Pengaruh Pemberian Kompos Buah Naga dan Pupuk SP-36 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame pada Lahan Gambut

Authors

  • Reldy Reldy Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Tatang Abdurrahman Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Radian Radian Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/snja.v1i2.94219

Keywords:

edamame, gambut, kompos buah naga, pupuk SP-36

Abstract

Pengelolaan tanah gambut untuk menunjang produktivitas hasil kedelai edamame dan menjadi lahan produktif dapat dilakukan dengan penambahan kompos buah naga dan pupuk SP-36. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis interaksi antara kompos buah naga dan pupuk SP-36 yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada lahan gambut. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah dosis kompos buah naga yang terdiri dari k1 : 10 ton/ha, k2 : 15ton/ha, k3 : 20 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk SP-36 yang terdiri dari p1 : 125 kg/ha, p2 : 150 kg/ha, p3 : 200 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kompos limbah buah naga dan pupuk SP-36 terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian pupuk SP-36 dengan dosis 200 kg/ha atau setara dengan 1,42 g/tanaman memberikan berat segar polong per tanaman tertinggi yaitu 187,4 g.

References

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat (2019). Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat Province in Figures.

Badan Pusat Statistik. 2021. Kalimantan Barat Dalam Angka. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak.

Hakim , N., M. Y. Nyakpa., A. M. Lubis., S. G Nugroho., M. A Diha., Go Ban Hong. dan H. H. Bailey. 1986. Dasar dasar ilmu tanah. Raja Grafindo persada. Jakarta.

Rao, S. 1994. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Edisi Kedua. Jakarta: Universitas Indonesia.

Riyantini I., P. Sudiarso, dan Tyasmoro S., Y. 2016. Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan dan hasil Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Merril.)

Sahputra, N., Yulia, A. E., dan Silvina, F. 2016. Pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dan jarak tanam pada kedelai edamame (Glycine max (L) Merril) Doctoral dissertation, Riau University.

Sumekto, R. (2006). Pupuk-pupuk organik. PT Intan Sejati. Klaten.

Yakti, M.,I. Padmini, O.,S, Dan Basuki. 2019. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai Edamame (Glycine max L. merril) Pada Berbagai Dosis Pupuk Kotoran Sapi Dan Trichoderma Harzianum. Agrivet.

Downloads

Published

2025-07-03

Issue

Section

Articles