Respon Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga Terhadap Pemberian Biostimulan Ekstrak Rumput Laut dan KCl Pada tanah Ultisol
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i4.99396Keywords:
Kubis bunga, biostimulan ekstrak rumput laut, KCl, tanah ultisolAbstract
Kubis bunga atau kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis L.) merupakan satu diantara jenis komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara pemberian biostimulan ekstrak rumput laut dan pupuk KCl untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil terbaik kubis bunga pada tanah ultisol. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis biostimulan ekstrak rumput laut dengan simbol (B) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu B1 = 3 ml/liter air, B2 = 5 ml/liter air, B3 = 7 ml/liter air dan faktor yang kedua adalah KCl dengan simbol (K) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu K1 = 100 kg/ha atau 2,5 g/polybag, K2 = 200 kg/ha atau 5 g/polybag, K3 = 300 kg/ha atau 7,5 g/polybag. Hasil penelitian ini adalah terdapat interaksi biostimulan ekstrak rumput laut 3 ml/liter air dan pupuk KCl 200 kg/ha setara dengan 5 g/polybag dapat memberikan pertumbuhan dan hasil kubis bunga yang terbaik pada tanah ultisol.References
Alfikri, F., Abdurrahman, T., dan Radian, R. 2023. Pengaruh Bokasi Kirinyu Dan Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kubis Bunga Pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(3) : 615-623.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2020. Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2020.
Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat.
Calvo, P., Nelson, L., and Kloepper, J.W. 2014. Agricultural Uses of Plant Biostimulants. Plant and Soil, 383(1- 2), 3-41.
Cleopatra, Noli, Z. A., Idris, M., Chairul, Suwirmen, & Solfiyeni. 2023. Application of Portulaca oleracea L. Extract as a Biostimulant with Several Types of Solvents on The Growth of Kale (Brassica oleracea var. achepala). Jurnal Biologi Tropis, 23(4), 715–721.
Craigie, J, S. 2011. Seaweed Extract Stimuli in Plant Science and Agriculture. J. Appl. Phycol. 23 371- 393
Du Jardin, 2015. P. Biostimulan tanaman: Pengertian, konsep, kategori utama dan regulasi. Sains. Hortik.
, 196, 3–14.
El-Sayed, S. F., Mohamed, H. I., & Abd El-Azeem, S. A. (2021). Effect of organic biostimulants and potassium fertilization on growth and productivity of cauliflower (Brassica oleracea var. botrytis). Bioscience Research, 18(2), 1205–1215.
Mahmood, A. K., Omar, S. J., & Halshoy, H. S. (2021). The Impact of ( Alga Mix ) Seaweed and Garlic Extraction on Growth and Yield of Cauliflower. 13(3), 9–15.
PT. East West Seed Indonesia. 2020. Deskripsi Kubis Bunga Larissa F1
Rahmawan, S. I., & Arifin, Z. 2019. Pengaruh Pemupukan Kalium (K) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kubis (Brassica oleraceae var. capitata, L.). Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan , 3(February 2013), 1–9.
Rathore, S. S., Chaudhary, D. R., Boricha, G. N., Ghosh, A., Bhatt, B. P., Zodape, S. T., & Patolia, J. S. (2009). Effect of seaweed extract on the growth, yield and nutrient uptake of soybean (Glycine max) under rainfed conditions. South African Journal of Botany, 75(2), 351–355. https://doi.org/10.1016/j.sajb.2008.10.009
Stirk, W., Tarkowska, D., Turecova, V., Strnad, M., and Staden, J. (2014). Abscisic Acid, Gibberellins and Brassinosteroids in Kelpak, a Commercial Seaweed Extract Made from Ecklonia maxima. J. Appl. Phycol, 26(2), 561-567.
Suharta, N. 2010. Karakteristik dan Permasalahan Tanah Marginal dari Batuan Sedimen Masam Di Kalimantan. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 29(4): 139-146.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andre Doggy Archendy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.