Validasi Model Bisnis Kafe Edu-Konservasi HHBK dengan Pendekatan Environmental-Based View (EBV) di Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i1.99386Keywords:
Bisnis hijau, edu-konservasi, kewirausahaan kehutanan, madu kelulut, validasi modelAbstract
Kewirausahaan kehutanan berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) memiliki peran strategis dalam mewujudkan kelestarian ekonomi dan lingkungan. Madu Kelulut (Trigona sp.) merupakan salah satu HHBK unggulan Kalimantan Barat dengan nilai ekonomi tinggi, namun pengembangannya oleh pelaku usaha lokal masih menghadapi tantangan pemasaran dan standarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi kelayakan sebuah model bisnis berkelanjutan yang terintegrasi sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada calon konsumen di Pontianak untuk mengukur minat pasar dan persepsi terhadap model kemitraan. Kerangka konseptual model bisnis ini didasarkan pada pendekatan Environmental-Based View (EBV), yang menyinergikan pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hasil survei menunjukkan adanya minat yang tinggi dari masyarakat terhadap konsep kafe edu-konservasi dan produk turunan madu kelulut. Selain itu, ditemukan pula respons positif dari wirausahawan terhadap skema kemitraan fair-trade. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model bisnis kafe Edu-Konservasi Dan Produk Turunan Madu Kelulut valid dan layak untuk diimplementasikan sebagai solusi kewirausahaan HHBK yang inovatif.References
Alsubhi, M., Blake, M., Nguyen, T., Majmudar, I., Moodie, M., & Ananthapavan, J. (2023). Consumer willingness to pay for healthier food products: A systematic review. Obesity Reviews, 24(1), e13525. https://doi.org/10.1111/obr.13525
Budiman, S., & Dananjoyo, R. (2021). The Effect of Cafe Atmosphere on Purchase Decision: Empirical Evidence from Generation Z in Indonesia. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(4), 483–492. http://dx.doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no4.0483
Chandra, R. A., Baboe, K., & Putri, W. U. (2022). Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Lebah Madu Kelulut Kelompok Usaha 'Pasir Puti' Di Desa Petak Puti Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Edunomics Journal, 3(2), 101-112.
Hariatama, F., Oktaria, M., Putri, W. U., Alexandro, R., Prayogo, R., & Nibel, H. (2022). Analisis SWOT Terhadap Pelaksanaan Strategi Pemasaran Madu Kelulut Pada Kelompok Usaha Desa Petak Puti. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS), 14(1), 136-143.
Hermudananto, H., Rofii, M. N., Sunarta, S., Lukmandaru, G., Arfenda, F. C., Utami, R. N., Triyogo, A., Ratnaningrum, Y. W. N., & Supriyatno, N. (2025). Unlocking the Economic Potential of Non-Timber Forest Products in Indonesia's Special Purpose Forest Zones. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 14(4), 1166–1175. https://doi.org/10.23960/jtepl.v14i4.1166-1175
Lukman, L., Gusti, H., & Sarma, S. (2021). Potensi Jenis Lebah Madu Kelulut (Trigona spp) untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 8(4), 792-801.
Purnomowati, N. H., & Asrihapsari, A. (2021). Green Community Empowerment Business Model to Recognize Solo Green City: A Case Study. MIX: Jurnal Ilmiah Manajemen, 11(1), 136-146. http://dx.doi.org/10.22441/mix.2021.v11i1.010
Syam, Y., Usman, A. N., Natzir, R., Rahardjo, S. P., Hatta, M., Sjattar, E. L., Saleh, A., & Sa'nah, M. (2016). Nutrition and pH of Trigona Honey from Masamba, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR), 27(1), 32-36.
Yanti, E. N., & Kustiawan, P. M. (2023). Study of Indonesian Stingless Bee (Trigona sp.) propolis potential as antioxidant: A review. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 9(3), 261-269.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dea Amanda Adistya, Egi Septyanda, Muhammad Febriansyah Prasetya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.