sebagian dalam formulasi produk atau sebagai bahan tambahan dalam olahan pangan. Dengan mengetahui potensi dari olahan pangan berbahan dasar tepung jewawut diharapkan dapat meningkatkan upaya diversifikasi lanjutan pada berbagai macam bentuk olahan pangan terutama di Indonesia.

References

Anugrahati, N. A., dan Naomi, J. (2021). Karakteristik Fisik Kue Kembang Goyang dengan Substitusi Jewawut (Setaria italica L. P. Beauv.) dan Variasi Konsentrasi Santan. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 10(1), 45-55.

Anugriani, I., Salam, A., Amir, S., Jafar, N., dan Nurzakiah. (2022). Daya Terima Cookies Subtitusi Tepung Jewawut dan Bekatul sebagai Sumber Energi Protein. The Journal of Indonesian Community Nutrition, 11(2), 74-84.

Arif, D. Z., Cahyadi, W., dan Firdhausa, A. S. (2018). Kajian Perbandingan Tepung Terigu (Triticum aestivum) dengan Tepung Jewawut (Setaria italica) Terhadap Karakteristik Roti Manis. Pasundan Food Technology Journal, 5(3), 180-189.

Handique, K. M., Laskar, S. K., Raquib, M., Choudhury, S., Upadhyay, S., Bora, D. P., dan Tamuly, S. (2023). Effects of Foxtail Millet Flour (Setaria italica) on the Proximate Composition, Texture Profile, Colour Profile and Microbiological Qualities of Duck Meat Sausages. Asian Journal of Dairy and Food Research, 42(3), 386-391.

Hidayati, N., dan Syarif, F. (2019). Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jewawut [Setaria italica (L.) P. Beauv.] pada Perlakuan Dosis Radiasi dengan Pengurangan Frekuensi Penyiraman untuk Seleksi Toleran Kekeringan. Jurnal Biologi Indonesia, 15(2), 177-185.

Leksono, A., dan Nugraheni, M. (2019). Pengembangan Sponge Cake Kaya Serat dengan Tepung Jewawut. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana FT UNY, 14(1), 1-8.

Malau, L. R. E., Rambem K. R., Ulya, N. A., dan Purba, A. G. (2023). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produksi Tanaman Pangan Di Indonesia. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 34-46.

Meherunnahar, M., Ahmed, T., Chowdhurry, R. S., Miah, M. A. S., Sridhar, K., Inbaraj, B. S., Hoque, M. M., dan Sharma, M. (2023). Development of Novel Foxtail Millet-Based Nutri-Rich Instant Noodles: Chemical and Quality Characteristics. Foods, 12(819), 1-11.

Muhammad, D. R. A., Sasti, T. G., Siswanti, dan Anandito, R. B. K. (2020). Karakteristik Brownis Kukus Cokelat Berbahan Dasar Pati Garut Dengan Subtitusi Parsial Tepung Jewawut. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 12(2), 87-98.

Passally, S. (2022). Isolasi Protein Jewawut (Setaria Italica L) Dengan Metode Kjeldahl. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(3), 244–251.

Passally, S., Mengga, G. S., Rispayanti, Oktavianus, dan Lote, J. (2022). Analisis Kadar Protein Jewawut (Setaria italica L.). Agropross: National Conference Proceedings of Agriculture, 6, 398–402.

Putri, R. A. N., Rahmi, A., dan Nugroho, A. (2020). Karakteristik Kimia, Mikrobiologi, Sensori Sereal Flakes Berbahan Dasar Tepung Ubi Nagara (Ipomoea batatas L.) dan Tepung Jewawut (Setaria italica). Jurnal Teknologi Agro-Industri, 7(1), 1-11.

Ridwan, Hamdayani, T., dan Witjaksono. (2018). Respon Tanaman Jewawut [Setaria italica (L.) P. Beauv.] terhadap Kondisi Cahaya Rendah. Jurnal Biologi Indonesia, 14(1), 23-32.

Sangma, D. R., dan Mishra, B. K. (2017). Studies of Sensory Evaluation and Shelf-Life of Foxtail Millet Based Softy Ice-Cream. International Journal of Scientific Research in Science and Technology, 3(8), 175-185.

Sarabhai, S., Tamilselvan, T., dan Prabhasankar, P. (2021). Role of enzymes for improvement in gluten-free foxtail millet bread: It’s effect on quality, textural, rheological and pasting properties. LWT, 137(110365), 1-38.

Seoka, Y. S., dan Sulistiani. (2017). Profil Vitamin, Kalsium, Asam Amino dan Asam Lemak Tepung Jewawut (Setaria Italica L.) Fermentasi. Jurnal Biologi Indonesia, 13(1), 1-8.

Sulistyaningrum, A., Rahmawati, dan Aqil, M. (2017). Karakteristik Tepung Jewawut (Foxtail Millet) Varietas Lokal Majene dengan Perlakuan Perendaman. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 14(1), 11-21.

Susanti, E., Saragih, B., dan Yuliani. (2021). Pengaruh Formula Tepung Komposit Terigu dan Jewawut terhadap Sifat Sensoris, Daya Kembang, Intensitas Warna dan Kandungan Karotenoid Donat Labu Kuning. Journal of Tropical AgriFood, 3(2), 79-85.

Yulita, K. S., dan Ridwan. (2018). Molecular Characterization of Induced Mutation of Jewawut (Setaria italica ssp. italica) from Buru Island, Indonesia Using SRAP. Biodiversitas, 19(3), 1160-1168.

Zuhry, H., Harianja, A. T. A., Wahyutomo, B., Seirin, C. N., Gifary, D. M., Pohan, E. N., Aziz, H. A., Erlangga, R. H., dan Muhammad, R. S. (2022). Diversifikasi Bahan Pangan Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional BSKJI “Post Pandemic Economy Recoveryâ€, 2(6), 49-58.

Downloads

Published

2025-03-25

Issue

Section

Articles