Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Biostimulan Ekstrak Rumput Laut Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah pada Tanah Aluvial

Authors

  • Febriana Febriana Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Surachman Surachman Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia
  • Tris Haris Ramadhan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak 78124, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/snja.v1i4.99017

Keywords:

Aluvial, Bawang Merah, Biostimulan Ekstrak Rumput Laut, Pupuk Kandang Ayam

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonium L.) merupakan komoditas hortikultura yang tergolong sayuran rempah memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi.. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di Desa Pancaroba Jl Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang,Kabupaten Kuburaya,Kalimantan Barat. Penelitian dimulai pada tanggal 20 Februari 2025 sampai 25 April 2025. Penelitian ini menggunakan faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. faktor pertama adalah dosis Pupuk Kandang ayam (a) dan faktor kedua konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut dengan kode (b) yang masing-masing terdiri dari 3 taraf.Perlakuan Pupuk Kandang Ayam adalah (a1) 10 ton/ha setara 40 gram/polybag, (a2) 20 ton/ha setara 80 gram/polybag, (a3) 30 ton/ha setara 120 gram/polybag. Faktor kedua adalah konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut yaitu (bâ‚) 1 ml / liter air, (bâ‚‚) 2 ml / liter air, b₃ 3 ml / liter air. Variabel Pengamatan dalam penelitian ini antara lain :Tinggi tanaman (cm),Jumlah daun per rumpun (helai),Jumlah umbi per rumpun, Jumlah anakan per rumpun Berat umbi segar per rumpun (g) dan Berat umbi kering angin per rumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perlakuan pupuk kandang ayam dan biostimulan ekstrak rumput laut memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah anakan/per rumpun, jumlah umbi/per rumpun, berat segar/per rumpun, berat kering angina/per rumpun. 17,44 Berat umbi kering/rumpun tertinggi 29,89 g meningkat 99,26% dibanding perlakuan terendah 15,00 g ,sedangkan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata.

References

Basa, 1992, Bahan Organik Untuk Stabilitas Produksi Tanaman Pangan pada Lahan Kering Podsolik, dalam Hasil Penelitian Pertanian Bogor, Vol.2, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, Bogor.

BPS. 2023. Produksi Bawang Merah.Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.

BPS. 2023. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak : Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.

Du Jardin, P. 2015. Plant Biostimulants: Definition, concept, main categories and regulation.ScientiaHorticulturae. http://dx.doi.org/10.1016/j.scienta.2015.09.021

Gomez-Merino, F.C and Trejo-Tellez, L.I 2015. Review : Biostimulant activity of phosphite in horticulture. Journal Scientia Horticulturae. 196, 82-90.

Kania R. S. dan Maghfoer M. D. 2018. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambingdan Waktu Aplikasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil bawang Merah (Allium ascaloniucum L.). Jurnal Produksi Tanaman. 6 (7) : 407- 4014

Novizan. 2003. Petunjuk Pemupukan yang Efektif: Jakarta Agromedia Pustaka.

Tenuta M. 2006. Plant Growth Promoting Rhizobacteria: Prospects for Increasing Nutrient Acquisition and Disease Control. Departementof Soil Science. University of Manitoba.:72-77.

Ulfa, A. 2017. Pengaruh Biostimulan Terhadap Bakteri Penambat Nitrogen Dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Tanaman Padi Gogo. Agroekoteknologi. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang

Wibowo, S. 2001. Budidaya Bawang Putih, Merah dan Bombay: Jakarta Penebar swadaya.

Yunindanova, M. B., Budiastuti, M. S., & Purnomo, D. 2018. The Analysis Of Endogenous Auxin Of Shallot And Its Effect On The Germination And The Growth Of Organically Cultivated Melon (Cucumis Melo). Iop Conference Series: Earth And Environmental Science, 215(1). Https://Doi.Org/10.1088/1755-1315/215/1/012018

Downloads

Additional Files

Published

2025-12-04

Issue

Section

Articles