Respon Pertumbuhan dan Hasil Okra terhadap Pemberian Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO₃ pada Tanah Podsolik Merah Kuning
DOI:
https://doi.org/10.26418/snja.v1i1.99433Keywords:
KNO3, okra, podsolik merah kuning, tepung cangkang kerang kepahAbstract
Pertumbuhan dan hasil okra sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah media tumbuh tanaman. Penggunaan tanah PMK sebagai media tanam tersebut memiliki kendala, diantaranya sifat kimia tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pemberian Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dan dosis Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO3 terbaik untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah PMK. Penelitian ini menggunakan Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu tepung cangkang kerang kepah yang terdiri 4 taraf perlakuan, c0=Tanpa Perlakuan, c1=433 kg/ha setara dengan 2 gram/polybag, c2=639 kg/ha setara dengan 3 gram/polybag, c3=845 kg/polybag setara dengan 4 gram/polybag. Faktor kedua yaitu pupuk KNO3 yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, k0=Tanpa Perlakuan, k1=150 kg/ha setara dengan 3 gram/polybag, k2=250 kg/ha setara dengan 5 gram/polybag, k3=350 kg/ha setara dengan 7 gram/polybag. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 192 tanaman. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman (2 MST, 3 MST, 4 MST), umur berbunga, volume akar, berat kering, luas daun, jumlah buah pertanaman, berat buah perbuah, berat buah per tanaman, diameter buah dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO3. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tepung cangkang kerang kepah yang terbaik dengan dosis 845 kg/ha setara dengan 4 g/polybag menaikkan pH tanah PMK yang awalnya 5,19 menjadi 7,10 dan meningkatkan berat kering pada tanaman okra. Pemberian pupuk KNO3 yang terbaik dengan dosis 250 kg/ha setara dengan 5 g/polybag meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra. Pada penelitian ini tidak terjadi interaksi antara pemberian tepung cangkang kerang kepah dan pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra pada tanah PMK.References
Amin, A., A. Sholihah, dan Djuhari. (2024). Pengaruh Dosis Pupuk KNO3 terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Agronisma.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2021. Kalimantan Barat dalam Angka. BPS Provinsi Kalimantan Barat. Pontianak.
BPS. 2016. Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.
Kirana. (2009). Syarat Tumbuh Tanaman Okra. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.
Marschner, P. (2012). Mineral Nutrition of Higher Plants. Academic Press. London.
Setiawan, B. (2019). Aplikasi Biochar Sekam Padi dan Tepung Cangkang Kerang untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Kedelai pada Tanah Sulfat Masam. Tesis. Pontianak: Program Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian. UNTAN.
Yahyan, W., dan Siregar, M.I. (2020). Pemilihan Pupuk pada Tanaman Padi Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Panen dengan Menggunakan Metode Analitical Hierarcy Proses. Rang Teknik Journal
Wibowo, N. I., dan Akbar, A. A. Analisis Kandungan Protein dan Daya Terima Putri Salju Substitusi Tepung Edamame (Glycine max (L) Merrill). 6(4). 430-442.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jima Oksa Lia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah karya asli yang tidak boleh dipublikasikan ulang, disalin, atau didistribusikan tanpa izin tertulis dari pihak penerbit. Konten jurnal ini hanya untuk tujuan akademik dan penelitian. Penyalinan, distribusi, atau penggunaan materi yang dipublikasikan tanpa izin dapat melanggar hak cipta dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap referensi atau kutipan dari artikel jurnal ini harus mencantumkan sumber yang sah dan sesuai dengan pedoman sitasi yang berlaku. Artikel yang akan dipublikasikan merupakan karya yang diserahkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis atau laporan, atau abstrak); dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penerbitan naskah hanya dapat dilakukan dengan persetujuan semua penulis. Penulis tetap memegang hak cipta jika dan ketika naskah diterima untuk publikasi. Penulis disarankan untuk mempertahankan paten untuk penemuan baru sebelum diterbitkan. Penulis tetap memiliki hak penuh untuk hak cipta dan penerbitan karya tersebut.