Respon Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga terhadap Pemberian Pupuk Kandang Bebek dan KCl pada Tanah Podsolik Merah Kuning
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i3.95893Keywords:
Kubis Bunga, Podsolik Merah Kuning, KCl, Kotoran BebekAbstract
Kubis bunga (Brassica oleracea L) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran jenis kol dengan bunga putih, kubis bunga ini yang mempunyai nilai gizi yang tinggi, kubis mengandung zat-zat gizi yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), C dan E. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil kubis bunga terhadap pemberian pupuk kandang bebek dan pupuk KCl pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian dilaksanakan di Jalan Sepakat 2, Gang Racana Untan, Pontianak, dari Bulan Maret 2025 - Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor dan di ulang sebanyak tiga kali dan setiap perlakuan terdiri dari tiga sampel tanaman, sehingga total keseluruhan yaitu 81 tanaman. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang bebek (10, 20, dan 30 ton/ha), dan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (300, 400, dan 500 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi volume akar, luas daun, jumlah daun, berat kering tanaman, berat dan lingkar krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang signifikan antara kedua perlakuan terhadap semua variabel. Namun, kombinasi dosis 10 ton/ha pupuk kandang bebek dan 400 kg/ha pupuk KCl mampu memberikan hasil pertumbuhan dan produksi kubis bunga yang relatif baik pada tanah PMK. Pemberian pupuk organik dan anorganik ini juga terbukti meningkatkan pH tanah dari 4,65 menjadi 5,84, yang lebih mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan kesuburan tanah PMK melalui kombinasi pupuk kandang bebek dan KCl dapat meningkatkan hasil kubis bunga secara signifikan.References
Arpanto, T., Sari, D. P., & Hidayati, N. (2018). Pengaruh pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah podsolik. Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(2), 45–53.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (2020). Statistik Pertanian Kalimantan Barat 2020. Pontianak: BPS Kalbar.
Diana, D., Husaini, & Sari, L. N. (2020). Respon pertumbuhan kubis bunga terhadap pemberian pupuk KCl di tanah podsolik. Jurnal Agroteknologi Tropika, 5(1), 12–19.
Hardjowigeno, S. (1997). Ilmu tanah. Jakarta: Akademika Pressindo. Harjono. (2016). Sayuran dan kandungan gizinya. Jakarta: Penebar Swadaya.
Mahdalina, L., Sari, N. P., & Wulandari, D. (2019). Dosis optimal pupuk kandang bebek terhadap pertumbuhan kubis bunga pada tanah PMK. Jurnal Ilmu Pertanian, 8(3), 77–84.
Mahdalina, Zarmiyeni dan N. Hafizah. 2019. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Kotoran Itik dengan Penambahan Abu Sekam pada Tanah Rawa Lebak. Jurnal Sains STIPER Amuntai, 9(1), 1-8
Mahdiannoor, A. (2016). Efektivitas pupuk kandang bebek terhadap pertumbuhan kubis bunga di lahan marginal. Prosiding Seminar Nasional Pertanian, 2, 88– 93.
Pracaya. (2018). Budi daya sayuran dataran rendah dan tinggi. Jakarta: Penebar Swadaya.
Ranting, S., Kurniawan, B., & Astuti, L. (2021). Pengaruh dosis KCl terhadap produksi kubis bunga di tanah podsolik merah kuning.Jurnal Agroekoteknologi, 9(2), 23–31.
Setiawan. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Bebek dan KCl terhadap Pertumbuhan Beberapa Kultivar Kubis Bunga pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Equilibrium, 1(1), 13–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TIARA PUTRI SAGITA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.