Pengaruh Abu Cangkang Susuh Kura dan Pupuk Majemuk N dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis Pada Tanah Podsolik Merah Kuning
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i3.98441Keywords:
Abu Cangkang Susuh Kura, Buncis, Podsolik Merah-Kuning, Pupuk Majemuk N dan KAbstract
Pengembangan tanaman buncis pada lahan podsolik merah kuning (PMK) dihadapkan pada sejumlah kendala kesuburan tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memanfaatkan abu cangkang susuh kura dan pupuk majemuk N dan K. Penelitian ini dilaksanakn untuk memperoleh kombinasi dosis abu cangkang susuh kura dan pupuk majemuk N dan K yang menyebabkan hasil panen buncis terbaik di lahan PMK. Lokasi penelitian ini berada di daerah Jl. Parit Haji Muksin II, Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat. Mulai Maret hingga Mei 2025. Metode penelitian yang pakai yaitu Rancangan Faktorial Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah penambahan abu cangkang susuh kura dalam tiga dosis, yaitu 439 kg/ha (1,75 g/polibag), 877 kg/ha (3,5 g/polibag), dan 1.316 kg/ha (5,25 g/polibag). Faktor kedua adalah dosis pupuk N dan K yang juga terdiri dari tiga perlakuan, yakni 50 kg/ha (0,75 g/tanaman), 150 kg/ha (2,25 g/tanaman), dan 250 kg/ha (3,75 g/tanaman). Variabel pengamatan yang di amati dalam penelitian ini, yaitu: volume akar (Cm3), berat kering tanaman (g), Jumlah polong/tanaman (buah), berat polong/tanaman (g), berat per polong (g). Selain variabel diatas juga dilakukan pengamatan terhadap perihal lingkungan yang meliputi: pH tanah, suhu udara ( °C), kelembaban udara (%) dan curah hujan (mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu cangkang susuh kura dosis 877 kg/ha memperoleh hasil berat polong per tanaman tertinggi yaitu 175,33 g/tanaman. Pemberian pupuk majemuk N dan K dengan dosis 150 kg/ha menghasilkan jumlah polong per tanaman tertinggi yaitu 176,66 g/tanaman.References
Alfy, M. N. T., dan Handoyo, T. 2022. Pengaruh Dosis Dan Waktu Aplikasi Pupuk Kcl Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.). Agriprima : Journal Of Applied Agricultural Sciences, 6(1), 85–97. Https://Doi.Org/10.25047/Agriprima
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2020. Luas Tanah Pmk Kalimantan Barat Dalam Angka. Jakarta : Grafistama
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2023. Produksi Tanaman Sayuran Dan Buah Semusim.
Buresh, R. J., Ramesh Reddy, K., dan Van Kessel, C. 2008. Nitrogen
transformations in submerged soils. Nitrogen in agricultural systems, 49, 401-436.
Cahyono, I. B. 2003. Kacang Buncis: Teknik Budi Daya Dan Analis Usaha Tani. Yogyakarta : Kanisius
Fachrudin, L., 2000. Budidaya Kacang-Kacangan. Yogyakarta. Kanisius.
Fitrah, R. I., dan Sumarni, T. 2024. Pengaruh Pupuk Kandang Dan Pupuk N Pada Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai (Glycine max L. Merill) Var. Anjasmoro. Produksi Tanaman, 12(04), 258–264. Https://Doi.Org/10.21776/Ub.Protan.2024.012.04.05
Direktorat Jendral Sayuran Dan Tanaman Obat. 2021. Standar Operasional Prosedur (SOP) Buncis. Jakarta : Direktorat Jendral Hortikultura
Ginting, E, N., Sutandi, A., Nungrogho, B., dan Indriyati, L, T. 2013. Rasio dan Kejenuhan hara K, Ca, Mg Didalam Tanah Untuk Tanaman Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq). Buletin Agrohorti, 15(2), 60–65.
Hong, S., Gan, P., dan Chen, A. 2019. Environmental controls on soil pH in planted forest and its response to nitrogen deposition. Environmental research, 172, 159-165.
Ivontianti, W. D., Khairi, S., Devitasari, R., dan Yusup. 2022. Pemanfataan Cangkang Keong Susuh Kura (Sulcospira testudinaria) Sebagai Adsorben Untuk Menyerap Logam Besi (Fe) Di Perairan Dengan Kajian Variasi Suhu Kalsinasi Adsorben. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 10(1), 38–47.
Liu, K. L., Han, T. F., Huang, J., Asad, S., Li, D. M., Yu, X. C., dan Zhang, H. M. 2020. Links between potassium of soil aggregates and pH levels in acidic soils under long-term fertilization regimes. Soil and Tillage Research, 197, 104480.
Pitojo, S. 2004. Benih Buncis. Yogyakarta : Kanisius
Salam, A. K. 2020. Ilmu Tanah. Bandar Lampung : Akademika Pressindo.
Santoso, B. 2006. Pemberdayaan Lahan Podsolik Merah Kuning Dengan Tanaman Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) Di Kalimantan Selatan. Jurnal Balai Penelitian Tanaman Tembakau Dan Serat, 5(1), 1–12.
Siswanto, B. 2019. Sebaran Unsur Hara N, P, K Dan pH Dalam Tanah. Buana Sains, 18(2), 109. Https://Doi.Org/10.33366/Bs.V18i2.1184
Supriyanto, E. A., Maulana, H., Dan Badrudin, U. 2024. Aplikasi Interval Pupuk Organik Cair Pada Variasi Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L .) Di Dataran Rendah. Jurnal Ilmiah Pertanian, 20(1), 130–137.
Sutedjo, M. M 2010. Pupuk dan Cara Pemupukan . Jakarta : Rineka Cipta
Syahfitri, H., Efendi, E., dan Wahyudin, D. 2019. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) Terhadap Pemberian Pupuk Grand-K Dan Zpt. Jurnal Agricultural Research, 15(1), 147–164.
Wirayuda, H., Sakiah, S., dan Ningsih, T. 2022. Kadar Kalium pada Tanah dan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) pada Lahan Aplikasi dan Tanpa Aplikasi Tandan Kosong Kelapa Sawit. Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 1(1), 19–24. https://doi.org/10.56211/tabela.v1i1.168
Yusdian, Y., Kamajaya, A. Y., Dan Hambali, A. 2019. Aplikasi Perbandingan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Buncis (Phaseolus vulgaris L) Varietas Balitsa 2. Jurnal Agro Tatanen, 1(1), 301–316. Https://Doi.Org/10.15797/com. 2019.23.00
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vinsensius Bagus Senangka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.