Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan hasil Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) pada Tanah Aluvial

Authors

  • Anis Wahyuni Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Dwi Zulfita Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Cico Jhon Karunia Simamora Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/snja.v1i4.98751

Keywords:

Rosella, Pukan Kambing, pupuk KCl, Tanah Aluvial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara pupuk kandang kambing dan pupuk KCl yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil rosella pada tanah aluvial. Perlakuan penelitian ini merupakan dirancang dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Perlakuan terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing (P) terdiri dari P1: pupuk kandang kambing 15 ton/ha, P2: pupuk kandang kambing 20 ton/ha, P3: pupuk kandang kambing 25 ton/ha, sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (K) terdiri dari K1: pupuk KCl 100 kg/ha, K2: pupuk KCl 150 kg/ha, K3: pupuk KCl 200 kg/ha. Variabel yang amati meliputi Tinggi tanaman (cm), Diameter batang (cm), Jumlah cabang, Umur berhunga (HST), Berat kering tanaman (g), Volume akar (cm ³), Jumlah bunga pertanaman, berat bunga segar per tanaman (g), Berat bunga kering (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ditemukan dosis interaksi antara pupuk kandang kambing dan pupuk KCl yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil rosella pada tanah aluvial tetapi interaksi pupuk kandang kambing dosis 25 ton/ha setara dengan 125 g/tanaman dan pupuk KCl dosis 100 kg/ha sudah dapat mengingkatkan pertumbuhan tanaman rosella pada tanah aluvial. Sedangkan interaksi antara pupuk kandang kambing dosis 15 ton/ha setara dengan 75 g/tanaman dan pupuk KCl dosis 100kg/ha setara dengan 25 g/tanaman sudah dapat meningkatkan hasil rosella pada tanah alluvial

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2020. Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2020. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat.

BPTP Kalimantan Timur. 2014. Laporan Teknis Peranan Fosfor (P) dan Kalium (K) dalam pembungaan dan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit. Samarinda: Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Kalimantan Timur

Duaja, M. D. 2012. Pengaruh Bahan dan Dosis Kompos Cair Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa, sp.). Jurnal Bioplantae. 1(1), 37-45.

Gardner, F. P., Pearce, R. B., dan Mitchell, G. L.1991. Fisiologi Tanamanan Budidaya. [Plant Physiology of Cultivation]. Jakarta: Universitas Indonesia Press (in Indonesian).

Harjdowigeno, S. 2010. Ilmu Tanah. Jakarta: Penerbit Akademika Pressindo. 288 hal.

Jumin, H. B.1994. Dasar dasar Agronomi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Lakitan, B. 2002. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mani, R. A. N., Hayati, R., dan Widiarso, B. 2025. Pemberian Kombinasi Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk N, P, K terhadap Ketersediaan Unsur Hara N, P, K serta Petumbuhan Tanaman Jagung (Zea Mays) di Tanah Ultisol. Jurnal Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, 11(1), 32-42.

Mardiah, M., Sawarni, S., Wicaksono, R., Ashadi., Arifah dan Rahayu. 2009. Budidaya dan Pengolahan Rosella si Merah Segudang Manfaat. Jakarta: Penerbit Agromedia Pustaka 98 hal.

Meylia, R. D. dan Koesriharti. 2018. Pengaruh Pemberian Fosfor dan Sumber Kalium yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat. (Lycopersicon esculentum, Mill.). Jurnal Produksi Tanaman. 6(8): 1937-1940.

Pranata A.S. 2010. Meningkatkan Hasil Panen Dengan Pupuk Organik. Jakarta: Agromedia Pustaka, Hal 51.

Rahmawati, R. 2019. Budidaya Rosella Strategi Memanen Uang Dalam 4 Bulan. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Baru Press.180 hal.

Samekto, R. 2006. Pupuk Kandang. Jakarta: Penerbit PT Citra Aji Parama. 44 hal.

Sidar. 2010. Artilkel Ilmiah Pengaruh Kompos sampah Kota dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zeamays Saccharata) Pada Fluventic Eutrupdepts asal Jatinangor Kabupaten Sumedang. Dalam: http:searchPdf.//kompos-sampahkota/Sidar/ht ml. Diakses pada tanggal 21 Juli 2025. Pontianak.

Tindall, H. D. 1983. Vegetables in the Tropics. London: Macmillan Press Ltd. Halaman 32–41.

Zulkifli, Z., dan Sari, P. L. 2018. Uji Pupuk KCl dan Bokasi Gulma terhadap Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccarata Sturt). Jurnal. Dinamika Pertanian, 34(1), 19-26.

Downloads

Published

2025-12-03

Issue

Section

Articles