Pengaruh Pemberian Kapur dan Pupuk Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit di Lahan Gambut

Authors

  • Parida Parida Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Iwan Sasli Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Edy Syahputra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/snja.v1i3.98595

Keywords:

cabai rawit, gambut, kapur dolomit, pupuk kalium

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas sayuran penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan tingkat konsumsi yang besar, baik dalam bentuk segar maupun olahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara pemberian kapur dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit di lahan gambut, menentukan dosis kapur terbaik, serta dosis pupuk kalium yang optimal. Penelitian dilaksanakan di Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Januari"“Mei 2025 menggunakan rancangan petak terbagi (split plot). Faktor utama adalah dosis kapur dolomit, terdiri atas: k1 = 2,16 kg/bedengan (10,8 ton/ha; pH 5,64), k2 = 3,47 kg/bedengan (17,3 ton/ha; pH 6,36), dan k3 = 4,79 kg/bedengan (23,9 ton/ha; pH 6,34). Anak petak berupa dosis pupuk KCl, yaitu: p1 = 120 kg/ha (2,7 g/tanaman), p2 = 240 kg/ha (5,4 g/tanaman), dan p3 = 360 kg/ha (8,2 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara kapur dan pupuk kalium terhadap variabel pertumbuhan dan hasil cabai rawit, serta dosis kapur tidak berpengaruh nyata terhadap variabel yang diamati. Meskipun demikian, dosis kapur terendah efektif meningkatkan pH tanah gambut. Pupuk kalium dengan dosis 360 kg/ha memberikan hasil terbaik pada variabel volume akar dan berat kering tanaman.

References

Alif, S. M. (2017). Kiat Sukses Budidaya Cabai Rawit. Yogyakarta: Bio Genesis 158 hlm.

BPS. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Produksi Tanaman Cabai Rawit. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjEjMg==/produksi-tanaman-sayuran

Direktorat Jenderal Hortikultura. (2009). Pedoman Umum: Standar Operasional Prosedur Budidaya Cabai Rawit (Tahir (ed.). Direktorat Budidaya Tanaman Sayuran & Biofarmaka. http://ppid.pertanian.go.id/doc/1/Budidaya/Budidaya.

Marschner, H. (2012). Marschner’s Mineral Nutrition of Higher Plants (3rded.). Academic Press.

Nasir, A., Ramadhan, R., & Lubis, H. (2021). Identifikasi Patogen Penyebab Penyakit Busuk Buah Pada Cabai Rawit. Agrotek Tropika. 9(1). 45-52.

Nurfira, T., Abdullah, Ibrahim, B. (2020). Pengaruh Pupuk Nitrogen dan Kalium Terhadap Produksi Serta Kandungan Vitamin C Pada Buah Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Jurnal AGrotekMAS. 1(3), 86-95.

Nurwanto, A., Soedradjad, R., Sulistyaningsih, N. (2017). Aplikasi Berbagai Dosis Pupuk Kalium dan Kompos Terhadap Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). jurnal Agritrop. 15(2), 181-193.

Peter, Maulidi, & Hariyanti. (2018). Growth and Yield Responses of Red chillies on the Application of Dolomite Lime and Liquid Organic Ferilizer in Peat Soil. Jurnal Sains Pertanian Equator.

Saputra, A., dan Wawan. (2017). Pengaruh Leguminosa Cover Crop (LCC) Mucuna bracteata pada Tiga Kemiringan Lahan terhadap Sifat Kimia Tanah dan Perkembangan Akar Kelapa Sawit Belum Menghasilkan. Jom Faperta. 4(2), 1-15.

Subiksa, I. G. M., Hartatik, W., & Agus, F. (2011). Pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan. Balai Penelitian Tanah. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Kementerian Pertanian. Bogor, 16.

Tama, Kurniawan Adhi, and Utami Agus Yulianti. (2025). Pengaruh Asam Humat dan Pupuk Kalium Nitrat Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian 1.(1); 1-8.

Tjandra, E. (2011). Panen Cabai Rawit Di Polybag, Cahaya Atma Pustaka, Yogyakarta.

Wibowo, A. (2022). Teknik Budidaya Cabai Rawit. 20 Mei 2024. Pertanian Magelangkota. http://pertanian.magelangkota.go.id/informasi/artikel-pertanian/404-teknis-budidaya-cabai-rawit

Downloads

Additional Files

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles