Potensi Kewirausahaan Ecoprint: Studi Survei di Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i4.99314Keywords:
ecoprint, kewirausahaan, potensi bisnis, usahawan mudaAbstract
Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain berbasis alam yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai estetika tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, minat, serta potensi kewirausahaan ecoprint di kalangan mahasiswa kehutanan dan usahawan muda. Metode penelitian menggunakan survei kuantitatif deskriptif terhadap 54 responden yang terdiri dari mahasiswa, pekerja, wirausaha, dan ibu rumah tangga. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup, dan data dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (81,5%) telah mengenal ecoprint, dengan media sosial sebagai sumber informasi utama (40,7%). Minat terhadap produk ecoprint sangat tinggi, ditunjukkan oleh 83,3% responden yang memilih skor 3–4 dari skala 1–4. Faktor utama ketertarikan meliputi keunikan dan nilai artistik (61,1%) serta ramah lingkungan (55,6%). Sebanyak 88,9% responden menilai ecoprint memiliki potensi usaha menjanjikan, dengan target pasar utama wisatawan (50%) dan anak muda (31,5%). Strategi promosi yang dianggap paling efektif adalah media sosial (59,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa ecoprint berpeluang besar dikembangkan sebagai usaha kreatif berbasis bahan lokal dengan mengedepankan strategi pemasaran digital dan desain khas daerah.References
Andayani, S., Dami, S., & Rahmawati, Y. E. S. (2022). Pelatihan pembuatan ecoprint menggunakan teknik steam di Hadimulyo Timur. Sinar Sang Surya, 6(1), 31–40.
Fatmala, Y., & Hartati, S. (2020). Pengaruh membatik ecoprint terhadap perkembangan kreativitas seni anak di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1143–1155.
Harish, A. R., & Hikmah, A. R. (2021). Ecoprint sebagai alternatif peluang usaha fashion yang ramah lingkungan. Universitas Negeri Yogyakarta.
Istifadhoh, N., Wardah, I., & Stikoma, T. (2022). Pemanfaatan digital marketing pada pelaku usaha batik ecoprint. APT Journal, 5(2), 147–152.
Nindita, C. A. S., Latief, M., Puspitasari, R. D., Bemis, R., & Heriyanti. (2021). Pengenalan ecoprint guna meningkatkan keterampilan siswa dalam pemanfaatan bahan alam. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 4(1), 111–117.
Saptutyningsih, E., & Kamiel, B. P. (2019). Pemanfaatan bahan alami untuk pengembangan ecoprint dalam mendukung ekonomi kreatif. Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 276–283.
Saharani, R., & Andayani, P. (2025). Potensi kewirausahaan ecoprint: Studi survei di Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. Sustainability Nexus Journal, Vol.x(No.x), xx–xx.
Susanto, N. C. A., Latief, M., Puspitasari, R. D., Bemis, R., & Heriyanti. (2021). Pengenalan ecoprint untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam pemanfaatan bahan alam. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 4(1), 111–117.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahma Saharani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.