Pengaruh Kombinasi Pupuk Kascing dan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah PMK
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i3.96363Keywords:
Bawang Daun, Kascing, NPK, Perlakuan, Tanah PMKAbstract
Bawang daun (ð˜ˆð˜ð˜ð˜ªð˜¶ð˜® ð˜§ð˜ªð˜´ð˜µð˜¶ð˜ð˜°ð˜´ð˜¶ð˜® L.) merupakan komoditas sayuran penting yang banyak digunakan sebagai bumbu penyedap dan campuran makanan, namun permintaan yang terus meningkat tidak diimbangi dengan produktivitas yang memadai di Kalimantan Barat akibat penurunan hasil panen dan keterbatasan lahan subur. Untuk mengatasi hal ini, ekstensifikasi lahan pada tanah podsolik merah kuning (PMK) yang luas namun kurang subur. Menggunakan kombinasi pupuk kascing dan NPK, diharapkan dapat memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan aktivitas biologis, serta mendukung hasil panen bawang daun yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kombinasi pupuk kascing dan NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, selama 2 bulan dimulai dari Desember 2024 sampai Januari 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu kombinasi dosis kascing dan NPK, perlakuan terdiri dari 5 taraf yaitu : P1 = 10 ton/ha kascing setara 30 g/tanaman + 425 kg/ha NPK setara 2,38 g/tanaman; P2 = 15 ton/ha kascing setara 45 g/tanaman + 375 kg/ha NPK setara 2,10 g/tanaman; P3 = 20 ton/ha kascing setara 60 g/tanaman + 325 kg/ha NPK setara 1,82 g/tanaman; P4 = 25 ton/ha kascing setara 75 g/tanaman + 275 kg/ha NPK setara 1,54 g/tanaman; P5 = 30 ton/ha kascing setara 90 g/tanaman + 225 kg/ha NPK setara 1,26 g/tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan per rumpun (anakan), jumlah daun per rumpun (helai), berat segar tanaman per rumpun (g), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kascing 30 ton/ha dan NPK 225 kg/ha merupakan kombinasi yang efisien dalam penggunaan pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah PMK.References
Ansyar, I. A., Silvina, F., & Murniati. (2017). Pengaruh Pupuk Kascing dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (ð˜ˆð˜ð˜ð˜ªð˜¶ð˜® ð˜¢ð˜´ð˜¤ð˜¢ð˜ð˜°ð˜¯ð˜ªð˜¤ð˜¶ð˜® L.). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian, 4(1), 1-13.
Cahyono. (2005). Budidaya Tanaman Sayuran. Jakarta: Penebar Swadaya.
Istina, I. N. (2016). Peningkatan Produksi Bawang Merah melalui Teknik Pemupukan NPK. Jurnal Agro, 3(1), 36-42.
Ningsih, M. S., Susilo, E., Rahmadina, R., Qolby, F. H., Tanjung, D. D., Anis, U., . . . Wisnubroto, M. P. (2024). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Padang: CV. Hei Publishing Indonesia.
Nurfadiansih, Santoso, B. B., & Suryaningsih, L. (2025). Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK (16:16:16) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (ð˜ˆð˜ð˜ð˜ªð˜¶ð˜® ð˜¢ð˜´ð˜¤ð˜¢ð˜ð˜°ð˜¯ð˜ªð˜¤ð˜¶ð˜® L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 4(1), 17-26.
Prasetyo, B. H., & Suradikarta, D. A. (2006). Karakteristik, Potensi dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 25(2), 39-47.
Syafitri, S., & Haryanto, H. (2021). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kucai (ð˜ˆð˜ð˜ð˜ªð˜¶ð˜® ð˜´ð˜¤ð˜©ð˜°ð˜¦ð˜¯ð˜°ð˜±ð˜³ð˜¢ð˜´ð˜¶ð˜® L.) terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Kascing. Skripsi. Mataram: Universitas Mataram.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitria Nova Silvany, Asnawati Asnawati, Indri Hendarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.