Pengaruh Fiber Kelapa Sawit dan Pupuk KNO3 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Labu Madu pada Tanah Podsolik Merah Kuning
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i4.98869Keywords:
Fiber kelapa sawit, labu madu, pupuk KNO3, podsolik merah kuningAbstract
Labu madu (Cucurbita moschata L.) merupakan tanaman hortikultura yang kaya akan nutrisi. Pertumbuhan dan hasil labu madu dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah media tumbuh tanaman. Penggunaan tanah PMK sebagai media tanam memiliki kendala, diantaranya yaitu sifat fisik dan kimia tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pemberian Fiber Kelapa Sawit dan Pupuk KNO3. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan interaksi dari dosis fiber kelapa sawit dan KNO3 yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman labu madu pada tanah PMK. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu Fiber Kelapa Sawit dan Pupuk KNO3 masing-masing dengan 3 taraf perlakuan yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan, sehingga total keseluruhan ada 108 sampel tanaman. Adapun perlakuan yang dimaksud yaitu: faktor pertama yaitu Fiber Kelapa Sawit (F) terdiri dari 3 taraf perlakuan, f1 (10 ton/ha setara 468 g/polybag), f2 (20 ton/ha setara 937 g/polybag), f3 (30 ton/ha setara 1.406 g/polybag). Faktor kedua yaitu KNO3 (K), k1 (150 kg/ha setara 7 g/tanaman), k2 (250 kg/ha setara dengan 12 g/tanaman) dan k3 (350 kg/ha setara dengan 16 g/tanaman). Variabel pengamatan yang diamati adalah volume akar, luas daun, berat kering tanaman, panjang buah, diameter buah, dan berat buat per tanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi fiber kelapa sawit dosis 10 ton/ha setara 468 g/polybag dan pupuk KNO3 dosis 150 kg/ha setara 7 g/tanaman sudah dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil labu madu pada tanah Podsolik Merah Kuning.References
Amin.A, A.Sholihah, dan Djuhari. 2024. "Pengaruh Dosis Pupuk KNO3 Terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)." AGRONISMA Vol.11, No.2:468-485.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (2021). Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2021. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.
Barus.R. 2023. "Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Terhadap Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (Elais guineensi Jacq) dan Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Buah Pisang Kepok." Repository.uma.ac.id.
Goldsworthy, L. M., dan Fisher, N. R. 1992. Fisiologi Tanaman dan Pengaruh​Lingkungan.​Cambridge University Press.
Hakim, N., Lubis, A., dan Abdullah, D. 1998. Dasar-dasar agronomi. Jakarta: PT​Rajawali Pers.
Jumin, H. B. 1994. Dasar-dasar fisiologi tanaman. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Lingga dan Marsono. 2006. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta:Penebar Swadaya.
Meylia, R. D. dan Koesriharti. 2018. Pengaruh pemberian pupuk fosfor dan sumber kalium​yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicon​esculentum Mill.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(8): 1934– 1941.
Nafery.R, M.Andriyadi, M.Treinawaty, dan Meriyanto. 2023. "Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Labu Madu (Cucurbita moschata L.)." Journal of Global Sustainable Agriculture 4(1): 55-61.
Pranata, A.S.2010. Meningkatkan hasil panen dengan pupuk organik.Jakarta: AgroMedia.
Rosdiana, E.Apriyanto, dan A.Santika. 2021. "Potensi Limbah Serat Buah Sawit Sebagai Media Tanam Untuk Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Barassica rapa L.)." Jurnal Agrosains dan Teknologi Vol.6, No.2:107-116.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Elisabet Lala, Edy Syahputra, Dwi Zulfita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.